PUNCAK CINTA

PUNCAK CINTA
Kejutan untuk Bu Kana...


__ADS_3

"Van, nanti sepulang sekolah mampir dulu yuk ke toko kue yang ada di dekat stasiun, aku mau ngasih Mama surprise." Ucap Elsa ketika sedang berjalan di samping Ivan menuju kantin sekolah.


"Oh jadi Mama kamu hari ini ulang tahun El?" tanya Ivan tanpa menatap Elsa.


"Iya Van." Jawab Elsa sambil terus melangkahkan kakinya menuju tempat duduk yang biasa dia tempati.


Hari ini genap lima bulan mereka berdua berada di kelas sebelas. Sejak bersama dengan Ivan, membuat Elsa menjadi lebih giat belajar. Karena hal itu lah nilai-nilai pelajarannya banyak yang berubah menjadi lebih baik.


Sesuai jadwal dari sekolah bahwa pelaksanaan semester ganjil akan di laksanakan bulan depan tepat tanggal lima desember. Elsa sudah tidak sabar menanti hari libur panjang setelah semester ganjil ini.


***


Lima belas menit Bu Kana menunggu Elsa keluar dari gedung sekolahnya. Hari ini Bu Kana sengaja pulang dari rumah sakit lebih awal karena ingin mengajak Elsa merayakan ulang tahunnya di sebuah cafe tempat biasa keluarganya menghabiskan waktu bersama.


Bu Kana duduk di dalam mobilnya yang ada di sebrang jalan. Beliau menunggu mobil putrinya keluar dari area sekolah sembari memutar lagu favoritnya.


Beberapa saat kemudian Bu Kana mengerutkan keningnya karena beliau melihat Elsa keluar dari gerbang sekolah tanpa mobilnya. Beliau bertanya-tanya apa yang akan di lakukan oleh Elsa kali ini.


"Kemana mobilnya Elsa?" Tanya Bu Kana pada dirinya sendiri.


Bu Kana membuka pintu mobilnya saat akan keluar dari mobil untuk menghampiri Elsa yang masih berdiri di tempatnya, namun langkahnya terhenti ketika beliau melihat ada laki-laki berseragam sama seperti Elsa berhenti tepat di hadapan putrinya.


Terkejut, itu lah yang di rasakan Bu Kana kali ini, ketika melihat Ivan yang sedang memasangkan helm di kepala Elsa. Bu kana mencengkram setir mobilnya ketika melihat Elsa tersenyum dengan manisnya kepada Ivan.


"Ternyata selama ini Elsa membohongiku!!" Ujar Bu Kana ketika melihat Elsa naik di jok belakang motor Ivan.


Bu Kana segera melajukan mobilnya untuk mengikuti Elsa yang sudah berjalan di depannya. Tanpa di komando setetes cairan bening turun dari pelupuk mata Bu Kana karena merasakan kekecewaan yang begitu dalam kepada Elsa, apalagi ketika melihat kedua tangan Elsa yang berada di pinggang Ivan.


"Sejak kapan El kamu seperti ini..." Gumam Bu Kana sambil terus menatap Elsa yang ada di hadapannya.


Bu Kana menghentikan mobilnya ketika melihat motor Ivan memasuki tempat parkir sebuah toko roti dan kue. Beliau berhenti tak jauh dari toko itu untuk memantau apa yang akan di lakukan Elsa.

__ADS_1


"Jadi dia membeli kue ulang tahun untukku?" Gumam Bu Kana ketika melihat Elsa keluar dari toko sembari menenteng kantong yang berisi kotak kue ulang tahun.


Wajah Bu Kana memerah menahan amarah ketika melihat Ivan mengusap puncak rambut Elsa dengan tatapan penuh cintanya. Bu Kana meremas setir mobilnya dengan kuat karena begitu marah dengan kedua remaja yang tengah di mabuk asmara itu.


Mobil Bu Kana kembali berjalan di belakang motor yang sedang di kendarai oleh Ivan. Bu Kana melihat Ivan berhenti di depan stasiun kereta api yang ada di kota Mojokerto.


"Mau kemana mereka?" Tanya Bu Kana sembari terus mengawasi putrinya.


