PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
17


__ADS_3

Hari Senin..


Hari ini perayaan ulang tahun sekolah yang ke 30 , tidak ada kegiatan belajar mengajar, hanya ada pentas seni dengan menggelar panggung megah di lapangan luar sekolah .Pengisi acara hanya dikhususkan untuk kelas 1 dan 2 saja . Sementara panitia acara dipegang pengurus OSIS.


Untuk siswa kelas 3 tetap wajib datang untuk memeriahkan acara .


Rey duduk di depan kantin bersama Rino dan Andre , teman sekelasnya.


"seneng gue kalo gini tiap hari , dateng ke sekolah cuma buat nongkrong-nongkrong aja." seru Rino sedikit keras , suara dentum musik sudah mulai memekakkan telinga . Para pengisi acara sudah bersiap di ruang multimedia , yang sekarang disulap menjadi ruang ganti. Beberapa anak berbaju hitam-hitam berlarian segera begitu namanya dipanggil ke panggung.


Rey menenggak teh botol ditangannya , ketika tiba-tiba matanya tertuju ke ruangan OSIS tak jauh dari tempatnya , ia berdiri .


"mau kemana loe?" tanya Rino


Rey hanya melambaikan tangan ,ia menuju ruangan OSIS ketika dilihatnya tadi sekelebat, Andin masuk ke dalamnya. Tak lama Andin keluar lagi membawa setumpuk kertas.


"Ndin."


Rey menjajari langkahnya. " mau kemana?"


Andin menunjukkan tumpukan kertas ditangannya." ini mau ke Bu Ima, kenapa?"


Rey menggeleng , dilihatnya Andin masih sibuk jadi nggak mungkin ia mengganggunya.


" ya udah aku duluan ya ,udah ditunggu soalnya." Andin sedikit lari menjauh.


Rey hanya bisa menatapnya dari tempatnya berdiri sekarang.


pukul 12.00


Dilapangan luar sudah full penonton ,tapi acara diistirahatkan sebentar dan mulai lagi puku 13.00. Beberapa pengisi acara dan panitia yang sedari pagi sibuk mondar-mandir ,mulai terlihat masuk kantin . Beristirahat sekaligus mengisi perut mereka yang sedari tadi minta diisi.


"Ndin ,ke kantin yuk." Ira ,salah satu panitia juga ,mengemasi tasnya dan berjalan keluar.


"duluan aja ,beresin ini dulu ,nanggung." Ira pun keluar ruang OSIS langsung menuju kantin.


Andin sendirian di dalam ,menata berkas-berkas peserta yang tadi ditugaskan bu Ima .


Selesai . Perutnya mulai keroncongan sekarang ,ia lupa tadi pagi juga tak sempat sarapan.


Ia berjalan ke kantin , badannya mulai lemas juga dari tadi belum istirahat sama sekali.


Sampai di kantin , ia menengok ke dalam , full , nggak ada bangku kosong satu pun .


Ia duduk di depan kantin , udara panas banget membuatnya haus . Tapi untuk masuk kantin kayaknya malas ,di dalam anak-anak berdesakan memesan makanan.


Tiba-tiba segelas es teh ,disodorkan di depan wajahnya,ia mendongak.

__ADS_1


"Rey."


Rey duduk disampingnya.


Andin meminum es teh ditangannya. Tubuhnya terasa lebih segar sekarang.


" capek?"


Andin tersenyum tipis ." sedikit."


" mau aku pijitin?"


Andin melotot .


"iya becanda." Rey terkekeh.


" Ndin ,kamu udah makan?" Ira tiba-tiba sudah didepannya.


Andin menggeleng ." nanti aja didalam full."


"iya sih." jawab Ira . " tapi ntar kamu pingsan lagi dari pagi belum makan ." Ira tertawa.


"ya nggak papa ,berarti bebas tugas dong kalau pingsan ." Andin menyeringai nakal .


"enak aja." Ira mengecek ponselnya ."ya udah aku duluan ,dicari bu Ima , bye." Ira berlari ke ruang guru.


"kenapa tadi nggak sarapan?" tanya Rey begitu mereka hanya tinggal berdua sekarang.


Acara berlanjut di jam 13.00 ,hanya menyisakan 5 peserta . Suara music semakin keras . Penonton full diluar yang sepenuhnya siswa kelas 1 dan 2 . Sementara anak kelas 3 ,lebih memilih menonton dari lantai 3 depan kelas mereka.


Tepat pukul 16.00 , acara selesai .Beberapa siswa selain peserta mulai meninggalkan sekolah . Beberapa peserta masih berkumpul di ruang ganti.


Gimana udah selesai .Bu Ima sudah berdiri di depan ruang OSIS .


Ira menyerahkan selembar kertas ." ini bu."


"makasih ya." bu Ima memeriksa sekilas . " ya sudah kalian bisa pulang sekarang , besok aja dilanjut lagi." bu ima pun pergi.


Setengah jam kemudian ..


Andin memasukkan beberapa lembar kertas ke dalam tas dan memakai jaketnya.


"Ira aku duluan ya." Ira hanya melambaikan tangannya dari balik meja.


Andin berjalan keluar , sekolah mulai sepi ,hanya diruang ganti saja masih ramai.


Ia menyapa satpam di depan dan berjalan pulang.

__ADS_1


Tiba-tiba sebuah motor memepetnya , ia menoleh.


"Rey."


Rey mengulurkan helm.


Andin menerimanya tanpa berkomentar.


Merekapun pergi berdua, dipertigaan yang seharusnya belok kanan untuk sampai di kost nya , Rey malah jalan lurus.


"Rey ,ini mau kemana?" tanyanya sedikit berteriak ,karena Rey mengendarai motornya cukup kencang .


Rey diam ,pura-pura tak mendengar pertanyaan Andin.


Rey membelokkan motornya ke sebuah restoran fast food dan memarkirnya .


Andin turun dari motor .


"ngapain kesini?" tanyanya lagi.


Rey melepas helm dan menaruh di atas motor. Ia berjalan masuk duluan ,Andin mengikuti di belakangnya.


Rey menarik 1 kursi ." tunggu disini . " menarik tangan Andin dan memaksa nya duduk.


Ada antrian sedikit di bagian pemesanan. Andin beberapa kali menguap di kursinya . Badannya benar-benar capek hari ini.


Rey muncul dengan nampan ditangannya . berisi 1 beef burger dan 1 lemon tea . Ia meletakkan nampan tepat didepannya.


"kamu ngantuk?"


Andin cuma menatapnya tanpa menjawab.


Rey duduk didepannya ."habisin makanannya ,setelah itu pulang."


"tapi.." Andin menatap makanan di depannya. "kamu nggak makan?"


" udah tadi."


Andin mengambil burger di depannya dan mulai makan. Baru sekarang ia bisa makan ,perutnya sampai perih.


"pelan-pelan." Rey masih terus menatapnya ,langsung komentar melihatnya tersedak tadi.


Hanya 5 menit ia berhasil mengabiskan burger dan lemon tea nya .


Rey masih terus menatapnya dengan posisi yang sama.


Andin balas menatapnya. "kamu kenapa sih?"

__ADS_1


Rey menggeleng. "ya udah kita pulang ,katanya kamu capek."


Andin mengangguk dan berdiri.


__ADS_2