Pernikahan Rahasia Dengan Bosku

Pernikahan Rahasia Dengan Bosku
Part 68


__ADS_3

Mereka hanya diam saat Dewa masuk ke dalam ruangan itu hingga, suara pintu terbuka lagi menampakan pria paruh baya yakni Kenta yang masuk.


Kenta nampak geram melihat Dewa ada di sana dan menggenggam tangan Ayumi.


Melati nampak heran melihat pria tua siapa dia sebenar nya lantas dia pun bertanya kepada Bu Ayunda.


"Siapa dia bu?" bisik Melati.


"Ayah nya Ayumi," jawab nya pelan.


Saat Melati ingin bertanya lagi pria itu sudah menarik Dewa dari belakang, dan itu sontak membuat mereka kaget begitu juga dengan Dewa sendiri dia tidak tahu siapa yang menarik baju nya dari belakang dan membawa nya keluar ruang rawat itu.


Bu Ayunda pun lantas berlari ikut keluar begitu juga dengan Melati dan Dira mereka nampak syok melihat nya dalam hati pun bertanya-tanya ada apa ini pikir nya.


"Mas ada apa ini? kamu jangan begitu Mas dia calon suami Ayumi," teriak Ayunda menahan tangan suami nya.


Dada Kenta benar-benar bergemuruh dia sudah mengira kalo Dewa ada hubungan dengan Ayumi ternyata dia pria yang Rio maksud beberapa hari yang lalu pikir nya.


Tanpa aba-aba dia lansung memberikan bogem mentah kepada Dewa.


"Brengs*k, ternyata bukan hanya Jovanka yang kamu sakiti ternyata kamu juga menghancurkan anak ku yang lain," teriak nya membabi buta dia terus menghajar Dewa sehingga kedua pengawal nya langsung menghentikan nya.


Begitu juga dengan security mereka datang untuk melerai keributan yang ada disana walau pun lantai itu ruang VIP semua namun tetap saja itu akan mengganggu pasien.


Sedangkan Bu Ayunda nampak diam apa yang Kenta maksud itu, Melati berusaha menenangkan nya dengan mengusap pundak nya pelan.


Begitu juga dengan Dira nampak bingung apa yang sebenar nya terjadi.


"Ayu lihat pria yang kamu pilih menjadi calon menantu mu ini ternyata dia yang membuat anak kita koma," ucap nya sedangkan Dewa menggelengkan kepala nya.


Ayunda menatap kecewa kepada Dewa dia susah menaruh harapan begitu besar padanya namun apa yang dia buat sekarang.


"Maafkan aku bu," ucap Dewa sendu.


Ayunda tidak bisa berkata-kata dan satu tamparan mendarat di pipi Dewa.

__ADS_1


Plak


"Pergi kamu dari hidup anak ku," ucap nya dia sangat kesal sekali namun dia juga harus bisa menahan diri karna ini rumasakit.


Melati pun memeluk Ayunda untuk menenangkan nya dia sangat tahu kalo wanita paruh baya itu sedang rapuh dia membiarkan Ayunda menangis di dadanya.


"Pantas saja selama ini dia tidak pernah datang menjenguk Ayumi ternyata dia punya wanita lain dan itu anak nya Kenta," batin Ayunda.


Dewa pun di bawa pergi oleh kedua pengawal itu begitu juga dengan security mereka juga pergi dari sana.


Saat Kenta masih tidak bisa mengontrol emosi nya tiba-tiba Zoya dan Bimo datang untuk menjenguk Ayumi.


"Ada apa ini?" tanya Zoya melihat ribut -ribut di sana


"Gak tahu ayo lihat sepertinya itu dekat dengan ruangan yang kamu maksud," ucap Bimo menggenggam tangan Zoya.


Yang pertama mereka lihat adalah Melati dan juga Dira berdiri di sana, sedangkan Zoya tidak tahu siapa wanita yang ada di samping Melati itu dan sepertinya dia sedang menangis karna Melati terus mengusap pundak nya.


"Mel ada apa?" tanya Zoya membuat Melati menoleh saat ada yang menepuk pundak nya.


