
" iya sebentar ."
Siapa pagi-pagi begini yang datang , pikirnya.
" Bu Indah."
" boleh masuk , Ndin ."
Andin mengangguk , bu Indah kemudian masuk dan duduk di ranjangnya .
" kamu udah mau siap-siap sekolah ?"
" belum bu masih nanti kok ."
Lalu bu Indah menyuruh duduk didepannya.
" Ndin ibu minta maaf ya nggak bisa datang pas ibu kamu meninggal , ibu baru sampai kemarin malam habis pulang kampung."
Andin tersenyum . " iya bu nggak papa."
" terus rencana kamu selanjutnya gimana ?"
" ya... kalau sekarang mungkin masih fokus sekolah dulu bu , kan cuma tinggal beberapa bulan lagi . Nanti mungkin setelah lulus baru cari kerja ."
Bu Indah mengangguk setuju . " iya lebih baik sekarang kamu serius sama pelajaran dulu, tapi ... rumah kamu yang disana gimana ? kosong sekarang ?"
" iya bu , tapi disana ada tetangga yang udah seperti saudara sendiri , jadi bantu ngurus rumah juga ."
" kenapa nggak kamu sewa in aja ,lumayan kan uangnya bisa buat kamu sehari-hari."
" iya bu , saya juga mikirnya gitu daripada kosong."
Andin membuka laci di samping ranjangnya dan mengambil amplop putih di dalamnya.
" oh iya bu , ini uang kost nya ,maaf telat .. harusnya kemarin lusa , tapi ibu masih diluar kota ternyata."
Andin menyerahkannya ke bu Indah , tapi kemudian bu Indah menolak , membuatnya heran . " kenapa bu ?"
__ADS_1
" udah , untuk bulan ini dan selanjutnya kamu nggak usah mikirin uang kost lagi ya ."
" tapi kenapa bu ?"
" uangnya bisa kamu tabung , siapa tahu nanti kamu juga mau lanjutin kuliah. "
Andin menatap bu Indah merasa tak enak. " nggak bu jangan ditolak ya , kan ini emang kewajiban aku bayar uang kost ."
" udah Ndin simpan aja , kalau kamu nggak mau nanti ibu yang marah loh karena menolak pemberian ibu."
" tapi bu aku... "
" udah ...." potong bu Indah ." kamu simpan aja ." lalu mengembalikan lagi amplop ke tangan Andin.
" makasih bu." ucapnya .
" tangan kamu kenapa ?" tanya bu Indah , mungkin daritadi ia belum memperhatikan tangan kanannya yang terbungkus perban , makanya baru sekarang menanyakannya.
" oh ini , kemarin habis kesiram air panas disekolah ."
" iya bu , nggak sengaja tabrakan sama anak yang lagi bawa mangkok soto."
" ya ampun , ada-ada aja kamu , tapi udah ke dokter ?"
" udah kok bu."
" ya sudah kalau begitu , ibu pulang dulu ya ,mau siapin sarapan buat anak-anak."
Bu Indah lalu berdiri dan berjalan keluar.
" bu .." panggil Andin . Bu Indah menoleh . " sekali lagi makasih ya."
Bu Indah mengangguk lalu keluar kamarnya .
Andin mengambil tasnya dan mulai menata buku-buku yang nanti dibawanya.
Setelah selesai , ia berdiri dan memakai baju seragamnya , tak lama terdengar ada yang mengetuk pintu didepan.
__ADS_1
" siapa lagi yang kesini , apa bu Indah balik lagi ?" tanyanya dalam hati , lalu ia berjalan kepintu sambil merapikan seragamnya.
" Rey."
Rey sudah berdiri di depannya sekarang , lalu ia duduk dikursi depan dan menaruh paperbagnya di meja.
Andin duduk disebelahnya. "kamu ngapain ke sini pagi-pagi?"
Tanpa menjawab , Rey membuka paperbag dan mengeluarkan kotak makan didalamnya.
Nasi goreng dan telur ceplok. Tak ketinggalan susu coklat yang masih hangat di dalam tumbler.
" udah makan ." setelah membuka kotak makan , ia menyerahkan nya ke Andin. " ini aku sendiri loh yang masak."
Andin membelalakkan matanya . " masa...??? kok aku nggak percaya ya ."
Rey memonyongkan bibirnya , kesal ." heeeh... aku gini-gini jago masak ya , tanya bik Inah kalau nggak percaya."
Andin tertawa. " emang aku nggak percaya. "
" ya udah terserah , yang penting sekarang makan , cepetan !!" Andin malah diam dan cuma menatapnya.
" kenapa diam ? mau aku suapin aja .." tawarnya , lalu mengambil sendok.
" eh nggak , siapa juga yang mau minta disuapin . " tolak Andin sambil cengengesan . " kamu makan juga , pasti belum sarapan kan ?"
" udah tadi dirumah."
Andin lalu mengambil sendok , memang agak susah , karena telapak tangannya juga sebagian tertutup perban.
Melihat itu , Rey menarik kotak makan kearahnya.
" kenapa?" tanya Andin.
Rey mengambil sendok dan memotong telur ceplok menjadi bagian kecil-kecil supaya Andin lebih mudah untuk menyendoknya.
" makasih ya."
__ADS_1