PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
90


__ADS_3

" Tante Gina ." sapa Rey , begitu ia memasuki toko perhiasannya .


Gina yang sedari tadi sibuk berbicara dengan karyawannya , berbalik dan tersenyum .


" Reyhan ." jawabnya . " kamu jadi rajin kunjungi tante sekarang . " godanya , tawanya terdengar renyah .


" bu saya ke toilet sebentar ." pamit karyawan yang tadi bicara dengannya .


Gina mengangguk .


Gina diam sebentar , lalu beralih menatap seseorang yang ada di samping Rey ..


Rey yang tahu kalau Gina mungkin sedang bertanya-tanya siapa yang berdiri di sampingnya itu ,akhirnya memperkenalkannya .


" oh iya ini tante Wina ..."


Gina mengulurkan tangan dan langsung mendapatkan sambutan hangat dari Wina .


" tunggu ..." Gina berfikir sebentar , lalu menatap Wina ." waktu itu Rey mencari hadiah kalung inisial W ...apa itu buat ..."


" iya ." potong Rey cepat .


Wina hanya tersenyum .


Gina menatap mereka bergantian , rasa penarannya semakin muncul sekarang . " ini saudara papa kamu , atau ...?" tanyanya pada Rey .


" Tante Wina ini calon istrinya papa ."


" oh ya ." Gina membelalakkan matanya kaget ." maaf...maaf tante nggak tahu ..." ucapnya merasa tak enak .


" nggak papa mbak ." kali ini Wina ikut bersuara .


" baiklah , kalian kesini mau mencari sesuatu ?" tanya Gina lagi , kali ini untuk mengalihkan pembicaraan mereka .


" aku cuma anter tante Wina aja , mau lihat-lihat cincin ."


" oh ya , memang nya kapan kalian menikah ?" tanya Gina lagi .


" InsyaAllah bulan depan mbak ." jawab Wina .


" hmmm... udah dekat ya , memangnya Gunawan kemana kok nggak kesini juga ?"


" papa lagi ke Surabaya ." jawab Rey .


" seperti itu... tapi ada Rey nggak papa ya bisa bantu persiapannya ." Gina melirik ke arah Rey ." kalian berdua kelihatannya sudah akrab sekali ."


Wina hanya tersenyum menanggapinya .


" ya sudah ayok ...saya tunjukkan koleksi terbarunya ." mereka berdua mengikuti Gina ke dalam .


" tumben nih Agnes ikut ?" tanya Rosa heran , Nisa menelponnya kemarin dan mengajaknya bertemu sekarang , tapi ternyata ada Agnes juga disini .


" itu dia Ros ...memang Agnes yang sebenarnya ingin bicara sama kamu ."


Rosa menatapnya kaget ." oh ya tumben ...ada apa Nes ?"


" aku mau bicara soal Rey , tante ."

__ADS_1


" Rey...?"


Agnes mengangguk .


" memangnya Rey kenapa ?"


tanya Rosa , terlihat penasaran di raut wajahnya .


Agnes menatap mamanya sebentar , lalu beralih ke Rosa ." apa tante kenal sama Andin ?"


" Andin...ya tante cuma pernah ketemu waktu itu ...tapi nggak kenal secara langsung sih , memangnya ada apa ya ?"


" apa tante tahu Rey sekarang semakin dekat sama Andin ..."


" terus ...masalahnya dimana ?"


" tante ...apa tante tahu asal usul Andin itu bagaimana ?"


Rosa menatap Agnes .


" Andin itu berasal dari keluarga kurang mampu , dia hanya dapat beasiswa bisa masuk sekolah itu ."


" oh ya ...tante nggak tahu kalau soal itu ."


" itu dia tante... apa tante nggak takut kalau dia cuma manfaatin Rey aja ." ucap Agnes yang nampaknya semakin memprovokasi Rosa .


Sepertinya Rosa mulai terpengaruh dengan ucapan Agnes . " bisa jadi ya .." ucapnya pelan .