Namun mata Zoya malah salah fokus ke wajah wanita yang ada di sebelah Melati itu dia melebarkan matanya.


Zoya langsung membalikan tubuh Ayunda dia sangat penasaran dengan apa yang dia lihat, semoga saja dia tidak salah orang seperti sebelum-sebelum nya.


"Ayunda," ucap nya.


Dan Bu Ayunda pun menatap Zoya dia nampak diam sedangkan Zoya langsung memeluk nya erat tubuhnya.


Melati tampak heran melihat Zoya menangis memeluk Ayunda apa mungkin ibu nya kenal dengan bu Ayunda pikir nya.


Sedangkan Ayunda begitu kaget saat Zoya memeluk tubuh nya, dia tidak menyangka kalo akan bertemu di sini.


"Mbak-


"Kamu kemana aja aku nyariin kamu kemana-mana," cecar nya, Zoya sangat bahagia bisa bertemu lagi dengan sepupu nya itu.

__ADS_1


Selama ini Zoya mencari kesana kemari hingga kesalah pahaman pun muncul diantara mereka.


Zoya menyalahkan Kenta atas kepergian Ayunda dan Kenta menyangka kalo Zoya yang menyembunyikan istri nya hingga Kenta pun ingin balas dendam kepada Zoya dengan memisahkan Melati dan Rian agar Zoya tahu bagaimana terpuruk nya dia saat Ayunda meninggalkan nya.


"Maaf," hanya itu yang terucap dari bibir Ayunda.


Sedangkan Kenta mengepalkan tangan nya saat melihat mereka, dari dulu Kenta tidak suka dengan Zoya karna dia berpikir Ayunda di pengaruhi oleh Zoya dan akhirnya meninggalkan nya.


Kenta menatap nya sinis namun Bimo tidak mau berurusan lagi dengan pria itu.


"Owhh tuan Bimo bagai mana kabar mu?" tanya Kenta sedankan Bimo hanya tersenyum tipis.


"Kabar baik," jawab nya.


"Ayo kita ngobrol di tempat lain,"ajak Zoya sedangkan Melati dan Dira menunggu saja di ruang rawat Ayumi mereka tidak ingin ikut campur urusan orang tua.


"Ternyata jadi orang dewasa itu rumit ya Mbak," ucap Dira tiba-tiba sedangkan Melati hanya terkekeh pelan.


"Udah lah gak usah di pikirkan, kamu tinggal kuliah yang benar agar bisa cepat lulus," ucap Melati.


Saat mereka sedang asyik berbincang tiba-tiba tangan Ayumi bergerak dan itu tak luput dari pandangan Dira sedangkan Melati sedang asyik mengupas buah apel.


"Mbak liat tangan kak Ayumi gerak," ucap Dira dan Melati pun segera meletakan pisau dan apel di atas meja dia lantas mendekat ke arah Ayumi dan menekan tombol merah.


Tak lama kemudian Dokter dan suster pun datang ingin memeriksa keadaan Ayumi Melati dan Dira pun sedikit menjuh membiarkan mereka memeriksa Ayumi dan tak lam kemudia mata Ayumi pun terbuka.


Dokter pun tersenyum melihat Ayumi akhirnya sadar, bagitu juga dengan Melati dan Dira akhirnya Ayumi sadar juga.


Ayumi menatap dokter itu dan tersenyum."Bagaimana perasaan mu apa yang sakit?" tanya Dokter Burhan.


"Cuma sedikit pusing saja dan badan saya sedikit pegal," jawab nya.


"Itu wajar karna kamu sudah lebih dari satu minggu terbaring di sini," ucap Dokter itu.


Setelah memeriksa keseluruhan Dokter dn suster pun keluar dari ruangan tersebut, kini Melati yang bertanya keadaan nya.

__ADS_1


"Kamu gak papa kan? aku senang kamu udah sadar kami semua khawatir sama kamu gimana ada yangsakit gak?" namun Ayumi menggelengkan kepala nya.


Dia teringat kalo saat diri nya kecelakaan dan koma Melati sedang ada di kota lain dan sejak kapan dia kembali apa mungkin Melati dan Bayu sudah baikan pikir nya.


__ADS_2