
" Andin ." panggilnya dari dalam mobil .
Andin yang baru keluar gerbang , menunduk memperhatikan seseorang yang ada di dalam mobil , yang terparkir di sebrang jalan depan gerbang sekolah .
" tante Wina ." ucapnya pelan .
Lalu ia menyebrang dan berjalan mendekat ke mobil .
" ada apa tante ?"
" ikut tante yuk ."
" kemana ?"
" udah masuk aja ."
Meski sedikit ragu , Andin mengangguk juga dan langsung masuk ke mobil .
" nanti jadi ya , kan kamu udah janji anterin tante ke butik .." ucap Wina , mereka sudah ada di mobil sekarang .Seharusnya dari kemarin ,ini lewat beberapa hari ,karena kejadian waktu itu sedikit menunda kesibukannya dan sekarang ...ia baru bisa melakukannya , sekaligus untuk memperbaiki hubungan Andin dan Rey . Ia tahu beberapa hari ini Andin terus menghindar dan Rey ...terlihat jelas di wajahnya , tak ada keceriaan seperti biasanya . Iya ...keberadaan Andin sekarang memang cukup berpengaruh bagi Rey .
" tapi tante ... aku nggak enak kalau harus ketemu Rey , nanti mamanya ..."
Wina menoleh sebentar , dari balik kemudi . " udahlah ...semua udah berlalu , masa kalian harus kucing-kucingan terus begini ."
" bukannya begitu tante , aku cuma nggak enak kalau sampai nanti mamanya Rey tahu kita masih dekat ."
" udah kamu tenang aja ...kan ada tante ."
Setelah itu , tak ada percakapan diantara mereka , ternyata mereka menuju ke rumah tante Wina .
Andin turun lebih dulu setelah mobil terparkir di halaman depan .Terlihat sepi disana , yang paling penting tak ada motor Rey juga , itu yang membuatnya tenang .
" masuk yuk Ndin .."
Wina sudah berdiri disampingnya .
Mereka sampai di ruang tengah dan Wina lalu ke dapur ,Andin duduk di sofa sambil memainkan ponselnya .Tak lama Wina kembali membawa 2 gelas es sirup di nampan , lalu meletakkannya di atas meja .
__ADS_1
" kita makan dulu ya habis ini ,tante udah masak kok ."
Belum sempat Andin menjawab ,terdengar pintu depan terbuka .
Andin berbalik dan terkejut melihat siapa yang datang .
" Rey..."
Rey bergegas menghampiri mereka , Wina yang melihat kecanggungan di wajah Andin , coba mencairkan suasana .
" eh ya udah kalian disini dulu , tante siapin makan ya ."
" aku bantuin tante ." Andin berdiri , tapi Wina langsung mencegahnya ." nggak usah , udah duduk disini aja ." lalu Wina berjalan ke dapur . Meninggalkan mereka berdua di ruang tengah .
Andin kembali duduk , lalu mengambil ponsel .
Rey duduk disebelahnya , lalu menatapnya .
Andin hanya diam , pura-pura tak melihat .
" aku mau bicara dulu ..." sergahnya .
Andin balas menatapnya ." ya udah ngomong aja ."
" marah sama aku ?" tanya Rey .
Andin menggeleng .
" terus ..."
" terus apa ...?" tanya Andin balik .
" kenapa menghindar terus ...?"
" nggak kok ." jawab Andin pendek .
" nggak usah peduliin omongan mama ."
__ADS_1
" Rey ...nggak boleh gitu ."
Rey meliriknya kesal , lalu Andin mengambil lagi ponsel yang tadi dipegangnya .
" makasih ya tante , aku udah ditraktir ini ." Agnes tersenyum senang . Pulang sekolah tadi tante Rosa menelponnya dan mengajaknya bertemu .
" iya ... kamu nggak ketemu Rey tadi ?" tanya Rosa .
Mereka sedang ada di sebuah cafe , tak jauh dari sekolahnya .
" nggak sih ..tadi pas aku keluar , motornya Rey udah nggak ada ."
" oh begitu ." mereka sudah duduk di satu meja dan sudah memesan makanan baru saja ." oh iya Nes ...tante boleh tanya sesuatu sama kamu ?"
Agnes mengangguk .
" ini soal Andin ..."
" kenapa tante...?" tanya Agnes balik , merasa kesal mendengar nama itu .
" kamu bilang Andin sengaja mau deketin Rey kan ..?!
" iya tante .."
" tapi kemarin tante tanya ke Rey...katanya Rey sendiri yang malah deketin Andin ."
Agnes menatapnya ." tante ..Rey itu sudah terpengaruh semua omongan Andin ...aku juga bingung kenapa Rey jadi nurut gitu ke Andin , kayak nggak wajar aja sih ."
" maksud kamu ..?" Rosa mengernyitkan alisnya .
" ya mungkin...Andin itu pintar ngomongnya dan bisa mengambil hati Rey sampai ia mau dan seperti ngejar Andin gitu tante ..."
Rosa diam sebentar .Apa benar yang dibilang Agnes ? atau justru seperti yang dikatakan Rey kemarin , Agnes seperti ini hanya karena cemburu sama Andin , tapi apa cuma karena itu Agnes bisa menjelek-jelekkan Andin ?
Semua ini benar-benar membuatnya bingung .Siapa yang harus dipercayanya sekarang ?
__ADS_1