PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
49


__ADS_3

Andin sampai di sekolah sekitar 30 menitan sebelum bel masuk . Tapi tumben masih sepi ya , pikirnya. Saat ia naik ke lantai 2 pun kondisinya sama , lorong menuju kelasnya masih lengang , biasanya jam segini sudah ramai anak - anak . Ia berjalan cepat menuju kelas.


" Kenapa ngomongnya gitu sih Nes ?!" suara Amel cukup lantang , mengingat kondisi kelas sepi pagi itu , hanya mereka berdua yang berdiri di samping meja paling depan .


" Aku cuma bicara yang sebenarnya ya , aku memang nggak suka sama Andin."


Andin yang saat itu ada di balik pintu , mendengarnya dengan jelas , begitu pula saat namanya disebut disana.


kenapa mereka bisa berantem ? dan kenapa namanya disebut dalam perdebatan mereka ?


" Memangnya Andin salah apa sama kamu ?!" Amel masih tak mau kalah , kali ini ia terus membela sahabatnya itu.


" Karena dia udah kecentilan sama Rey , sampai merebut perhatian Rey dari aku !"


Deggg... jadi benar selama ini dugaannya . Sikap Agnes tiba-tiba berubah padanya dan memang benar kalau dia punya perasaan sama Rey.


Amel menicibir. " Setahu aku bukan Andin kecentilan , tapi memang Rey sendiri yang berusaha deketin Andin."


" Nggak mungkin ." sergah Agnes.


" Kenapa nggak heh ?"


" Karena Andin itu nggak selevel sama Rey , nggak mungkin Rey itu suka sama cewek miskin , gayanya aja kampungan gitu ."


Amel membelalakkan mata , tak percaya Agnes bisa ngomong sekasar itu ." Ya ampun Nes , kenapa kamu bisa sampai ngomong kayak gitu !"


Iya kamu benar , nggak mungkin seorang Rey bisa dekat dengannya , kalau tidak ada alasan lain , batin Andin yang masih berdiri disana , menyaksikan kedua temannya itu beradu mulut.


Tanpa disadari air matanya menetes . Nggak mungkin Rey itu suka sama cewek miskin . Ucapan Agnes itu masih terngiang jelas di telinganya .

__ADS_1


Ia mengusap air matanya dan segera berbalik , berjalan menuruni tangga.


Sesampainya di anak tangga terakhir di lantai bawah ... Brakkkk...tubuhnya menabrak seseorang.


" maaf ." ucapnya tanpa melihat siapa yang ada di depannya.


" Ndin , kamu kenapa ?"


Ia mendongak , Rey dan Riki sudah berdiri di depannya . Menatapnya heran .


Andin menggeleng . Tanpa menjawab , lalu berbelok ke kiri ke arah toilet .


" Mel , Andin kemana ?" tanya Rey sewaktu berpapasan di lantai 2 .


" Andin belum datang ." jawab Amel pendek , lalu berlari ke kelasnya.


" Mungkin mereka berantem ." Riki menimpali , ketika mereka sudah di dalam kelas.


Rey hanya mengangguk .


Lima menit kemudian...


Andin kembali naik ke lantai 2 , lorong kelas sudah mulai ramai anak-anak .


Ia masuk ke kelas , terlihat Agnes sedang berbicara dengan Putra di samping meja guru , melihatnya masuk kelas , ia bergegas ke belakang kembali kebangkunya .


" Ndin , kok tumben baru datang ?"


sapa Amel. Ia bergegas ke bangkunya .

__ADS_1


" Iya tadi aku bangunnya kesiangan ." jawabnya berbohong .


" Oh iya , tadi Rey nyariin kamu ."


" kenapa ?"


Amel mengangkat bahunya .


Ia lalu mengambil ponsel di tasnya , 2 panggilan tak terjawab , Rey.


" ke kantin yuk Ndin ."ajak Amel . Begitu bel istirahat berbunyi tadi , Agnes keluar kelas lebih dulu dan sepertinya memang sengaja menghindar untuk bertemu dengannya .


" ya udah ."


" ikut ya ." Dewi tiba-tiba sudah ada di sebelah mereka .


Mereka masuk ke kantin , di dalam tak begitu ramai . Di meja pojok sekilas ia melihat Agnes disana bersama Rey , Riki dan Rino.


" Disini aja . " saran Andin menunjuk meja di tengah ruangan , sengaja memilih yang agak jauh dari meja mereka .


" Kalian mau makan apa ? " tanya Amel .


" Aku mau beli mie ayam aja ." jawab Dewi .


" Ya udah , aku mau juga." Amel berdiri . " Ndin , kamu ikut kesana , apa nitip ."


" aku nitip minum aja ." Andin mau mengambil uang di sakunya , tapi Amel menahannya . " udah nanti aja , pakai uang aku dulu . " mereka pun bergegas ke stan mie ayam di pojok belakang .


Andin mengambil ponselnya , setelah membaca beberapa chat yang masuk , tanpa sadar matanya beralih ke meja pojok . Rey yang sedang duduk di sebelah Agnes menatap ke arahnya .

__ADS_1


__ADS_2