
" bro , loe udah nggak papa nih ?"
Riki dan Rino muncul malam ini .
" nggak papa , nih buktinya gue udah di rumah ."
" sorry ya gue baru kesini , baru tadi pagi gue balik ." seru Riki , lalu menerobos masuk kamarnya .
Rino mengikuti dibelakangnya .
" nggak papa , santai aja..."
" Andin belum tahu loe masuk rumah sakit ?" tanya Riki lagi .
" tahu." sambung Rino ." kemarin ke rumah sakit bareng gue ."
" hmmm...makanya loe jadi cepat ya sembuhnya ." sindir Riki.
Rey melempar guling ke wajahnya .
" sial...!"
" oh iya bro...sewaktu di rumah sakit yang jagain loe tante Wina terus kan .."
" tante Wina ?" Riki menatapnya heran.
Rino mengangguk ." iya , kan bokapnya lagi keluar negeri .."
" emang nyokap loe kemana ?" tanya Riki , Rino langsung memukul lengannya ." apaan sih ..?!" Riki yang tak tahu maksudnya terlihat sewot.
" ada.." jawab Rey singkat .
" emang tante Wina itu siapa sih ?" tanya Rino penasaran ." kok kayaknya dekat banget sama loe .."
" iya waktu itu pas ibunya Andin meninggal , ikut ngelayat juga kan ."
" tante Wina ...calon istri bokap gue ."
" apaaaaaa !!!!!!!!!" mereka berdua kompak menjerit.
__ADS_1
" biasa aja... nggak usah ngegas gitu ." sergah Rey .
Kali ini Riki menatapnya serius ." tunggu..tunggu , jadi maksud loe bokap -nyokap loe udah pisah gitu ?" tanyanya memastikan.
Rey mengangguk ." udah lama ...nyokap gue juga udah nikah lagi ."
Rino dan Riki saling bertatapan .
" ya ampun ...kok loe nggak pernah cerita sih .."
" emang harus ?" tanya Rey balik.
" ya ....nggak juga ."
" berarti loe udah setuju kalo tante Wina jadi nyokap loe ?"
" ya ...mau gimana lagi.."
" tapi kelihatannya orangnya asik sih ..mungkin karena masih muda juga , sama loe juga kayaknya akrab banget .
Rey cuma diam .
Wina membuka pintu dan terkejut melihat siapa yang datang .
" kok bisa ada disini , bukannya tadi pas telpon..."
Gunawan menerobos masuk rumah nya sebelum dipersilahkan ." iya , tadi sebenarnya aku sudah dibandara ."
" kok bisa pulang lebih cepat , bukannya belum selesai ?"
" kemarin sudah aku selesaikan semua , kasihan Rey kalau sendirian ."
Wina duduk disebelahnya . " iya sih , tapi bik Inah juga udah pulang kok ."
" Rosa benar datang ke rumah sakit ?"
Wina mengangguk ." tapi Rey sepertinya masih marah ."
Gunawan diam , sepertinya tahu dan paham kenapa Rey bisa bersikap begitu kepada mamanya .
__ADS_1
" Mas kayaknya harus bicara serius soal ini sama Mbak Rosa ."
" bicara bagaimana ?"
" ya...paling nggak untuk membuat Rey dan Mas Alex berdamai , meski sulit juga kalau untuk membuat mereka akrab ."
" itu dia ...aku juga nggak terlalu kenal dekat dengan Alex , tapi sepertinya dia orang yang sangat arogan ...sulit untuk membuatnya dekat dengan Rey ."
" iya mas .. aku juga heran , Mas alex itu juga kan punya anak sepantaran Rey , kenapa nggak bisa sedikit mengalah .."
" memangnya kejadian sebenarnya bagaimana ?"
Wina diam sebentar , lalu mulai bercerita ...persis seperti yang Rey ceritakan waktu di rumah sakit .
" apa ...?!! jadi loe berantem sama bokap tiri loe ..?!" seru Riki kaget .
" iya , loe nggak tahu aja gimana orangnya ...nyebelin..udah tahu salah tapi nggak pernah mau ngaku salah ." entah kenapa setiap menceritakan Om Alex , selalu membuatnya kesal .
" terus...terus nyokap loe gimana ?"sambung Rino .
" ya jelas belain suaminya lah ."
" ya ampun masak sih ..."
Rey mengangguk .
" mungkin nyokap loe takut sama suaminya .."
" kayaknya sih gitu ."
" ya udahlah bro ...sekarang kan udah ada Tante Wina juga yang bisa gantiin nyokap loe ."
Rey mendesah pelan .
" emang kapan bokap loe nikahnya ?"
" bulan depan kayaknya ..."
" udah dekat juga ya .." Riki menatapnya ." loe beneran udah ngerestuin bokap loe sama tante Wina nikah ?"
__ADS_1
Rey mengangguk .