PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
125 (the end)


__ADS_3

Satu bulan kemudian ...


" kakak cantik banget ." Bella menghampirinya . Dengan memamerkan juga dress panjang warna putih yang dikenakannya .


" Bella juga cantik .." puji Andin ,sambil membetulkan mahkota yang dikenakan gadis kecil itu .


" Bellaaaa..."


Bella menoleh , nampak Wina di kejauhan melambaikan tangan padanya .


" Bella dipanggil mama tuh ."


Bella mengangguk ,lalu berlari menghampiri mamanya .


" hai cantik ..." Rey tiba-tiba berbisik di telinganya ,membuatnya terperanjat .


" Rey ...jangan bikin kaget ..!" Sentaknya .


" ih kenapa jadi galak kamu ...harusnya manggilnya itu berubah dong ...sayang atau beb atau apa gitu ..."


Andin meringis ." Nggak usah kayak abg ." Sindirnya .


" emang kita masih abg .."


Andin terbahak ." Abg 7 tahun yang lalu ..."


" yang penting cakepnya kayak masih abg kan ." Rey mendekatkan wajahnya .


" mau ngapain ?" Tanya Andin kaget , sambil menjauhkan wajahnya , tapi Rey menariknya mendekat dan mendaratkan ciuman di pipinya .


" Rey ...jangan gitu ..banyak orang ."


" biarin ...kan disini nggak ada orang juga ."


Andin berjalan menjauh dan berdiri di depan meja rias , membetulkan rambutnya yang tadi sempat terlilit mahkota yang dikenakannya .


" kalian kenapa masih disini juga ?" Wina muncul dan nampak sewot melihat mereka berdua ada diruang ganti dari tadi .


" ini ma , tadi benerin rambut ada yang nyangkut ." Jawab Andin , masih di depan kaca rias .


" ya sudah cepetan keluar , banyak yang udah nyariin tuh ."


" iya ma , bentar ." Kali ini Rey yang menjawab .



Hari ini resepsi pernikahan mereka , sementara akad nikah nya sendiri sudah dilaksanakan kemarin , di rumah Rey .


Resepsi pernikahan mereka sendiri diadakan di hall sebuah hotel .


Tadi pagi resepsi sesi 1 sudah terlaksana dengan lancar dengan para tamu yang didominasi rekan kerja nya di kantor dan rekan bisnis papa ...serta beberapa kerabat mereka .


Untuk kali ini ,tamu hanya teman-teman terdekat mereka saja .



Andin bergegas keluar setelah selesai ...Rey mengikuti di belakangnya .


" kalian kemana aja ?" Tanya Amel begitu melihat Andin mendekat .


" ini ...habis benerin rambut tadi .."


" benerin rambut ...apa benerin yang lain ...?" Goda Rino sambil mengedipkan sebelah matanya .


" sirik loe !" Balas Rey .


" iya sirik gue ...harusnya yang nikah duluan kita ya ." Ucapnya sambil melingkarkan tangannya di bahu Amel .


" salah sendiri kelamaan ."


" Riki sama Susi mana ?" Tanya Andin .


" tuh di depan sama Tante Wina ." Sahut Amel .


Mereka semua menatap ke pintu masuk .


Riki dan Susi disana bersama Wina , tapi tak lama kemudian ...terlihat Agnes datang bersama mamanya .


Wina nampak menyapanya dan ngobrol dengan Nisa .


Hubungan mereka sudah cukup akrab lagi sekarang ,setelah waktu itu ...Nisa pun sudah bisa menerima keputusan Agnes .

__ADS_1


" nyokap loe udah berangkat ?" Tanya Rino .


" udah tadi pagi ."


Rosa hanya bisa menghadiri akad nikah mereka kemarin .


Hari ini ia harus menemani suaminya ke Malaysia .


Hubungan Rey dan mamanya sekarang pun cukup dekat lagi , sementara dengan Om Alex meski tak bisa seakrab layaknya seorang ayah , tapi mereka sekarang tak terlibat masalah lagi dan tadi pagi pun masih sempat menelponnya dan mengucapkan selamat untuk pernikahan mereka .


Mereka berkumpul di tengah ruangan ,setelah Riki ,Susi Agnes dan Tante Nisa menghampiri nya .


" selamat untuk kalian ." Agnes mengulurkan tangan , Andin mendekat dan memeluknya .


" makasih ya ." Bisiknya .


Bella berlari menghampiri dan memberikan buket bunga .


" wah ...lempar bunga nih , buat aku aja ya .." seru Amel antusias .


" nggak ...kalian kan udah nyebar undangan , nggak perlu buket bunga lagi ." Tolak Andin .


Amel memanyunkan mulutnya .


" kalau mau kasih aku juga nggak papa ." Seru Susi , yang membuat Riki langsung melotot .


" udah bosen sama yang di sebelah ?" Goda Rey .


Riki nyengir .


Andin berjalan mendekati Agnes dan menyerahkan buket bunga padanya .


" ini buat kamu aja ."


" loh beneran ?" Tanya Agnes sumringah .


" terima aja Nes ...sebentar lagi pangeran berkuda loe datang tenang aja ." Seru Rino .


" jangan pakai kuda , lama ...nggak bisa lewat tol ." Balas Riki .


