PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
86


__ADS_3

" bro , loe udah nggak papa nih ?"


Riki dan Rino muncul malam ini .


" nggak papa , nih buktinya gue udah di rumah ."


" sorry ya gue baru kesini , baru tadi pagi gue balik ." seru Riki , lalu menerobos masuk kamarnya .


Rino mengikuti dibelakangnya .


" nggak papa , santai aja..."


" Andin belum tahu loe masuk rumah sakit ?" tanya Riki lagi .


" tahu." sambung Rino ." kemarin ke rumah sakit bareng gue ."


" hmmm...makanya loe jadi cepat ya sembuhnya ." sindir Riki.


Rey melempar guling ke wajahnya .


" sial...!"


" oh iya bro...sewaktu di rumah sakit yang jagain loe tante Wina terus kan .."


" tante Wina ?" Riki menatapnya heran.


Rino mengangguk ." iya , kan bokapnya lagi keluar negeri .."


" emang nyokap loe kemana ?" tanya Riki , Rino langsung memukul lengannya ." apaan sih ..?!" Riki yang tak tahu maksudnya terlihat sewot.


" ada.." jawab Rey singkat .


" emang tante Wina itu siapa sih ?" tanya Rino penasaran ." kok kayaknya dekat banget sama loe .."


" iya waktu itu pas ibunya Andin meninggal , ikut ngelayat juga kan ."


" tante Wina ...calon istri bokap gue ."


" apaaaaaa !!!!!!!!!" mereka berdua kompak menjerit.

__ADS_1


" biasa aja... nggak usah ngegas gitu ." sergah Rey .


Kali ini Riki menatapnya serius ." tunggu..tunggu , jadi maksud loe bokap -nyokap loe udah pisah gitu ?" tanyanya memastikan.


Rey mengangguk ." udah lama ...nyokap gue juga udah nikah lagi ."


Rino dan Riki saling bertatapan .


" ya ampun ...kok loe nggak pernah cerita sih .."


" emang harus ?" tanya Rey balik.


" ya ....nggak juga ."


" berarti loe udah setuju kalo tante Wina jadi nyokap loe ?"


" ya ...mau gimana lagi.."


" tapi kelihatannya orangnya asik sih ..mungkin karena masih muda juga , sama loe juga kayaknya akrab banget .


Rey cuma diam .


Wina membuka pintu dan terkejut melihat siapa yang datang .


" kok bisa ada disini , bukannya tadi pas telpon..."


Gunawan menerobos masuk rumah nya sebelum dipersilahkan ." iya , tadi sebenarnya aku sudah dibandara ."


" kok bisa pulang lebih cepat , bukannya belum selesai ?"


" kemarin sudah aku selesaikan semua , kasihan Rey kalau sendirian ."


Wina duduk disebelahnya . " iya sih , tapi bik Inah juga udah pulang kok ."


" Rosa benar datang ke rumah sakit ?"


Wina mengangguk ." tapi Rey sepertinya masih marah ."


Gunawan diam , sepertinya tahu dan paham kenapa Rey bisa bersikap begitu kepada mamanya .

__ADS_1


" Mas kayaknya harus bicara serius soal ini sama Mbak Rosa ."


" bicara bagaimana ?"


" ya...paling nggak untuk membuat Rey dan Mas Alex berdamai , meski sulit juga kalau untuk membuat mereka akrab ."


" itu dia ...aku juga nggak terlalu kenal dekat dengan Alex , tapi sepertinya dia orang yang sangat arogan ...sulit untuk membuatnya dekat dengan Rey ."


" iya mas .. aku juga heran , Mas alex itu juga kan punya anak sepantaran Rey , kenapa nggak bisa sedikit mengalah .."


" memangnya kejadian sebenarnya bagaimana ?"


Wina diam sebentar , lalu mulai bercerita ...persis seperti yang Rey ceritakan waktu di rumah sakit .


" apa ...?!! jadi loe berantem sama bokap tiri loe ..?!" seru Riki kaget .


" iya , loe nggak tahu aja gimana orangnya ...nyebelin..udah tahu salah tapi nggak pernah mau ngaku salah ." entah kenapa setiap menceritakan Om Alex , selalu membuatnya kesal .


" terus...terus nyokap loe gimana ?"sambung Rino .


" ya jelas belain suaminya lah ."


" ya ampun masak sih ..."


Rey mengangguk .


" mungkin nyokap loe takut sama suaminya .."


" kayaknya sih gitu ."


" ya udahlah bro ...sekarang kan udah ada Tante Wina juga yang bisa gantiin nyokap loe ."


Rey mendesah pelan .


" emang kapan bokap loe nikahnya ?"


" bulan depan kayaknya ..."


" udah dekat juga ya .." Riki menatapnya ." loe beneran udah ngerestuin bokap loe sama tante Wina nikah ?"

__ADS_1


Rey mengangguk .


__ADS_2