PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
91


__ADS_3

" yang hotel kemarin emang kenapa ?" tanya Rey .


Siang ini sepulang sekolah ,mereka sudah ada di salah satu cafe ...Wina sengaja mengajaknya untuk bertemu . Membahas sedikit mengenai persiapan pernikahannya nanti .Kebetulan Gunawan sendiri masih belum kembali dari Surabaya , jadilah ia meminta pendapat Rey , yang sekarang bersama Andin juga .


Tentang rencana dan persiapan pernikahan sendiri sebenarnya dadakan juga , karena dari awal mereka sepakat untuk tak ada pesta , hanya acara sederhana saja dirumah .


Tapi...setelah pembicaraan mereka di rumah Wina waktu itu , Gunawan akhirnya menyetujui usul Rey untuk tetap ada pesta resepsi dan ia juga sudah berjanji untuk membantu Wina dalam hal ini , karena mungkin sampai akhir bulan ini , Gunawan masih sibuk untuk urusan pekerjaannya dan menyerahkan semua persiapan pernikahan ke Wina .


" nggak bisa Rey ,tanggal itu udah full booking .Kalau di hotel angkasa masih bisa diusahakan ,karena yang punya kebetulan teman papa ."


Rey mengangguk ." ya terserah tante sih ... hotel angkasa juga bagus kok view nya ."


" jadi deal disini aja ya ?" tanya Wina lagi .


Rey mengangguk setuju .


Ponsel Wina berdering , ia langsung mengangkatnya .


" iya mbak ." ternyata Rosa yang menelpon .


" Wina , apa kamu lagi sama Rey ? tadi aku telpon kok nggak bisa ."


" oh iya mbak , aku lagi sama Rey dan Andin , mbak mau bicara sama Rey ?"


" oh begitu ..." Rosa diam sebentar ." nggak usah..ini kalian dimana ?"


" kita di garden cafe ."


" oke , kalau begitu tunggu ya , aku kesana sekarang ."


" baik mbak ."


Sambungan terputus .


" itu mama ?" tanya Rey .


Wina mengangguk ." katanya mau kesini ."


" ada apa ?"


" tante nggak tahu ."


" oh iya Ndin , minggu besok kamu ada acara nggak ?"


Andin menggeleng ." nggak ada sih tante , kenapa ?"


" temenin tante ke butik ya , mau fitting baju ."


" iya tante ."


" aku nggak diajak ?" potong Rey .


" ya kalau mau ikut aja ." jawab Wina ." tapi ntar kamu bosen lagi disana ."


" aku juga mau pilih baju ..."


" Rey ...ini buat cewek , kamu nanti sama papa aja ." tolak Wina .


Rey menggerutu .

__ADS_1


" oh iya Andin juga fitting nanti .."


Andin menatapnya ." aku tante..."


" iya nanti kamu pakai seragam juga di nikahan tante ...nanti couple an sama baju Rey kok , tenang aja ." goda Wina .


" iya kalau gitu aku ikut besok , aku mau lihat juga ."


Wina tertawa .


" kok sama aku juga tante ..?" tanya Andin merasa tak enak ." aku nggak usah deh kan ..."


" udah .." potong Wina ." semua udah disiapin kok , pokoknya kalian nurut aja ya ."


" iya ." sela Rey ." nanti kita ke butik yang kemarin lagi ."


" mau ngapain ?" tanya Andin .


" ya kan kamu pasti butuh sepatu baru ...tas baru ,sama apalagi ya ?"


" nggak usah Rey ." tolak Andin langsung .


" kenapa ?"


" ya nggak usah beli-beli lagi , kan masih bisa pakai yang ada aja ."


" terserah aku ,kan aku yang beliin ." balas Rey .


" beli apa Rey ?"


Semua mendongak .


" mbak Rosa ." sapa Wina .


" kamu mau beli apa ?" tanya Rosa ulang .


Rey melihat ke Andin sebentar . " ini beli sepatu buat nanti nikahannya papa ." jawab Rey .


