
Pukul 19.00
Sampai di rumah ia langsung menjatuhkan badan di kasur , hari ini toko cukup ramai .
Cuma berdua dengan Ica saja mereka melayani customer dari pagi .
Rani sudah mulai cuti karena lusa mau menikah ...alhasil harinya akan lebih sibuk sekarang .
Nggak mungkin kalau minta bantuan Amel , karena disana toko jauh lebih ramai , meski ada 3 orang sudah jauh merepotkan .
Nggak mungkin juga kalau harus diambil salah satu karyawan dan pindah ke tempatnya .
Ponsel yang di ada di tasnya berdering , ia bergegas bangun dan mengambil tas di sebelahnya .
" iya Ca ..."
" mbak ...besok siang ada pesanan dari Bu Irna ...30 box untuk arisan katanya ."
" jam berapa ?"
" sekitar jam 1 an diambil .."
" oh ya udah ...aku hubungi Amel dulu ya ..kalau bisa bantu paginya di toko ."
" baik mbak ...saya kabari dulu Bu Irna nya ."
" iya ...nanti aku kabari ."
" iya mbak ."
Selesai telpon , ia mengirim chat ke Amel .
Baru centang 1 ...mungkin Amel masih di jalan .
Sebaiknya ia mandi dulu sekarang .
Selesai mandi , ia mengambil ponsel .
Untuk beberapa saat ia sibuk chat dengan Amel , untuk membahas pesanan Bu Irna tadi ...sampai ada yang mengetuk pintu di depan .
" siapa yang datang jam segini ?" Tanyanya pada diri sendiri .
Menaruh ponsel dan berjalan keluar .
Ia membuka pintu dan matanya terbelalak melihat siapa yang datang .
" Rey ..."
---------------------------------
" tante ..."
Wina membuka kan pintu , terlihat Agnes sudah ada di sana . Sendirian .
" kamu sama siapa ?" Tanya Wina heran .
" diantar sopir , itu nunggu di mobil ."
" oh ya udah masuk .."
__ADS_1
Wina membantu mendorong kursi roda nya dan mereka berhenti di ruang tamu .
" Bella kemana kok sepi ?"
" ada lagi nonton tv .."
" oh ...Rey kemana kok aku telpon nggak diangkat ?"
" tante nggak tahu ...tadi sih katanya ada meeting jadi pulang agak malam ."
Agnes nampak kecewa , terlihat jelas dari raut wajahnya .
" oh ... padahal tadi siang kita udah janji mau dinner bareng , tiba-tiba tadi Rey kirim chat katanya nggak bisa ..." curhatnya .
" ya...Rey memang akhir-akhir ini sedikit sibuk , sering pulang malam juga kok ."
Agnes mengangguk ." Iya tante aku ngerti ."
" ya udah kamu tunggu disini ... tante buatin minum ."
Wina berjalan ke dapur .
Mengambil ponsel di saku nya dan menghubungi seseorang .
2 kali nada sambung , akhirnya diangkat juga .
" iya ma ."
" kamu dimana ?"
" aku ... di rumah Andin ."
" Agnes di rumah ...tadi katanya hubungi kamu nggak diangkat ."
" iya ...tadi memang aku sengaja nggak angkat .."
Wina diam sebentar .
" tadi mama bilang kamu ada meeting ... makanya pulang mungkin agak malam ."
Lama tak ada jawaban dari Rey .
" ya udah ...nanti jangan malam-malam pulangnya ." Ucap Wina akhirnya .
" iya ma ."
Wina menaruh ponsel di meja dapur .
Kenapa semua jadi seperti ini ?
Sekarang...saat pernikahan sudah ditentukan . Rey malah menemui Andin lagi .
Bagaimana kalau Agnes sampai tahu ?
Ia mengusap wajahnya . Cemas . Sebaiknya ia harus bicara sama Rey nanti .
---------------------------------
" ada apa ?" Tanya Andin begitu mereka duduk berdua di ruang tamu .
__ADS_1
" nggak papa ...kan udah lama kita nggak ketemu ...emang nggak boleh ?"
Andin mendesah pelan .
" Rey tolong jangan seperti ini ... sekarang kondisinya sudah berbeda , kalau kamu datang kesini aku nggak enak sama Agnes ."
Rey mengusap wajahnya . Sedikit kesal .
" aku nggak peduli ..." jawabnya sinis .
Andin menatapnya tajam . " kenapa ngomongnya gitu ?"
" aku udah ngasih semua yang dia mau ...jadi dia nggak berhak ngelarang aku mau ketemu sama siapa juga . "
Kali ini Andin hanya diam .
Apa seperti ini yang sebenarnya terjadi ...
Hubungan Rey dan Agnes tidak seperti yang ia bayangkan ..
Memang ... hubungan mereka diawali dari sebuah kecelakaan .
Malam itu ...mereka sedang di mobil berdua .
Terjadi pertengkaran diantara keduanya , sampai akhirnya kecelakaan itu terjadi ..
Yang mengubah hidup Agnes tentunya .
Karena kecelakaan itu kedua kakinya menjadi lumpuh dan sempat membuatnya hilang semangat hidup , beberapa kali ia mencoba mengakhiri hidupnya .
Sampai akhirnya ...cuma Rey yang bisa membuat nya kembali semangat menjalani hidup , meski sisa hidupnya harus dihabiskan di atas kursi roda .
Semua itu hanya ia tahu dari Rino dan juga Riki .
Selama ini ia menganggap Rey sudah menerima semua dan bahkan menerima kehadiran Agnes tentunya .
Tapi ... mendengar ucapannya sekarang , ia merasa ada sesuatu yang lain .
Apa memang sampai sekarang Rey belum bisa mencintai Agnes ?
Bukankah sebentar lagi juga mereka menikah..
Dan benar yang dibilang Riki dan Susi waktu itu ...
Lagi-lagi Rey harus mengorbankan perasaannya hanya demi orang lain .
Kalau dulu Rey mendekatinya hanya karena ingin membalas budi kebaikan bapak ..
Sekarang pun Rey bersama Agnes hanya untuk menyelamatkan dan mengembalikan semangat hidupnya lagi .
" Rey ..." panggilnya pelan .
Rey menatapnya , wajah itu terlihat gusar .
" apa kamu ... mencintai Agnes ?" Tanya nya ragu .
Rey diam , mengusap wajahnya .
Berusaha menenangkan perasaannya sendiri .
__ADS_1
" kalau aku cinta sama Agnes , aku nggak akan ada disini sekarang ."