PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
15


__ADS_3

Andin berjalan pelan menuju kelasnya . Harusnya ia belum masuk sekolah ,tapi pagi ini kakinya terasa lebih ringan ,nyerinya sudah mulai hilang setelah semalam bik Inah memijatnya. Lagipula ia bosan kalo harus diam di kost an sepanjang hari tanpa melakukan kegiatan apapun.


Dari sudut pintu terlihat kelas masih sepi .Dewi , Amel dan masih banyak lagi yang belum nampak , hanya Agnes yang sudah duduk dibangkunya ,berceloteh dengan cowok didepannya.


Riki.


" loh Ndin kok udah masuk." sapa Agnes melihatnya diujung pintu.


Andin berjalan ke mejanya.


" loe udah baikan ?" tanya Riki . Baru kali ini ia menyapa , padahal sebelumnya sudah pernah bertemu juga.


Andin mengangguk . " bosen aku di kost an , enakan masuk aja." ia menaruh tasnya di meja.


" ya udah gue balik ke kelas dulu deh. " Riki berpamitan pada Agnes dan saat melewatinya ,ia sempat menatapnya ,Andin tersenyum.


Riki masuk kelasnya ,mendapati Rey udah duduk dibangkunya .


"darimana loe?" tanya Rey begitu melihatnya.


"kelasnya Agnes."


Rey menatapnya heran ."tumben."


"kenapa , loe cemburu?" goda Riki.


Rey mencibir ." gue tau siapa selera loe."


Riki terkekeh.


"tadi gue lihat Andin juga udah masuk." Rey meletakkan ponsel yang dipegangnya ,mendengar ucapan Riki.


"Andin?" tanyanya memastikan.


Riki mengangguk .


"bukannya dia masih sakit ?" tanyanya pelan ,lebih kepada diri sendiri .


" mana gue tahu , tanya aja sendiri." Riki menimpali." khawatir banget loe ,kayak emaknya aja." Riki menyeringai lebar.


Dengan spontan Rey menjitak kepalanya

__ADS_1


"sial!!!"



Andin masih sibuk menyalin catatan yang dipinjamnya dari Agnes ,ketika bel pulang berbunyi . Ia tak menggubrisnya sampai beberapa anak sudah meninggalkan kelas.


Amel ,Dewi dan Agnes sudah bersiap keluar


"nanti aja kali Ndin lanjutin ,bawa aja bukunya." seru Amel.


"ngga papa nanggung tinggal dikit lagi ." jawab Andin tanpa menoleh sedikitpun . "kalian duluan aja." Akhirnya mereka bertiga jalan keluar.


Didepan...


Rey sudah diatas motornya di sebrang gerbang , dari kejauhan dilihatnya Agnes dan 2 temannya berjalan keluar. Setelah kedua temannya berpamitan , Agnes menghampiri mobil sedan merah yang menjemputnya. Itu mobil tante Nisa ,mamanya Agnes.


Rey masih mengamati ke dalam sekolah ,mulai sepi ,sebagian masih duduk-duduk di depan gerbang.


"Andin kemana?"



Andin menutup bukunya selesai ,ia menoleh ke sekeliling ,ternyata udah sepi ,tinggal dirinya sendiri disini.


Dimasukkan nya buku ke dalam tas . Memakai jaket dan berjalan keluar .


Sesampainya dibawah juga udah sepi . Ia berjalan pelan keluar ,kakinya memang sudah tak begitu sakit lagi sekarang .


Setelah menyapa Satpam di depan , ia berjalan pulang.



Baru sampai di kost ,ponselnya berdering.


Ibu


"Assalamualaikum."


"loh ibu kenapa?".tanyanya sedikit panik.


Wajahnya berubah menjadi cemas ,mendengar cerita ibu di telpon.

__ADS_1


"iya bu nanti sore aku pulang."


" waalaikumsalam."


Ia baru ingat kalo ini hari Sabtu dan tadi di telpon ibu merasa kurang sehat ,jadi mau tidak mau ia harus pulang.


Ia masuk kekamar dan mulai mengemasi baju-bajunya.




Rey menyelonjorkan kakinya dipinggir lapangan , keringat sudah membasahinya dari tadi , ia meneguk minuman dingin ditangannya.


"panas banget." Riki duduk menyanding, mengambil botol minuman di tangannya dan meneguknya.


Sore ini mereka baru selesai ekskul basket . Cuma Rey dan Riki yang ikut ,kalau Rino kurang menyukai olahraga yang satu ini.


" loe pulang bareng gue ?"tanyanya, karena tadi Riki minta dijemput pas berangkat , motornya masih masuk bengkel dari kemarin.


"nggak." jawabnya singkat ,mengembalikan botol minumnya.


Tak lama mobil sedan hitam berhenti di gerbang depan ,cewek yang mengemudikannya menghampiri mereka.


Susi.


" Hai." sapa Susi begitu sampai didepannya.


" tumben kesini ?" tanya Rey heran.


Susi cuma senyum-senyum nggak jelas.


Riki berdiri. " ya udah gue pulang duluan ya ." Susi memberikan kunci mobil padanya.


Mereka berdua pamitan dan berlalu.


Ia jadi tahu , akhir-akhir ini Riki agak berubah . Rupanya ini yang terjadi...


Rey mengambil ponsel di saku celananya , mencari sebuah nama dan menelponnya.


Hanya nada panggil berkali-kali , tak ada jawaban.

__ADS_1


__ADS_2