Rino terbahak , Agnes melempar buket bunga ke wajahnya .


Satu jam berlalu ...


Andin menemani Rey di pojok ruangan , ngobrol dengan teman kuliahnya yang kebetulan memang baru datang .


Melihat mereka sudah pulang ...Gunawan , Wina dan Bella menghampiri mereka .


" teman kuliah kamu yang anaknya Pak Ardi nggak bisa datang ,barusan papanya nelpon ."


" oh Bagas...iya tadi udah nelpon aku juga kok ."


Gunawan mengangguk , lalu mengeluarkan amplop dari jasnya dan menyerahkannya ke Rey .


" ini buat kalian ."


" apa ?" Tanya Rey , sambil membuka amplop .


Berisi 2 ticket ke singapore .


" itu apa pa ?" Tanya Bella penasaran .


Bella mengambil ticket dari tangan Rey .


" ini buat naik pesawat ya Pa , Bella mau juga ..." Bella nampak mengamati dan mulai mengeja tulisan yang tertulis disana .


" eh nggak itu buat kakak." Sela Wina .


" tapi aku mau ikut kakak .." rengeknya .


" nggak boleh ." Tolak Wina lagi ." Kakaknya kan mau honey moon ."


" honey moon apa ma ...?"


Wina dan Gunawan saling bertatapan .


" jalan-jalan ." Jawab Rey . " Bella mau ikut ?" Tawarnya .


" mau ..." jawab Bella antusias ." Bella mau jalan-jalan juga .


Rey merogoh saku jasnya dan mengeluarkan 3 ticket disana .

__ADS_1


Gunawan nampak terkejut .


" kenapa kamu bisa ada ticket yang sama juga , jadi kamu tahu papa beli ticket ini ?" Tanyanya heran .


" iya tau lah ." Rey cengengesan ." Tapi papa beli cuma 2 , jadi ini aku tambahin lagi ."


" loh kenapa banyak gitu ?" Tanya Wina kali ini .


" ya ini kan 5 , pas kan ...kita berangkat bersama ."


" Rey ...kalian kesana kan mau honeymoon , masak kita semua ikut sih ."


" ya nggak papa , enakan rame-rame , ya nggak ?" Tanya Rey menengok ke Andin .


Andin mengangguk ." Sama Bella biar rame ya ."


" horeee..." Bella meloncat kegirangan , sambil memeluk Andin .


Gunawan menatap jam ditangannya .


" kita pulang duluan ya , kayaknya udah nggak ada tamu lagi ini ." Seru Gunawan .


" kenapa nggak bareng aja habis ini ." Balas Rey .


" heh nggak , ngapain bareng ." Wina mendekati Rey dan memasukkan key card di kantong jas nya .


" kalian malam ini disini aja , ntar diganggu Bella kalau dirumah ." Bisiknya di telinga Rey .


Rey nyengir sambil menatap mamanya .


" Bella yuk pulang ." Ajak Wina .


" aku bareng kakak aja ."


" eh kakak masih ada tamu tuh ...kita duluan nanti kakak nyusul yah ." Bujuknya dan Bella akhirnya mau , meski dengan bibir manyun .


 


Andin berdiri di balkon kamar .


Hari ini cukup capek setelah seharian harus sibuk menyambut tamu .


Ia menengok ke bawah , menatap kolam renang yang terhampar luas hampir separuh bagian samping hotel .


Nampak sepi dibawah , hanya cahaya lampu yang menghidupkan suasana .


Sudah pukul 22.00 sekarang .


Ia merapatkan baju tidurnya , udara cukup dingin malam ini .


" lagi ngapain ?"


Ia berbalik , Rey sudah berdiri di depannya .


Sekarang ...mereka bisa berada di dalam satu kamar yang sama .


Status mereka pun sudah menjadi suami istri ..


Ini semua seperti mimpi ...dulu ia sama sekali tak pernah membayangkan bisa berada sampai di titik sekarang .


Hubungan mereka cukup rumit ...setelah pernah dekat , mereka harus berpisah selama 6 tahun dan setelah itu ...mereka bertemu lagi dan bisa sampai disini .


Ini takdir jodoh yang sangat indah buat mereka .


Setelah cukup banyak cobaan dan halangan pada akhirnya , semesta kembali menyatukan mereka lagi .


Andin menggeleng .


Rey mendekat dan melingkarkan tangan di pinggang Andin .


Perlahan ia mendekat dan mengecup bibirnya .


" sekarang udah boleh kan ?" Tanya Rey , berbisik mesra di telinganya .


Andin hanya tersenyum .


Rey memeluknya erat , meluapkan semua perasaan yang selama ini berkecamuk di hatinya .


Mengikat cinta yang telah tumbuh cukup lama itu ...dan menjaganya agar jangan sampai terpisahkan lagi .


Rey tersenyum ..menatap istrinya ..air matanya jatuh perlahan .

__ADS_1


Kebahagiaan ini sangat terasa buatnya , setelah sekian lama , akhirnya mereka bersama...lalu ia kembali mengecup bibir lembut itu ...berharap sosok di depannya itu menjadi yang pertama dan terakhir dalam hidupnya .


~ THE END ~


__ADS_2