Rosa beralih ke Andin ." tadi mama dengar kamu yang beliin ." ucapnya ke Rey , lalu kembali menatap Andin ." apa kamu juga mau minta Rey membelikan yang lainnya lagi ?" selidik nya .


Andin menatapnya , terlihat wajah sinis di depannya .


" mama ngomong apa sih .." sela Rey .


" Rey ... jadi benar kamu sekarang semakin dekat sama Andin ?"


Rey hanya menatap mamanya heran.


" dan kamu ..." Rosa menunjuk Andin ." apa ini niat kamu mendekati anak saya ..." ucapnya lantang .


Andin nampak terkejut lalu berdiri .


" mbak kenapa ngomongnya begitu ?" tanya Wina , tapi diabaikan oleh Rosa ,tatapan tajamnya tetap tertuju ke Andin .


" mak...maksud tante apa ?" tanya Andin terbata .


" kamu masih nggak ngerti juga ?" tanya Rosa balik ." kamu sengaja dekat sama Rey untuk memenuhi kebutuhan kamu begitu ...?!"


Andin menggeleng ." nggak tante ...aku nggak ..."

__ADS_1


" cukup !!" potong Rosa .


Andin menunduk ,matanya mulai berkaca-kaca .


" saya tahu kamu berasal dari keluarga kurang mampu dan sekarang ...setelah kamu bisa dekat sama anak saya , kamu pasti punya niat tidak baik dan dugaan saya benar ...kamu berniat memoroti Rey kan ?"


" ma ...mama kenapa sih ?!"


" Rey ...kamu harusnya sadar dong , dia nggak pantas sama kamu .." Rosa mengarahkan jari telunjuk ke wajah Andin ." kamu itu terlalu royal dan dia pintar mengambil kesempatan ini ."


" ma...!!"


" mbak ..mbak udah ya ." ucapan Wina kali ini pun tak ditanggapi .


" maaf tante ...kalau menurut tante seperti itu ...tapi saya nggak ada sedikitpun niat untuk memanfaatkan Rey ." setelah mengambil tasnya , Andin bergegas pergi .


" mama ini kenapa sih ?!" sentak Rey , kali ini nada suaranya lebih tinggi .


" Rey ...mama cuma mau belain kamu ."


" belain ...? memang belain apa ?!"


" mama nggak mau kamu salah pilih teman ."


" salah pilih teman ...?sejak kapan mama mau peduli siapa teman aku haaaah ....?!"


Rosa menatapnya tajam ." kenapa ngomong begitu ...jelas mama peduli ...kamu kan anak mama ."


" oh ya ...kenapa baru sekarang mama peduli ..?...kemarin-kemarin kemana aja ..?"


" Rey ...!" sentaknya .


" udah telat kalau mama mau peduli sama aku ..."


" Rey cukup...!" jari telunjuknya mengarah ke Rey sekarang ." kenapa sekarang kamu jadi ngelawan sama mama...?!"


" mama yang mulai ...." balas Rey ." sebaiknya mama nggak usah ngurusin hidup aku ...mama urus saja suami baru mama itu .."


" Rey....!"


" kenapa ...?mama jadi seperti ini juga apa karena laki-laki itu ...?!"


PLAKKK !!!!! telapak tangannya mendarat tepat di pipi kiri Rey .


" jaga bicara kamu ya ..!!!!"


Kali ini Rey tak meladeni , dengan wajah nya yang masih emosi , ia berbalik dan berlari keluar .


" Rey tunggu ..."


Rosa berniat mengejarnya , tapi berhenti begitu Wina memegangi tangannya .


" mbak ...bukan seperti ini caranya ."


Rosa menatapnya sinis ." kamu nggak usah ikut campur ...ini urusan ibu dan anak ."


" iya aku tahu mbak ...tapi dalam hal ini memang mbak yang salah ."


" jangan sok tahu kamu ..!"

__ADS_1


" aku tahu betul mbak ....mbak memang mamanya Rey , tapi ternyata mbak nggak cukup mengenal anak kandung mbak sendiri ... permisi .."


Wina mengambil tasnya , kemudian berjalan keluar .


__ADS_2