
Gunawan keluar dari mobil yang terparkir di halaman , terdengar suara pintu depan terbuka .
" masuk mas ." Wina muncul dari balik pintu , kemudian Gunawan berjalan masuk dan duduk di ruang tamu .
" Gimana , udah beres semua ?" Tanyanya , begitu Wina kembali setelah baru saja dari dapur , sekarang ia berjalan mendekat , meletakkan es sirup di meja lalu duduk di depannya .
" iya mas , untuk hotel sudah aku acc ,kemarin aku udah ketemu sama Pak Eric ."
Gunawan mengangguk . " ya baguslah ...kata kamu di telpon kemarin ada masalah lain ...ada apa ?"
Wina mendesah pelan ,ia belum menceritakan masalah Rey dengan Rosa kemarin di telpon , karena lebih baik kalau ia membahasanya sekarang , saat mereka bertemu seperti ini .
" ini soal Rey dan Mbak Rosa ."
" Rosa ..?" Gunawan menatapnya heran . " apa Rey bermasalah lagi sama suaminya ?"
Wina menggeleng ." Kemarin waktu aku ,Rey sama Andin sedang di cafe ...Mbak Rosa tiba-tiba datang dan nggak tahu kenapa ...tiba-tiba memarahi Andin .."
Gunawan mengernyitkan alisnya ." Rosa memarahi Andin ..?!" Tanyanya kaget . " memangnya ada masalah apa ?"
" aku juga nggak tahu mas ,pas kita lagi ngobrol ...Mbak Rosa muncul dan langsung memarahi Andin . Mbak Rosa menuduh Andin cuma memanfaatkan Rey aja .."
"Tunggu.." potong Gunawan ." Tapi memangnya Rosa kenal sama Andin ?"
" rasanya cuma tahu aja mas ..kata Rey mereka cuma ketemu pas kita makan malam aja waktu itu ..."
" terus kenapa tiba-tiba Rosa bisa punya pendapat kalau Andin itu cuma mau manfaatin Rey ...?"
" itu dia mas ...aku juga heran ,sepertinya ada yang sengaja memanas-manasi mbak Rosa , atau menjelek-jelekkan Andin di depan Mbak Rosa .."
" tapi siapa ..?"
Wina mengangkat dua bahunya ." Entahlah ...aku cuma nggak habis pikir aja Mbak Rosa bisa langsung berbuat seperti itu , tanpa mencari tahu kebenarannya ."
Gunawan mengusap wajah dengan telapak tangannya ." Rasanya kelakuan Rosa seperti ini ,yang akan semakin menjauhkannya dari Rey ..."
Wina mengangguk ." Aku sudah bicara sama Andin .."
Gunawan hanya menatapnya .
" aku harap kejadian ini nggak membuat Andin merubah sikapnya sama Rey ...bukan aku mau membela Andin juga , tapi kehadiran Andin membawa perubahan yang positif buat Rey ...karena Rey bisa kembali terpuruk kalau sampai itu terjadi."
__ADS_1
Kali ini Gunawan mengangguk setuju ." Iya semoga saja ..."
------
" Bu Rosa ." Bik Inah sedikit terkejut mengetahui siapa yang bertamu kerumah sore ini .
" Bik , apa kabar ?"
" baik ...ibu sendiri bagaimana ..?"
Rosa hanya tersenyum menanggapinya ." Rey ada ?" Tanyanya .
" ada bu di kamarnya ."
Rosa mengamati ke dalam rumah yang terlihat sepi ." Mas Gunawan nggak ada ?"
Bik Inah menggeleng ." Belum pulang bu ."
" oh ..boleh aku ketemu sama Rey ?"
" iya bu silahkan ...mau saya panggilkan ..?"
" ah nggak usah ...aku langsung ke kamarnya saja ."
Tanpa mengetuk pintu , ia langsung membukanya .
Terlihat Rey sedang duduk dilantai , tangannya sibuk dengan ponsel .
Mendengar pintu kamar terbuka , ia menoleh .Melihat siapa yang datang ia melengos , kembali menatap layar ponselnya .
" Rey ..." panggilnya .
Tak ada sahutan .
Rosa berjalan mendekat .Lalu ikut duduk disebelah Rey , tapi tetap tak ada tanggapan .
" Rey ...maafin mama soal yang kemarin ." Ucapnya memelas .
Rey hanya menoleh sebentar .
" Mama cuma mau yang terbaik buat kamu ..." lanjutnya , lalu memegangi tangan Rey ,tapi ditolaknya .
__ADS_1
" kamu sebaiknya nggak usah berteman lagi sama Andin ..."
Rey menatap sinis ke mamanya ." Memang nya kenapa ?"
" Rey...Andin itu nantinya hanya akan berpengaruh buruk buat kamu ."
" Ma ...udahlah , nggak usah ngatur-ngatur siapa yang dekat sama aku ..."
" kok gitu Rey ...ini semua karena mama peduli sama kamu ."
" peduli ...?" Rey mencibir ." Tumben ..."
Rosa menatap putranya yang bersebelahan dengannya ." Rey mama minta maaf kalau selama ini kurang perhatian sama kamu ...untuk itu mama ingin memperbaiki semuanya , mama ...lebih senang kalau kamu dekat sama Agnes ."
Rey menatapnya kaget ." Agnes ?!"
Rosa mengangguk ." Iya bukankah kalian udah dekat dari dulu , mama juga kenal baik orang tuanya . Agnes itu kan baik juga cantik ...kurang apalagi memangnya ."
Rey mendesah pelan ." Apa jangan-jangan Agnes yang udah bilang soal Andin ke mama ?"
" iya..." jawabnya langsung ." Agnes begitu karena dia peduli sama kamu ..."
" ma ...Agnes begitu karena dia cemburu sama Andin ."
" ya mungkin...makanya sebaiknya kamu nggak usah dekat-dekat Andin lagi , dia dekat sama kamu pasti ada maunya ."
" mama salah ...bukan Andin yang dekatin aku , tapi aku sendiri yang memang dekatin Andin ..."
" tapi kenapa ?Agnes itu lebih cantik ..memang apa yang kamu harapkan dari Andin itu .."
" iya Agnes memang cantik ...tapi nggak begitu dengan hatinya .."
" maksud kamu ...?"
" sebaiknya mama cari tahu sendiri , bukannya mama dekat sama Agnes ..."
" Rey nggak boleh gitu ngomongnya ,Agnes itu kan sahabat kamu dari dulu ."
" iya ...dan itu sebabnya mama lebih percaya apa yang dibilang Agnes daripada aku ."
" nggak gitu Rey , mama cuma nggak mau kalau sampai Andin mempengaruhi kamu ..bukannya kamu jadi jauh sama Agnes gara-gara Andin ...?"
__ADS_1
" bukan karena Andin atau siapapun yang bikin kita jauh , tapi dia sendiri ..Agnes memang lebih cantik dan mungkin lebih segalanya , tapi setidaknya Andin nggak pernah menjelekkan orang lain ...itu yang bikin aku ilfil sama Agnes ." Rey lalu berdiri dan berjalan keluar kamar , meninggalkan mamanya sendirian disana .