PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
72


__ADS_3

" ada apa Tante ?" mereka sudah duduk di sebuah cafe . Memang ide untuk menemui Andin baru muncul tadi pas ia dikantor . Rey mungkin akan merasa lebih baik kalau Andin coba menghiburnya .


" apa nggak terlalu berlebihan kalau dia tahu masalah keluarga ..?" tanya Gunawan begitu ia mengusulkan untuk melibatkan Andin disini.


" iya aku tahu , tapi mungkin Rey butuh seseorang untuk berbagi dan itu bukan kita Mas."


" iya .. iya , tapi kenapa harus Andin ?"


" karena Rey sekarang paling dekat sama Andin...kamu ingat sewaktu pertama kali Mas ngenalin aku sama Rey ?"


Gunawan mengangguk.


" waktu itu cuma Andin yang bisa menghiburnya ."


" ya udah terserah kamu ..." Gunawan akhirnya menurut. " apa sebenarnya Rey memang sudah cerita semua masalah keluarga ke Andin ?" tanyanya lagi.


" belum tahu sih Mas , aku harus tanyakan itu ke Andin."


" kalau Rey cerita semua , berarti Andin memang orang yang paling dipercayanya sekarang."


Mereka memesan 2 hot capuccino .


" Ndin kamu mau makan ?" tawarnya .


Andin menggeleng . " nggak deh tante , makasih."


" tante... boleh bertanya sesuatu ?"


" iya tante .. silahkan."


" apa Rey pernah cerita ke kamu ..?"


" tentang...?"

__ADS_1


" soal orang tuanya , soal tante .."


Andin diam sebentar . Apa Tante Wina akan memarahinya karena ia tahu masalah keluarga mereka .


" Andin.."


" iya Tante ... maaf aku.."


Wina tersenyum . " nggak papa Ndin , kenapa takut gitu..."


Masih tak ada jawaban dari Andin . Wina paham betul bagaimana kalau ada di posisinya sekarang , mungkin ia merasa nggak enak karena tahu masalah yang sebetulnya bukan urusannya .


" apa kamu tahu hubungan Tante sama Rey ..?"


Andin mengangguk . " maaf tante ... tapi aku nggak bermaksud untuk ikut campur masalah keluarganya Rey.."


" iya nggak papa tenang aja , nggak usah takut gitu ."


" dan memang itu yang ingin tante bicarakan sama kamu sekarang ."


" tadi Rey nggak masuk sekolah.." ucapnya.


Wina mengangguk . " Rey memang masih sedikit terpukul , dia baru tahu kalau mamanya sudah menikah ."


Andin membelalakkan matanya ." sama orang yang kemarin itu ?"


" iya .. mungkin Rey pernah cerita sama kamu sebelumnya dan mungkin Rey memang sudah menduga kalau hubungan mamanya sudah sangat serius , tapi .. ia cuma baru tahu kalau ternyata suami baru mamanya tidak bisa menerimanya .."


" maksud tante .. suami baru mamanya nggak suka sama Rey .."


" bisa dibilang begitu , mungkin secara nggak langsung memang ... tapi pada intinya Om Alex nggak bisa menerima kehadiran Rey ditengah keluarga baru mereka."


Andin menarik nafas panjang , ternyata masalah Rey juga berat . Tak seperti yang dilihat orang , kalau kehidupannya sempurna , ia memiliki semuanya . Tapi ternyata ...

__ADS_1


" terus .. sekarang Rey nggak papa kan tante ?"


Wina menggeleng . " nggak papa , mungkin dia butuh waktu sendiri dulu."


Andin mengangguk.


" apa Rey pernah bilang juga ke kamu soal hubungan tante dan papanya ?"


" iya tante ."


" apa ... apa Rey bilang kalau dia nggak suka tante punya hubungan dengan papanya ?" tanyanya hati-hati , mungkin Rey memang menceritakan perasaan yang sebenarnya pada Andin . Lebih baik dia mengetahuinya dari orang lain , karena pasti Rey akan lebih jujur mengatakannya dari hati .


" nggak sih tante , dia cuma merasa takut kehilangan kasih sayang papanya , begitu juga sama mamanya ."


Wina sedikit lega , memang awal perkenalan mereka ada penolakan dari Rey , tapi lambat laun hubungan mereka sekarang lebih baik , meski ia masih takut kalau harus memaksa Rey menerimanya sebagai calon istri papanya . Apalagi sekarang saat ia tahu suami mamanya tidak bisa menerimanya , pasti ada trauma dalam dirinya .


Wina mendekat dan memegangi tangan Andin.


" Ndin , tante boleh minta tolong ?"


" iya tante .."


" kamu mau kan menemui Rey sekarang ?"


Andin menatapnya heran .


" dia mungkin butuh teman cerita ...dan tante fikir kamu orang yang paling tepat."


" tapi tante..."


" ayolah Ndin ... please ." pintanya .


Andin mengangguk setuju.

__ADS_1


__ADS_2