" iya tante , beberapa waktu lalu pas ibunya masuk rumah sakit terus akhirnya meninggal , Rey juga yang ngurus semua ...bisa saja kan dia minta Rey untuk membiayai semuanya ." cerocos Agnes .


" tapi...kamu kenal dekat juga kan sama Andin ?" tanya Rosa .


" nggak terlalu sih tante ,cuma karena kita sekelas aja disekolah ."


Rosa mengangguk ." jadi begitu ...iya nanti tante coba bicara sama Rey atau papanya ." pungkasnya .


Agnes tersenyum senang ." iya tante harus secepatnya bicara sama Rey ."


" iya Nes .."


Rey masih di depan etalase , ketika Wina dan Gina sibuk berbicara di sebelahnya .Sepertinya Wina sudah menemukan model yang dia inginkan , lalu sekarang masih meminta pendapat Gina .


" tapi modelnya mau seperti ini ya ?" tanya Gina .


" iya mbak ,soal ukurannya biar nanti aku kesini lagi sama Mas Gunawan ."


" ok...bilang juga sama Gunawan jangan terlalu sibuk ... kan pernikahan kalian sudah dekat ." sindirnya .


" iya mbak ."


Rey memperhatikan ke dalam etalase .Ia melihat cincin yang waktu disukai Andin masih ada disana .


Melihat Gina , Rey segera memanggilnya .


" tante ..."


" iya ."

__ADS_1


" bisa aku lihat cincin ini ." tunjuknya .


Gina segera mengambil cincin yang dimaksud dan memberikannya ke Rey .


Ia mengamatinya sebentar .


" itu cincin yang Andin suka ." bisik Wina .


Rey mengangguk .


" tante ...ini bisa disimpenin dulu nggak ... pasti aku ambil kok ."


Gina menatapnya heran ." Rey ...memangnya kamu mau nikah juga ?"


Wina tertawa .


" atau buat cewek yang waktu itu kamu ajak kesini ?"


" iya mbak ." kali ini Wina yang menjawab .


" okee ...tenang aja , tante simpen biar nggak ada yang ambil ." Godanya , membuat Rey jadi salah tingkah .


" ya udah ... tante udah selesai kan ?" tanyanya ke Wina .


Wina mengangguk .


" kita pulang sekarang ."


Setelah berpamitan dengan Gina , mereka berdua keluar dari toko .


" Rey ..." terdengar ada yang memanggil ketika ia mau berbelok keluar .Ia berbalik .


Di depan cafe yang ada di sudut Mall ,Agnes berdiri disana dan ternyata ada mamanya juga .


Mereka berjalan menghampirinya .


" kalian darimana ?" tanya Rosa .


" ini ...anterin tante Wina nyari cincin ."


Rosa menatapnya kaget .Apa pernikahan Wina dan Gunawan sudah dekat ? dan Rey sepertinya juga makin dekat dengan calon ibu tirinya itu .


" oh memangnya papa kamu kemana ?"


" Mas Gunawan masih ke Surabaya mbak ." jawab Wina .


" Rey ... gabung sama kita aja yuk ." ajak Agnes , sepertinya ia berusaha mendekat ke Rey , apalagi sekarang ada Rosa , itu akan lebih memudahkan jalannya .


Rey menggeleng ." Ma , tante ...kita pulang duluan ." pamitnya pada Rosa dan Nisa .


Agnes menatapnya kecewa .


" yuk tante ." ajaknya.


Wina mengangguk ." mbak kita duluan ya . " pamitnya , lalu menjajari langkah Rey .


Rosa menatap mereka berdua dari belakang .Entah kenapa ,hati kecilnya merasa iri melihat kedekatan mereka . Ia yang ibu kandungnya Rey , tak pernah sedekat itu . Semua memang salahnya ...mungkin sekarang sudah terlambat untuk memperbaiki semuanya .

__ADS_1


__ADS_2