PERTAMA DAN TERAKHIR

PERTAMA DAN TERAKHIR
96


__ADS_3

satu bulan kemudian...


Ballroom Hotel Angkasa .


Wina tampak anggun dengan baju pengantin warna gold .Rambut tergulung rapi ke atas , dengan mahkota warna senada .


Gunawan berdiri di sampingnya dengan jas hitam .


Akad nikah sudah diadakan tadi pagi di hotel ini juga .


Untuk resepsi hanya ada 200 undangan , karena mereka hanya mengundang teman dan rekan kerja terdekat saja .


" selamat ya buat kalian ." Rosa datang sendiri kali ini ,tanpa ditemani Alex .Sekarang suaminya itu memang sedikit menjaga jarak dengan keluarga mantan suaminya ini .Setelah beberapa kejadian yang terjadi belakangan ini antara suaminya dan Rey , ia lebih setuju keadaan seperti sekarang .Mungkin memang susah untuk mendekatkan mereka berdua .


" makasih mbak ." jawab Wina , dengan senyum yang terus mengembang dari mulutnya dari tadi .


Setelah bersalaman dengan mempelai , Rosa menikmati beberapa hidangan di sana .


Sambil menikmati makanan , ia melihat sekeliling .Tadi ia melihat Rey tak jauh dari sini , sedang berbicara dengan salah satu teman Mas Gunawan yang kebetulan dikenalnya , tapi sekarang kenapa nggak ada .


Sejak hari itu pun , saat ia memarahi Andin .Rey bersikap sedikit berbeda .Setiap mengajaknya bertemu , selalu saja ada alasan untuk menolak .


Berada di sini membuatnya tak merasa nyaman , karena ia tak mengenal tamu-tamu yang datang .Setidaknya ia tadi berharap Rey akan menemaninya saat disini , tapi nyatanya ...untuk bertemu saja tidak .


Setelah menghabiskan makanannya , ia memilih untuk pulang terlebih dulu .


" ayo ." ajak Rey , Andin sedang berbicara dengan Susi dan Riki di pojok ruangan .


" kemana ?" tanya Andin heran .


" udah ikut aja ." Rey langsung menarik tangannya .


Riki dan Susi yang melihatnya hanya tertawa , sementara itu di satu kursi belakang , Rino masih sibuk dengan semangkok ice cream yang tadi diambilnya .


" ya ampun , loe habisin ice cream semangkok , nggak sakit tuh perut ." sindir Riki .


" No , mending loe minta plastik deh , bungkus buat di rumah ." ejek Susi .

__ADS_1


" Rese loe !" Rino manyun .


Rey ternyata menemui salah satu fotografer yang sedang ada di sudut , sementara satu teman lainnya masih sibuk di depan .


" Mas .." panggil Rey ." bisa minta tolong fotoin ."


Orang itu menoleh dan mengangguk setuju .


" Rey aku nggak mau ." seru Andin.


" udah , mumpung kita pakai baju couple gini kan ."


Lalu orang itu mulai mengarahkan gaya kepada mereka .


" udah ya ." ucap Andin setelah mereka beberapa kali take tadi .


" ya udah kita makan aja sekarang ."


" Rey ."


Rey menengok , di sana sudah berdiri Agnes .Entah sudah berapa lama , karena ia juga tak memperhatikannya tadi .


Tanpa menjawab , Rey menggandeng tangan Andin dan segera pergi dari sana .


Agnes terlihat sangat kesal , lalu menghampiri mamanya .


Tepat pukul 20.00 acara selesai .Semua berjalan lancar .


Para tamu sudah mulai meninggalkan tempat .


Wina dan Gunawan nampak sedang berbicara dengan salah satu tamu undangan .


Setelah melihat nya pergi , Rey berjalan mendekati mereka .


" Pa ." panggilnya .


Gunawan menoleh ." iya .."

__ADS_1


Rey mengeluarkan amplop dari saku kemejanya , lalu memberikan ke papanya .


" ini apa ?" tanya Gunawan , lalu membukanya , ternyata dua tiket pesawat ke Bali .


Gunawan memberikannya ke Wina .


" kok cuma dua ?" tanya Wina


" lah emang mau sama siapa lagi ?" tanya Rey heran .


" kamu nggak ikut ?" Wina menatapnya .


Rey menggeleng ." jadi obat nyamuk ntar di sana ."


Wina terbahak .


" ya udah , makasih ya ." Gunawan menepuk pundaknya .


Rey mengangguk .


" Rey makasih ya ." ucap Wina juga .


" iya tante .."


" kok tante ..." protes Gunawan .


Rey menatap papanya ." kenapa ?"


" kan kita sudah menikah , kok masih panggil tante ?"


Wina menyikut lengan Gunawan ." udah nggak usah dengerin papa kamu ." Sergahnya .Untuk sekarang Wina hanya ingin memposisikan diri sewajarnya untuk Rey , dengan Rey merestui hubungan mereka saja cukup membuatnya bahagia .


" iya ...mama ."


Gunawan dan Wina nampak terkejut .Mereka saling berpandangan .


" benar kamu mau panggil mama ?" tanya Gunawan memastikan .

__ADS_1


" iya ...emang harus panggil apa ? bunda , ibu ,atau ..."


Wina mendekat dan langsung memeluknya ." makasih ya ." ucapnya senang .


__ADS_2