Beliau melihat Elsa turun dari jok belakang Ivan. Beliau juga kembali melihat Ivan yang membantu melepas helm yang di pakai oleh Elsa. Lagi dan lagi percikan api amarah Bu Kana tersulut ketika melihat Ivan yang mengusap pipi Elsa setelah mereka berdua saling menjabat tangan.


Ingin rasanya Bu Kana keluar dari mobilnya untuk menarik Elsa yang masih berdiri di samping Ivan namun beliau masih penasaran ada apa lagi setelah ini.


"Oh jadi Elsa memarkirkan mobilnya di dalam sana!!" Ujar Bu Kana ketika melihat Elsa yang berjalan memasuki area stasiun. Bu Kana juga melihat mobil merah Elsa ada di dalam sana.


"Berarti yang aku lihat di rumah sakit dulu benar-benar mobil Elsa." ucap Bu Kana setelah mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu.


"Jadi dari dulu Elsa sudah mengelabuhi aku dengan cara seperti ini." lanjut Bu Kana dengan air mata yang berhasil turun lagi dari pelupuk matanya.


Dengan senyum merekah yang mengembang dari bibirnya, Elsa turun dari mobilnya yang terparkir di halaman rumahnya. Entah mengapa ia enggan untuk membuka garasi mobil yang biasa ia tempati.


"Mama nanti pasti suka dengan kue ini." Ucap Elsa sambil berjalan menuju teras rumahnya.


Setelah membuka pintu rumahnya, Elsa berjalan masuk menuju dapur untuk menyimpan kue ulang tahun Bu Kana ke dalam kulkasnya. Namun langkahnya harus terhenti di ruang keluarga karena Elsa melihat Bu Kana yang berdiri sambil bersekedap dengan wajah yang memerah.


"Mama!! Mama sudah pulang??" Tanya Elsa yang sudah sampai di hadapan Bu Kana.


"Iya Mama sudah pulang sejak tadi." Ucap Bu Kana dengan wajah datarnya.


"Ada apa dengan Mama?? sepertinya ada yang tidak beres!!" Gumam Elsa dalam hatinya setelah mengamati wajah sang Mama.


Mereka berdua terdiam di tempat masing-masing dengan pandangan yang bersirobok. Elsa menjadi salah tingkah karena Bu Kana tidak melepaskan pandangan darinya.

__ADS_1


"Taruh kantong yang kamu bawa di atas meja!!" Ucap Bu Kana.


Elsa mengikuti apa yang di katakan oleh sang Mama, ia meletakkan kue yang di beli nya tadi di atas meja yang ada di ruang tamu.


"Sekarang berikan handphone dan kunci mobil kamu kepada Mama!!" Ujar Bu Kana sembari menyodorkan telapak tangannya di hadapan Elsa.


Elsa hanya diam sambil memikirkan apa yang sebenarnya terjadi dengan Bu Kana. Ia menatap Bu Kana dengan sejuta rasa penasaran yang ada dalam fikirannya.


"Cepat Elsa!!!!" Bu Kana membentak Elsa yang masih diam di tempatnya.


Elsa terhenyak ketika mendengar nada tinggi Bu Kana. Ia benar-benar terkejut mendengan sang Mama yang membentaknya. Dengan buru-buru Elsa mengeluarkan apa yang di minta oleh Bu Kana.


"Ini Ma..." Ucap Elsa sambil menyerahkan kunci mobil dan handphone nya.


Bu Kana memasukkan kedua barang Elsa ke dalam tasnya. Lalu tanpa sepatah kata pun beliau berjalan menaiki tangga menuju kamarnya. Karena penasaran Elsa pun mengikuti langkah Bu Kana.


Elsa menghentikan langkahnya di anak tangga terakhir ketika melihat Bu Kana berdiri di depan pintu kamarnya.


"Setelah makan malam, mama tunggu di ruang keluarga." Ucap Bu Kana tanpa menatap Elsa yang termangu di tempatnya.


_


_


Happy Reading kak, semoga suka♥️😍


Maaf ya baru update hari ini✌️✌️🤗


_


_

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2