PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
82


__ADS_3

" loe kenapa bro ?"


Rino yang tiba-tiba muncul heran melihat mukanya yang penuh lebam.


" nggak papa ."


" nggak papa gimana ... muka loe kayak gitu ."


" nggak papa ... udah nih ." Rey menyerahkan jaket ke Rino. " loe kesini mau ngambil ini kan ?"


" sorry ya gue nggak bisa nginap sini nemenin loe , bokap gue kambuh lagi sakitnya ."


" iya nggak papa santai aja .. Riki udah berangkat ?"


" udah tadi sore."


Riki dan keluarganya mudik ke Surabaya ,karena neneknya sedang sakit keras.


" Atau mau gue panggilin Andin biar kesini ?"


" nggak.. jangan bilang , emang malem-malem mau loe suruh kesini , yang bener aja..." cetus Rey.


Rino menatapnya heran ." hmm...tanda-tanda nih."


Rey menatapnya heran . " tanda-tanda apa ..heh?"


Rino terkekeh . " atau loe mau ditemenin Agnes aja ." godanya.


Rey melempar jaket yang ada disebelahnya ke wajah Rino.


" nggak usah macem-macem !"


" takut loe sekarang sama Agnes ." Rino terbahak.

__ADS_1


" ngapain takut..." Rey melengos ." males aja gue ."


" hmm.. kalo tiba-tiba Agnes nembak loe , kira-kira bakalan loe terima nggak ?"


" nggak !" jawabnya pendek.


" kalo Andin ?"


" kenapa Andin ?"tanya Rey balik.


" kalo Andin nembak loe ..."


" nggak mungkin."


" kan gue bilang kalo ... loe mau nolak juga ?"


Rey tak bereaksi.


" hmmm.. gue yakin kalo Andin yang nembak loe ... loe bakalan jungkir balik kegirangan ." sindir Rino . Rey masih diam , sambil mengusap ujung bibirnya yang membiru.


" apa sih , udah pulang sana , katanya bokap sakit tapi malah keluyuran kesini ...


Rino menggerutu . " ya udah... " lalu ia berdiri. " sebelum pulang , gue mau ke tempat Andin dulu , bilang kalo loe babak belur .."


" heeh... awas loe ya kalo sampai Andin tahu..."


Rino hanya melambaikan tangannya , sebelum benar-benar pergi .


Rey berdiri , menutup pintu depan dan berjalan kembali kekamarnya . Kepalanya mulai pusing sekarang . Lebih baik ia tidur , mungkin besok kondisinya akan membaik.


Wina tengah menonton tv sendirian rumah , kegiatannya sekarang lebih banyak dihabiskan didalam rumah , apalagi sejak ia resign dari kantor . Dan sejak kejadian malam itu , ia tak berkomunikasi sekalipun dengan Rey dan juga papanya . Memang sengaja ia melakukan itu , karena ia merasa tak enak . Mas Gunawan memang menghubunginya sehari setelah malam itu , tapi tak dihiraukan dan sepertinya sekarang mulai mengerti , karena ia tak coba menghubunginya lagi , mungkin memberinya waktu untuk berfikir , mungkin juga sudah menyadari hubungan mereka ini akan berakhir seperti apa .


Ia mengambil remote , mengganti beberapa chanel tapi tak ada satupun acara yang diminatinya , lalu ia mematikan tv dan mengambil ponsel .Membalas beberapa pesan yang masuk ,lalu tiba-tiba berhenti karena ada telpon masuk.

__ADS_1


..Mbak Rosa ..


" hallo mbak ." sapanya .


" Wina ...maaf mengganggu.. kamu sibuk ?"


" oh nggak kok mbak , ada apa ?"


" tadi aku nelpon Mas Gun , katanya lagi ada di Malaysia ada kerjaan ."


Mas Gunawan sedang di Malaysia , apa itu sebabnya ia tak pernah menghubunginya lagi 2 harian ini .


" dan Mas Gun juga bilang kalo bik Inah pulang kampung , jadi Rey cuma sendirian sekarang ."


" memangnya kenapa mbak ? Rey juga sering kok dirumah sendirian ."


" bukannya gitu Win , tapi kondisinya sekarang berbeda."


" berbeda gimana mbak ?" Wina mulai cemas , mendengar nada suara Rosa yang sepertinya khawatir.


" tadi...Rey berantem sama Mas Alex .."


" apa ?!" Wina sampai berteriak .


" iya Win , tadi mereka berantem di depan cafe . Mbak khawatir sama kondisi Rey , tadi wajahnya lebam-lebam , tapi... mbak nggak bisa bantuin ." ucap Rosa terbata , seperti menahan tangis.


" mbak minta tolong kamu cek keadaan Rey ya , nanti tolong kabari.."


" iya mbak."


telpon terputus.


Wina masih terdiam dengan memegangi ponselnya . Apa yang harus dilakukannya sekarang ?

__ADS_1


Rey sendirian dirumah , mana mungkin ia kesana ? tapi kalo tidak kesana , gimana kalo terjadi apa-apa sama Rey ?


Wina berdiri dan mengambil kunci mobil , lalu berjalan keluar.


__ADS_2