PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
103


__ADS_3

Pukul 19.00


Sampai di rumah ia langsung menjatuhkan badan di kasur , hari ini toko cukup ramai .


Cuma berdua dengan Ica saja mereka melayani customer dari pagi .


Rani sudah mulai cuti karena lusa mau menikah ...alhasil harinya akan lebih sibuk sekarang .


Nggak mungkin kalau minta bantuan Amel , karena disana toko jauh lebih ramai , meski ada 3 orang sudah jauh merepotkan .


Nggak mungkin juga kalau harus diambil salah satu karyawan dan pindah ke tempatnya .


Ponsel yang di ada di tasnya berdering , ia bergegas bangun dan mengambil tas di sebelahnya .


" iya Ca ..."


" mbak ...besok siang ada pesanan dari Bu Irna ...30 box untuk arisan katanya ."


" jam berapa ?"


" sekitar jam 1 an diambil .."


" oh ya udah ...aku hubungi Amel dulu ya ..kalau bisa bantu paginya di toko ."


" baik mbak ...saya kabari dulu Bu Irna nya ."


" iya ...nanti aku kabari ."


" iya mbak ."


Selesai telpon , ia mengirim chat ke Amel .


Baru centang 1 ...mungkin Amel masih di jalan .


Sebaiknya ia mandi dulu sekarang .


Selesai mandi , ia mengambil ponsel .


Untuk beberapa saat ia sibuk chat dengan Amel , untuk membahas pesanan Bu Irna tadi ...sampai ada yang mengetuk pintu di depan .


" siapa yang datang jam segini ?" Tanyanya pada diri sendiri .


Menaruh ponsel dan berjalan keluar .


Ia membuka pintu dan matanya terbelalak melihat siapa yang datang .


" Rey ..."


---------------------------------


" tante ..."


Wina membuka kan pintu , terlihat Agnes sudah ada di sana . Sendirian .


" kamu sama siapa ?" Tanya Wina heran .


" diantar sopir , itu nunggu di mobil ."


" oh ya udah masuk .."

__ADS_1


Wina membantu mendorong kursi roda nya dan mereka berhenti di ruang tamu .


" Bella kemana kok sepi ?"


" ada lagi nonton tv .."


" oh ...Rey kemana kok aku telpon nggak diangkat ?"


" tante nggak tahu ...tadi sih katanya ada meeting jadi pulang agak malam ."


Agnes nampak kecewa , terlihat jelas dari raut wajahnya .


" oh ... padahal tadi siang kita udah janji mau dinner bareng , tiba-tiba tadi Rey kirim chat katanya nggak bisa ..." curhatnya .


" ya...Rey memang akhir-akhir ini sedikit sibuk , sering pulang malam juga kok ."


Agnes mengangguk ." Iya tante aku ngerti ."


" ya udah kamu tunggu disini ... tante buatin minum ."


Wina berjalan ke dapur .


Mengambil ponsel di saku nya dan menghubungi seseorang .


2 kali nada sambung , akhirnya diangkat juga .


" iya ma ."


" kamu dimana ?"


" aku ... di rumah Andin ."


" Agnes di rumah ...tadi katanya hubungi kamu nggak diangkat ."


" iya ...tadi memang aku sengaja nggak angkat .."


Wina diam sebentar .


" tadi mama bilang kamu ada meeting ... makanya pulang mungkin agak malam ."


Lama tak ada jawaban dari Rey .


" ya udah ...nanti jangan malam-malam pulangnya ." Ucap Wina akhirnya .


" iya ma ."


Wina menaruh ponsel di meja dapur .


Kenapa semua jadi seperti ini ?


Sekarang...saat pernikahan sudah ditentukan . Rey malah menemui Andin lagi .


Bagaimana kalau Agnes sampai tahu ?


Ia mengusap wajahnya . Cemas . Sebaiknya ia harus bicara sama Rey nanti .


---------------------------------


" ada apa ?" Tanya Andin begitu mereka duduk berdua di ruang tamu .

__ADS_1


" nggak papa ...kan udah lama kita nggak ketemu ...emang nggak boleh ?"


Andin mendesah pelan .


" Rey tolong jangan seperti ini ... sekarang kondisinya sudah berbeda , kalau kamu datang kesini aku nggak enak sama Agnes ."


Rey mengusap wajahnya . Sedikit kesal .


" aku nggak peduli ..." jawabnya sinis .


Andin menatapnya tajam . " kenapa ngomongnya gitu ?"


" aku udah ngasih semua yang dia mau ...jadi dia nggak berhak ngelarang aku mau ketemu sama siapa juga . "


Kali ini Andin hanya diam .


Apa seperti ini yang sebenarnya terjadi ...


Hubungan Rey dan Agnes tidak seperti yang ia bayangkan ..


Memang ... hubungan mereka diawali dari sebuah kecelakaan .


Malam itu ...mereka sedang di mobil berdua .


Terjadi pertengkaran diantara keduanya , sampai akhirnya kecelakaan itu terjadi ..


Yang mengubah hidup Agnes tentunya .


Karena kecelakaan itu kedua kakinya menjadi lumpuh dan sempat membuatnya hilang semangat hidup , beberapa kali ia mencoba mengakhiri hidupnya .


Sampai akhirnya ...cuma Rey yang bisa membuat nya kembali semangat menjalani hidup , meski sisa hidupnya harus dihabiskan di atas kursi roda .


Semua itu hanya ia tahu dari Rino dan juga Riki .


Selama ini ia menganggap Rey sudah menerima semua dan bahkan menerima kehadiran Agnes tentunya .


Tapi ... mendengar ucapannya sekarang , ia merasa ada sesuatu yang lain .


Apa memang sampai sekarang Rey belum bisa mencintai Agnes ?


Bukankah sebentar lagi juga mereka menikah..


Dan benar yang dibilang Riki dan Susi waktu itu ...


Lagi-lagi Rey harus mengorbankan perasaannya hanya demi orang lain .


Kalau dulu Rey mendekatinya hanya karena ingin membalas budi kebaikan bapak ..


Sekarang pun Rey bersama Agnes hanya untuk menyelamatkan dan mengembalikan semangat hidupnya lagi .


" Rey ..." panggilnya pelan .


Rey menatapnya , wajah itu terlihat gusar .


" apa kamu ... mencintai Agnes ?" Tanya nya ragu .


Rey diam , mengusap wajahnya .


Berusaha menenangkan perasaannya sendiri .

__ADS_1


" kalau aku cinta sama Agnes , aku nggak akan ada disini sekarang ."


__ADS_2