Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Pernikahan Rahasia Dengan Bosku
Paet 72


__ADS_3

Satu bulan pun berlalu Bayu kelimpungan menuruti keinginan istrinya gak tahu kenapa Melati jadi manja dan kadang berubah jadi galak dan tak mau di sentuh.


Bahkan Melati sering ngambek dan mariah marah gak jelas, dia juga sering nangis kalo keinginan nya tidak terwujud.


"Apa itu normal bu, aku kok ngerasa aneh gitu lho apa emang wanita hamil itu seperti itu?" tanya Bayu saat berbincang dengan Ibu mertuanya.


Kebetulan ini hari minggu Bu Zoya datang berkunjung ke apartemant mereka karna Melati merengek ingin dibuatkan ayam betutu, dan Zoya pun sangat senang mendengar rengekan itu.


Zoya jadi mengingat bagaimana manja nya Melati dulu sebelum pergi meninggalkan rumah, dan Zoya sangat merindukan anak manja nya itu.


"Kamu tenang aja ya itu normal kok, emang dari dulu Melati adalah sosok yang manja apalagi sekarang hormon kehamilan membuat nya semakin tidak bisa menjaga emosi nya, kamu yang sabar ya."


Bayu pun menghela nafas dia harus ektra sabar menghadapi istrinya itu, semoga saja Melati tidak meminta yang aneh-aneh kepada nya.


Melati pun keluar dari kamar dia baru saj selesai mandi karna semenjak hamil dia malas sekali makan nya baru mandi jam segini.


"Loh Ibu sudah sampai, apa udah lama?" tanya Melati memeluk ibu nya sebentar.


"Gak kok baru beberapa menit yang lalu," ujarnya.


Melati pun ikut duduk di dekat suami nya dia melirik tempat makan di atas meja dan dia pun tersenyum lebar pasti Ibu membawakan pesanan nya.


"Ibu benaran bikinin aku ayam betutu?" tanya Melati berbinar.


"Iya Ibu pagi-pagi udah bangun buat siapin pesanan kamu, sekarang makan ya ibu buatnya banyak." ucapnya Melati pun tersenyum dan membawanya ruang makan.


"Ayo bu ikut makan bareng kita," ajak Bayu namun Zoya menggelengkan kepalanya.


"Ibu sudah janji sama Om kamu mau makan bersama, maaf ya ibu harus pergi," ucapnya.

__ADS_1


Bayu pun hanya mengangguk memang ibu mertuanya orang yang sibuk apalagi menjelang acara pernikahan pasti semakin sibuk.


"Lho ibu mau kemana bukannya mau makan bareng kita?" tanya Melati melihat ibu nya sudah berdiri.


Melati yang baru saja keluar dari ruang makan pun langsung mendekati Ibu nya.


"Ibu harus pergi sayang, kamu makan sama suami kamu yah nanti malam ibu tunggu di rumah kita makan malam bersama, ibu akan buatkan makanan lain kesukaan kamu."


Melati pun mengangguk meski harus kecewa karna ibu nya hanya sebentar di sana.


Setelah mengantar ibu nya keluar mereka pun pergi ke ruang makan,Melati nampak makan dengan lahap dan Bayu sangat senang melihat nya karna sudah beberapa hari ini Melati tidak nafsu makan.


.


Ayumi pun sudah pulang dari rumasakit namun dia tidak pulang ke kontrakan nya melainkan ke rumah Kenta.


Rumah itu sudah lama tidak di tinggali dan baru selesai di renovasi, itu adalah rumah nya bersama Ayunda dulu.


Ayunda senang mendengar nya begitu juga dengan Ayumi dan Kenta mereka tidak perlu repot-repot memutuskan pertunangan itu karna Dewa lebih dulu mundur dengan sukarela.


Ayunda dan Kenta tidak tahu kalo Ayumi sudah tahu semua nya, namun mereka bersyukur karna Ayumi mau menerima semua nya dengan ikhlas.


Mereka memang sengaja merahasiakan kejadian itu dari Ayumi karna mereka tahu pasti Ayumi akan kecewa.


