
Pulang sekolah ... Rey sudah memarkir motornya di depan gerbang , sesekali ia melongok ke dalam .
" kenapa belum keluar juga ?" tanyanya dalam hati.
Ia harus bicara sekarang juga ,sebelum semua masalah semakin melebar nantinya.
Sekali lagi ia menatap jam ditangannya . Sudah 10 menit setelah bel pulang sekolah , apa kelasnya ada pelajaran tambahan..?
Ia menghela nafas lega , tatkala dilihatnya dikejauhan beberapa anak ipa sudah ditangga lantai dasar.
Tak lama orang yang ditunggunya berjalan ke gerbang , dia tersenyum senang melihat siapa yang menunggunya , ketika diliatnya tadi Rey melambaikan tangan padanya.
" kenapa Rey ?" tanya Agnes girang .
" gue mau bicara sama loe .. kita ke cafetaria yang diujung sana .. " Rey menunjuk tangannya kedepan .
" ok. " Agnes mengangguk , lalu mengambil helm dari tangan Rey dan segera naik ke boncengannya .
" di dalam aja ya " mereka sampai di cafetaria dan memilih duduk di meja tengah.
" lemon tea aja mbak ." pesan Agnes begitu waiters menghampiri mereka ." kamu apa Rey ..?"
" sama.." jawabnya pendek.
" ya udah 2 mbak.."
Rey masih diam , ia coba mencari kata-kata yang pas untuk bicara dengan Agnes.
" Nes.."
" iya .."
" loe pernah kesini sebelumnya ?"
Agnes menatapnya heran. " ya sering sih , kan nggak jauh juga dari sekolah."
" loe pernah kesini sama Andin ?"
Agnes melengos , ia tahu arah pembicaraan Rey kemana kali ini . Mungkin Andin sudah mengadu sama Rey soal kejadian kemarin. Bisa jadi dia juga sudah mendramatisir cerita ,karena sekarang dilihatnya raut wajah Rey berubah.
" nggak pernah !" jawabnya sinis.
" oh ya ... " Rey menatapnya . " tapi loe pernah ketemu sama Andin disini kan ?" cecarnya.
__ADS_1
Agnes diam.
" Nes ..?"
" kenapa sih Rey , nggak penting kali !"
" nggak penting ?" Rey mencibirnya. " apa yang udah loe lakuin ke Andin kemarin..?"
Agnes menarik nafas panjang ." kenapa ? Andin udah ngadu yang nggak-nggak ke kamu ?"
" Andin nggak pernah cerita apa-apa sama gue .."
" nggak mungkin !!"
" terserah ... yang penting gue cuma mau tanya , maksud loe apa berbuat gitu sama Andin ?"
" ya emang dia pantes digituin." jawabnya sinis.
" maksud loe apa ?"
" biar dia nggak kecentilan lagi , harusnya dia sadar diri .."
" cukup Nes .." Rey memukul meja ."loe nggak berhak bilang gitu soal Andin !!"
" memangnya kenapa kalau belain Andin heeeh ? masalah buat loe ?"
Agnes menatapnya nanar . " Rey kok loe gitu sekarang .." matanya mulai berkaca-kaca.
" kalau loe nggak nyari masalah sama Andin juga gue nggak bakal marah sama loe gini !!"
Agnes hanya diam , nggak mungkin juga ia mengakui perasaannya ke Rey sekarang . Rey jadi sangat emosi dan pasti membencinya . Semua gara-gara Andin , kalau dia nggak muncul di hidupnya Rey , nggak mungkin Rey bersikap begini padanya.
" Agnes ." ia berbalik ketika ada yang memanggil namanya .
" mama. " ucapnya terkejut melihat mamanya tiba-tiba ada dibelakangnya . Seseorang disamping mamanya tersenyum ." tante Rosa." sapanya .
" kalian lagi disini juga rupanya."
Rey berdiri dan bersalaman dengan mereka berdua.
" ya udah gabung disini aja . " ucap Agnes , lalu mereka berdua pun mengangguk setuju.
" Rey, gimana kabarnya ? lama nggak ketemu .."
__ADS_1
" baik tante."
" kalian senang dong ya bisa satu sekolah lagi ?"
" seneng dong ma ." sambung Agnes . " Riki sama Rino juga sekolah disini kok."
" oh ya , enak dong ,bisa kemana-mana bareng lagi."
Agnes tersenyum.
" tante Rosa apa kabar ?"
" baik , Nes .. tante juga senang kamu sama Rey bisa satu sekolah lagi .."
" Rey sekarang tambah ganteng ya ." puji Nisa.
" iya dong ... anak siapa dulu ." sela Rosa , lalu mereka tertawa.
Nisa lalu memandangi Rey dan Agnes bergantian .
" kalau dilihat-lihat kalian berdua cocok juga ya ."
Rosa menatap sahabatnya itu . " maksud kamu kita besanan nih ?"
mendengar itu Agnes tersenyum malu-malu.
" kita nggak ada apa-apa tante , cuma teman aja ."
Nisa menatapnya heran . " memangnya kamu sudah punya pacar ?"
Rey diam.
" oh iya mama ingat ...." seru Rosa tiba-tiba. " kemarin pas kalian di cafe sama papa dan tante Wina... cewek yang sama kamu itu siapa ?"
pertanyaan Rosa membuat Agnes penasaran . " siapa tante ?"
" tante juga nggak sempat kenalan sih..tapi dia rambutnya panjang pakai kacamata ."
Seketika raut wajah Agnes berubah masam.
" memangnya itu pacar kamu Rey ?"
Rey tersenyum tanpa menjawab pertanyaan mamanya.
__ADS_1
Agnes semakin dongkol . Apa hubungan mereka udah sedekat itu ... sampai Rey memperkenalkan Andin ke Papanya .