
Satu bulan kemudian ...
" kakak cantik banget ." Bella menghampirinya . Dengan memamerkan juga dress panjang warna putih yang dikenakannya .
" Bella juga cantik .." puji Andin ,sambil membetulkan mahkota yang dikenakan gadis kecil itu .
" Bellaaaa..."
Bella menoleh , nampak Wina di kejauhan melambaikan tangan padanya .
" Bella dipanggil mama tuh ."
Bella mengangguk ,lalu berlari menghampiri mamanya .
" hai cantik ..." Rey tiba-tiba berbisik di telinganya ,membuatnya terperanjat .
" Rey ...jangan bikin kaget ..!" Sentaknya .
" ih kenapa jadi galak kamu ...harusnya manggilnya itu berubah dong ...sayang atau beb atau apa gitu ..."
Andin meringis ." Nggak usah kayak abg ." Sindirnya .
" emang kita masih abg .."
Andin terbahak ." Abg 7 tahun yang lalu ..."
" yang penting cakepnya kayak masih abg kan ." Rey mendekatkan wajahnya .
" mau ngapain ?" Tanya Andin kaget , sambil menjauhkan wajahnya , tapi Rey menariknya mendekat dan mendaratkan ciuman di pipinya .
" Rey ...jangan gitu ..banyak orang ."
" biarin ...kan disini nggak ada orang juga ."
Andin berjalan menjauh dan berdiri di depan meja rias , membetulkan rambutnya yang tadi sempat terlilit mahkota yang dikenakannya .
" kalian kenapa masih disini juga ?" Wina muncul dan nampak sewot melihat mereka berdua ada diruang ganti dari tadi .
" ini ma , tadi benerin rambut ada yang nyangkut ." Jawab Andin , masih di depan kaca rias .
" ya sudah cepetan keluar , banyak yang udah nyariin tuh ."
" iya ma , bentar ." Kali ini Rey yang menjawab .
Hari ini resepsi pernikahan mereka , sementara akad nikah nya sendiri sudah dilaksanakan kemarin , di rumah Rey .
Resepsi pernikahan mereka sendiri diadakan di hall sebuah hotel .
Tadi pagi resepsi sesi 1 sudah terlaksana dengan lancar dengan para tamu yang didominasi rekan kerja nya di kantor dan rekan bisnis papa ...serta beberapa kerabat mereka .
Untuk kali ini ,tamu hanya teman-teman terdekat mereka saja .
Andin bergegas keluar setelah selesai ...Rey mengikuti di belakangnya .
" kalian kemana aja ?" Tanya Amel begitu melihat Andin mendekat .
" ini ...habis benerin rambut tadi .."
" benerin rambut ...apa benerin yang lain ...?" Goda Rino sambil mengedipkan sebelah matanya .
" sirik loe !" Balas Rey .
" iya sirik gue ...harusnya yang nikah duluan kita ya ." Ucapnya sambil melingkarkan tangannya di bahu Amel .
" salah sendiri kelamaan ."
" Riki sama Susi mana ?" Tanya Andin .
" tuh di depan sama Tante Wina ." Sahut Amel .
Mereka semua menatap ke pintu masuk .
Riki dan Susi disana bersama Wina , tapi tak lama kemudian ...terlihat Agnes datang bersama mamanya .
Wina nampak menyapanya dan ngobrol dengan Nisa .
Hubungan mereka sudah cukup akrab lagi sekarang ,setelah waktu itu ...Nisa pun sudah bisa menerima keputusan Agnes .
__ADS_1
" nyokap loe udah berangkat ?" Tanya Rino .
" udah tadi pagi ."
Rosa hanya bisa menghadiri akad nikah mereka kemarin .
Hari ini ia harus menemani suaminya ke Malaysia .
Hubungan Rey dan mamanya sekarang pun cukup dekat lagi , sementara dengan Om Alex meski tak bisa seakrab layaknya seorang ayah , tapi mereka sekarang tak terlibat masalah lagi dan tadi pagi pun masih sempat menelponnya dan mengucapkan selamat untuk pernikahan mereka .
Mereka berkumpul di tengah ruangan ,setelah Riki ,Susi Agnes dan Tante Nisa menghampiri nya .
" selamat untuk kalian ." Agnes mengulurkan tangan , Andin mendekat dan memeluknya .
" makasih ya ." Bisiknya .
Bella berlari menghampiri dan memberikan buket bunga .
" wah ...lempar bunga nih , buat aku aja ya .." seru Amel antusias .
" nggak ...kalian kan udah nyebar undangan , nggak perlu buket bunga lagi ." Tolak Andin .
Amel memanyunkan mulutnya .
" kalau mau kasih aku juga nggak papa ." Seru Susi , yang membuat Riki langsung melotot .
" udah bosen sama yang di sebelah ?" Goda Rey .
Riki nyengir .
Andin berjalan mendekati Agnes dan menyerahkan buket bunga padanya .
" ini buat kamu aja ."
" loh beneran ?" Tanya Agnes sumringah .
" terima aja Nes ...sebentar lagi pangeran berkuda loe datang tenang aja ." Seru Rino .
" jangan pakai kuda , lama ...nggak bisa lewat tol ." Balas Riki .