Selama tinggal di rumah besar itu Ayumi merasa kesepian apalagi dulu dia selalu tidur bersama ibu nya namun sekarang dia harus tidur sendiri di kamar yang begitu luas.


"Bu kenapa kita harus tinggal di sini, aku gak nyaman tinggal di sini ini rumah nya terlalu luas dan aku lebih suka tinggal di kontrakan tidur berdua sama ibu," keluh nya namun Ayunda hanya tersenyum.


"Nak seharusnya kamu bersyukur orang lain pada ingin lho punya rumah semewah ini, kamu malah gak mau aneh sekali, nanti juga terbiasa udah duduk sana jangan ganggu ibu lagi masak," ucap nya terkekeh.

__ADS_1


"Bu kenapa sih Ayah malah datang sekarang kenapa gak dari dulu, aku kira ayah tuh beneran udah gak ada makanya aku sempat syok dan gak percaya saat ibu bilang dia Ayahku."


Ayumi menerawang ke beberapa hari yang lalu saat di rumasakit, dimana setelah kepergian Melati dan Dira Ibu nya datang bersama ibu Zoya dia sangat senang bertemu dengan ibu nya Melati karna selama ini beliau sangat baik kepada nya bahkan sering membantu nya membayar biaya kuliah jika ibu nya telat mengirim uang.


Namun Ayumi bingung siapa kedua pria yang ada di belakang mereka yang jelas itu bukan Om Arya karna dia tahu Arya sudah lama meninggal.


Di situlah Ayunda mengenalkan Kenta kepada nya sebagai Ayah kandung nya.


"Ibu jangan becanda dong, gak lucu tahu aku tahu Ayah sudah meninggal gak mungkin dia hidup lagi," ucap nya.


"Ibu serius nak, dia Ayah kamu sayang," ucap nya kala itu Ayumi pun terus menggeleng lalu dia tak sadarkan diri.


Semua orang panik melihat Ayumi pingsan dan mereka segera memanggil dokter untung saja dokter segera datang.


"Ay kamu kok malah bengong sih?" tanya Bu Ayunda melihat Ayumi melamun.


"Ah enggak kok bu cuma masih belum percaya aja ternyata aku itu anak orang kaya, kalo tahu dari dulu aku pasti udah cari tahu tentang Ayah ku dan kita gak mungkin kan jual kebun buat biaya kuliah," ucap nya.


Ayunda memang mempunyai puluhan hektar kebun teh dan dia terpaksa menjual sebagian untuk biaya kuliah Ayumi, walau pun dia punya penghasilan namun kalo untuk biaya hidup di kota itu masih kurang.


Sehingga Ayumi pun bekerja sambil kuliah dulu dia bekerja di sebuah Cafe hingga lulus kuliah dia mencari pekerjaan lain dan akhirnya dia di terima di bekerja di Hotel dulu Hotel itu di pegang oleh Kakak nya Rio namun setelah mereka pindah keluar kota Rio lah yang mengelola nya.


"Maafkan ibu ya nak," ucap nya sendu.


"Ehh ini bukan salah nya ibu kok, maafkan Ayumi bu udah mengeluh tapi Ayumi sangat bahagia walau pun cuma tinggal berdua sama ibu-"


"Oh jadi gak senang nih kalo tinggal sama Ayah?" tanya Kenta yang tiba-tiba datang dan ikut nyahut pembicaraan mereka.


"Ayah maaf, bukan begitu maksudku," ucap Ayumi merasa tidak enak.

__ADS_1


Ayumi memang menerima Kenta sebagai Ayah nya namun dia masih canggung karna baru kenal.


"Ayah ngerti kok semoga saja dengan kita tinggal bersama kita bisa semakin dekat, maafkan Ayah ya Ayumi, maafkan mas juga ya sayang," ucap nya Ayumi nampak menahan tawa nya dia tidak menyangka kalo Ayah nya sangat romantis andai saja Dewa seperti Kenta mungkin dia akan sangat bahagia.


__ADS_2