
" Rey makan dulu .." bik Inah sudah mencegatnya di depan pintu ketika melihat motornya masuk ke halaman rumah .
" nggak deh bik , nanti aja ."
Rey berlari masuk dan langsung menuju kamarnya .
Bik Inah sendiri sudah tahu apa yang terjadi dengan Rey dan mamanya , Wina yang menceritakan semua dan ia sama sekali tak menyangka mamanya Rey bisa bersikap seperti itu ke Andin .
Begitu sampai di kamar , Rey melempar tasnya ke kasur dan ia duduk dilantai , menyandarkan punggungnya di kasur .
Setelah kejadian kemarin , ia belum bicara dengan Andin sama sekali .
Di sekolah mereka memang bertemu , tapi Andin sengaja menghindarinya . Begitu juga saat pulang sekolah tadi , karena kelas Andin keluar lebih dulu mereka pun tak bertemu , dan ia datang ke kostnya pun tak ditemuinya , sudah berkali-kali ia mengetuk pintu tapi tak ada sahutan , padahal ia yakin betul Andin ada di dalam kamarnya .
Rey mendesah pelan , lalu mengambil ponsel di sakunya . Ia berusaha menelpon , tak ada jawaban hanya nada sambung . Chat yang tadi dikirimnya pun tak ada balasan .
Kalau sudah begini ia bingung harus melakukan apalagi ,semua gara-gara ulah mamanya yang tiba-tiba marah nggak jelas . Bagaimana mungkin mamanya tiba-tiba menuduh Andin seperti itu , selama ini mereka tak pernah kenal secara langsung .
Apa mungkin ada seseorang yang sudah menghasut mamanya ? Tapi siapa ?
Terdengar suara pintu terbuka ,tapi ia tak memperdulikannya .
" Rey loe kenapa sih ?" terdengar suara Rino disana .
Rey menoleh .Riki dan Rino sudah berdiri di belakangnya .
Rey menggeleng pelan , lalu menundukkan kepalanya .
" loe berantem sama Andin ?" Tanya Riki kali ini .
" Andin kayaknya masih marah sama gue , kemarin habis dimarahi mama ."
Rino melotot ." Jadi nyokap loe marahin Andin ?!"
__ADS_1
Rey mengangguk .
" tapi kenapa ?"
" gue juga nggak tahu , kemarin kita lagi di cafe sama Tante Wina juga ...mama tiba-tiba kesana dan marahin Andin ..."
" marahin gimana ?" Selidik Riki .
" mama bilang kalau Andin cuma manfaatin gue aja ."
" terus ..."
" ya ...intinya mama nuduh Andin dekat sama gue cuma mau manfaatin aja , biar bisa dibeliin apa ajalah ."
" kok tiba-tiba nyokap loe bicara begitu ? Bukannya mereka belum saling kenal kan ?" Tanya Rino heran .
" iya mereka memang pernah ketemu , tapi nggak kenal secara dekat juga . Gue juga heran kenapa tiba-tiba bilang begitu ."
" apa ada yang ngaduin ke nyokap loe soal Andin ?"tanya Riki curiga .
" iya , gue juga mikirnya gitu ...tapi siapa coba yang nggak suka sama Andin ?"
Riki diam ,tiba-tiba terlintas sesuatu dibenaknya , lalu ia berdiri .
Rino menatapnya heran ." Mau kemana loe ?"
" kayaknya gue tahu siapa orangnya ..." Riki lantas berjalan keluar , tak dipedulikannya barusan Rino memanggilnya .
---
Agnes sampai dirumah , langsung menuju ke dapur ,karena terdengar mamanya berbicara dengan seseorang disana .
" Tante Rosa ." Sapanya .
__ADS_1
Rosa membalikkan badannya dari kursi .
" hai Nes , baru pulang sekolah ?"
Agnes mengangguk , lalu berjalan mendekat dan menyalaminya .
" panjang umur ya ...baru juga diomongin eh udah muncul.." ucap Rosa lagi ,lalu melirik ke Nisa yang duduk di depannya .
" emang mama sama tante lagi ngomongin aku apa ?"
" kita lagi ngomongin kamu sama Rey .." sambung Nisa .
Agnes menatapnya senang ." Oh ya ..." lalu ia beralih ke Rosa ." Apa tante sudah bicara sama Rey ?"
Rosa mengangguk ." Tante sudah bicara sama Rey dan juga Andin ..."
" tante sudah ketemu Andin ?"
" iya Nes .."
" apa tante sudah minta Andin untuk menjauhi Rey ..?"
" iya , tante yakin setelah ini mereka nggak akan dekat lagi ...tante juga kurang suka sih sama Andin ."
" iya tante memang seharusnya begitu ...Andin hanya membawa pengaruh buruk aja buat Rey ." Celoteh Agnes ,seperti semakin menambahkan pemanis agar Rosa hilang simpati ke Andin .Ia yakin Rey juga akan menuruti kalau mamanya yang minta .
" iya Nes ,tante lebih suka kalau kamu aja yang dekat sama Rey ..."
" apa mama bilang .." Nisa menimpali ." Dulu kita sempat ingin kalian berjodoh nantinya , biar kita bisa besanan , ya nggak Ros..?"
" iya Nes ...tante setuju kalau kamu sama Rey .
Agnes tersenyum senang ." Tante mau kan bantu aku biar dekat sama Rey ..?"
__ADS_1
" tentu saja ..." Agnes mendekat dan memeluknya .