PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
66


__ADS_3

Pulang sekolah ... Rey sudah memarkir motornya di depan gerbang , sesekali ia melongok ke dalam .


" kenapa belum keluar juga ?" tanyanya dalam hati.


Ia harus bicara sekarang juga ,sebelum semua masalah semakin melebar nantinya.


Sekali lagi ia menatap jam ditangannya . Sudah 10 menit setelah bel pulang sekolah , apa kelasnya ada pelajaran tambahan..?


Ia menghela nafas lega , tatkala dilihatnya dikejauhan beberapa anak ipa sudah ditangga lantai dasar.


Tak lama orang yang ditunggunya berjalan ke gerbang , dia tersenyum senang melihat siapa yang menunggunya , ketika diliatnya tadi Rey melambaikan tangan padanya.


" kenapa Rey ?" tanya Agnes girang .


" gue mau bicara sama loe .. kita ke cafetaria yang diujung sana .. " Rey menunjuk tangannya kedepan .


" ok. " Agnes mengangguk , lalu mengambil helm dari tangan Rey dan segera naik ke boncengannya .


" di dalam aja ya " mereka sampai di cafetaria dan memilih duduk di meja tengah.


" lemon tea aja mbak ." pesan Agnes begitu waiters menghampiri mereka ." kamu apa Rey ..?"


" sama.." jawabnya pendek.


" ya udah 2 mbak.."


Rey masih diam , ia coba mencari kata-kata yang pas untuk bicara dengan Agnes.


" Nes.."


" iya .."


" loe pernah kesini sebelumnya ?"


Agnes menatapnya heran. " ya sering sih , kan nggak jauh juga dari sekolah."


" loe pernah kesini sama Andin ?"


Agnes melengos , ia tahu arah pembicaraan Rey kemana kali ini . Mungkin Andin sudah mengadu sama Rey soal kejadian kemarin. Bisa jadi dia juga sudah mendramatisir cerita ,karena sekarang dilihatnya raut wajah Rey berubah.


" nggak pernah !" jawabnya sinis.


" oh ya ... " Rey menatapnya . " tapi loe pernah ketemu sama Andin disini kan ?" cecarnya.

__ADS_1


Agnes diam.


" Nes ..?"


" kenapa sih Rey , nggak penting kali !"


" nggak penting ?" Rey mencibirnya. " apa yang udah loe lakuin ke Andin kemarin..?"


Agnes menarik nafas panjang ." kenapa ? Andin udah ngadu yang nggak-nggak ke kamu ?"


" Andin nggak pernah cerita apa-apa sama gue .."


" nggak mungkin !!"


" terserah ... yang penting gue cuma mau tanya , maksud loe apa berbuat gitu sama Andin ?"


" ya emang dia pantes digituin." jawabnya sinis.


" maksud loe apa ?"


" biar dia nggak kecentilan lagi , harusnya dia sadar diri .."


" cukup Nes .." Rey memukul meja ."loe nggak berhak bilang gitu soal Andin !!"


" memangnya kenapa kalau belain Andin heeeh ? masalah buat loe ?"


Agnes menatapnya nanar . " Rey kok loe gitu sekarang .." matanya mulai berkaca-kaca.


" kalau loe nggak nyari masalah sama Andin juga gue nggak bakal marah sama loe gini !!"


Agnes hanya diam , nggak mungkin juga ia mengakui perasaannya ke Rey sekarang . Rey jadi sangat emosi dan pasti membencinya . Semua gara-gara Andin , kalau dia nggak muncul di hidupnya Rey , nggak mungkin Rey bersikap begini padanya.


" Agnes ." ia berbalik ketika ada yang memanggil namanya .


" mama. " ucapnya terkejut melihat mamanya tiba-tiba ada dibelakangnya . Seseorang disamping mamanya tersenyum ." tante Rosa." sapanya .


" kalian lagi disini juga rupanya."


Rey berdiri dan bersalaman dengan mereka berdua.


" ya udah gabung disini aja . " ucap Agnes , lalu mereka berdua pun mengangguk setuju.


" Rey, gimana kabarnya ? lama nggak ketemu .."

__ADS_1


" baik tante."


" kalian senang dong ya bisa satu sekolah lagi ?"


" seneng dong ma ." sambung Agnes . " Riki sama Rino juga sekolah disini kok."


" oh ya , enak dong ,bisa kemana-mana bareng lagi."


Agnes tersenyum.


" tante Rosa apa kabar ?"


" baik , Nes .. tante juga senang kamu sama Rey bisa satu sekolah lagi .."


" Rey sekarang tambah ganteng ya ." puji Nisa.


" iya dong ... anak siapa dulu ." sela Rosa , lalu mereka tertawa.


Nisa lalu memandangi Rey dan Agnes bergantian .


" kalau dilihat-lihat kalian berdua cocok juga ya ."


Rosa menatap sahabatnya itu . " maksud kamu kita besanan nih ?"


mendengar itu Agnes tersenyum malu-malu.


" kita nggak ada apa-apa tante , cuma teman aja ."


Nisa menatapnya heran . " memangnya kamu sudah punya pacar ?"


Rey diam.


" oh iya mama ingat ...." seru Rosa tiba-tiba. " kemarin pas kalian di cafe sama papa dan tante Wina... cewek yang sama kamu itu siapa ?"


pertanyaan Rosa membuat Agnes penasaran . " siapa tante ?"


" tante juga nggak sempat kenalan sih..tapi dia rambutnya panjang pakai kacamata ."


Seketika raut wajah Agnes berubah masam.


" memangnya itu pacar kamu Rey ?"


Rey tersenyum tanpa menjawab pertanyaan mamanya.

__ADS_1


Agnes semakin dongkol . Apa hubungan mereka udah sedekat itu ... sampai Rey memperkenalkan Andin ke Papanya .


__ADS_2