Rino terbahak , Agnes melempar buket bunga ke wajahnya .
Satu jam berlalu ...
Andin menemani Rey di pojok ruangan , ngobrol dengan teman kuliahnya yang kebetulan memang baru datang .
Melihat mereka sudah pulang ...Gunawan , Wina dan Bella menghampiri mereka .
" teman kuliah kamu yang anaknya Pak Ardi nggak bisa datang ,barusan papanya nelpon ."
" oh Bagas...iya tadi udah nelpon aku juga kok ."
Gunawan mengangguk , lalu mengeluarkan amplop dari jasnya dan menyerahkannya ke Rey .
" ini buat kalian ."
" apa ?" Tanya Rey , sambil membuka amplop .
Berisi 2 ticket ke singapore .
" itu apa pa ?" Tanya Bella penasaran .
Bella mengambil ticket dari tangan Rey .
" ini buat naik pesawat ya Pa , Bella mau juga ..." Bella nampak mengamati dan mulai mengeja tulisan yang tertulis disana .
" eh nggak itu buat kakak." Sela Wina .
" tapi aku mau ikut kakak .." rengeknya .
" nggak boleh ." Tolak Wina lagi ." Kakaknya kan mau honey moon ."
" honey moon apa ma ...?"
Wina dan Gunawan saling bertatapan .
" jalan-jalan ." Jawab Rey . " Bella mau ikut ?" Tawarnya .
" mau ..." jawab Bella antusias ." Bella mau jalan-jalan juga .
Rey merogoh saku jasnya dan mengeluarkan 3 ticket disana .
__ADS_1
Gunawan nampak terkejut .
" kenapa kamu bisa ada ticket yang sama juga , jadi kamu tahu papa beli ticket ini ?" Tanyanya heran .
" iya tau lah ." Rey cengengesan ." Tapi papa beli cuma 2 , jadi ini aku tambahin lagi ."
" loh kenapa banyak gitu ?" Tanya Wina kali ini .
" ya ini kan 5 , pas kan ...kita berangkat bersama ."
" Rey ...kalian kesana kan mau honeymoon , masak kita semua ikut sih ."
" ya nggak papa , enakan rame-rame , ya nggak ?" Tanya Rey menengok ke Andin .
Andin mengangguk ." Sama Bella biar rame ya ."
" horeee..." Bella meloncat kegirangan , sambil memeluk Andin .
Gunawan menatap jam ditangannya .
" kita pulang duluan ya , kayaknya udah nggak ada tamu lagi ini ." Seru Gunawan .
" kenapa nggak bareng aja habis ini ." Balas Rey .
" heh nggak , ngapain bareng ." Wina mendekati Rey dan memasukkan key card di kantong jas nya .
" kalian malam ini disini aja , ntar diganggu Bella kalau dirumah ." Bisiknya di telinga Rey .
Rey nyengir sambil menatap mamanya .
" Bella yuk pulang ." Ajak Wina .
" aku bareng kakak aja ."
" eh kakak masih ada tamu tuh ...kita duluan nanti kakak nyusul yah ." Bujuknya dan Bella akhirnya mau , meski dengan bibir manyun .
Andin berdiri di balkon kamar .
Hari ini cukup capek setelah seharian harus sibuk menyambut tamu .
Ia menengok ke bawah , menatap kolam renang yang terhampar luas hampir separuh bagian samping hotel .
Nampak sepi dibawah , hanya cahaya lampu yang menghidupkan suasana .
Sudah pukul 22.00 sekarang .
Ia merapatkan baju tidurnya , udara cukup dingin malam ini .
" lagi ngapain ?"
Ia berbalik , Rey sudah berdiri di depannya .
Sekarang ...mereka bisa berada di dalam satu kamar yang sama .
Status mereka pun sudah menjadi suami istri ..
Ini semua seperti mimpi ...dulu ia sama sekali tak pernah membayangkan bisa berada sampai di titik sekarang .
Hubungan mereka cukup rumit ...setelah pernah dekat , mereka harus berpisah selama 6 tahun dan setelah itu ...mereka bertemu lagi dan bisa sampai disini .
Ini takdir jodoh yang sangat indah buat mereka .
Setelah cukup banyak cobaan dan halangan pada akhirnya , semesta kembali menyatukan mereka lagi .
Andin menggeleng .
Rey mendekat dan melingkarkan tangan di pinggang Andin .
Perlahan ia mendekat dan mengecup bibirnya .
" sekarang udah boleh kan ?" Tanya Rey , berbisik mesra di telinganya .
Andin hanya tersenyum .
Rey memeluknya erat , meluapkan semua perasaan yang selama ini berkecamuk di hatinya .
Mengikat cinta yang telah tumbuh cukup lama itu ...dan menjaganya agar jangan sampai terpisahkan lagi .
Rey tersenyum ..menatap istrinya ..air matanya jatuh perlahan .
__ADS_1
Kebahagiaan ini sangat terasa buatnya , setelah sekian lama , akhirnya mereka bersama...lalu ia kembali mengecup bibir lembut itu ...berharap sosok di depannya itu menjadi yang pertama dan terakhir dalam hidupnya .
~ THE END ~