
Siang ini matahari bersinar dengan semangat untuk menyinari bumi beserta isinya. Setelah bel pulang sekolah berbunyi semua siswa berhambur keluar dari kelas untuk segera pulang. Saat akan melangkahkan kaki nya tangan Ivan di tahan oleh Elsa yang masih duduk di kursi nya.
"Tunggu Van!!" Ucap Elsa sambil mengedarkan pandangan nya untuk memastikan jika semua teman nya sudah keluar dari kelas.
"Ada apa?" Tanya Ivan dengan wajah datar nya. Kemudian Elsa menyampaikan apa yang sejak tadi ada di fikiran nya. Elsa ingin siang ini ikut pulang bersama Ivan untuk belajar membaca Al-quran bersama Bunda nya Ivan.
Sejenak Ivan terdiam dan memikirkan permintaan Elsa dan akhirnya Ivan pun mengajak Elsa pulang bersama nya. Perdebatan terjadi di antara mereka berdua karena Elsa memaksa untuk ikut naik motor bersama Ivan.
Cukup lama mereka berdua berdebat di sebelah motor Ivan yang terparkir di belakang kelas. Akhirnya Ivan mengikuti keinginan Elsa yang keras kepala.
"Sana kamu tunggu di depan!!" Ucap Ivan dengan kesal tanpa melihat ke arah Elsa. Tanpa banyak bicara Elsa berjalan keluar dari gedung sekolah tak lupa ia sudah menelfon supir nya agar tidak menjemput Ia dulu.
Senyum manis terbit dari bibir Elsa ketika melihat Ivan yang keluar dari gedung sekolahnya. Setelah Ivan berhenti tepat di depan nya, Elsa segera naik di jok belakang Ivan.
Ivan mengendarai motornya dengan jantung yang berdegub kencang karena baru pertama kali ini ia membonceng seorang gadis. Dada nya semakin terasa dag dig dug tak karuan ketika kedua tangan Elsa berpegangan pada pinggang nya.
"Elsa!!! kenapa sih tangan kamu ada di situ!!" Ucap Ivan dengan suara yang sedikit keras.
"Aku takut jatuh Van!! aku gak mau ya kalau sampai aku jatuh dari motor kamu." Ucap Elsa yang setengah berteriak di belakang Ivan. Perasaan Elsa tak jauh beda dengan Ivan, jantung nya juga berpacu dengan ritme yang lebih cepat karena Elsa juga baru pertama kali se dekat ini dengan seorang laki-laki.
"Ya Tuhan kenapa jantungku rasanya mau copot!! padahal aku hanya di gonceng seorang laki-laki." Gumam Elsa dalam hati.
Perjalanan terus berlanjut sampai mereka berdua sampai di depan rumah Ivan. Elsa turun dari jok belakang Ivan sambil membenarkan rambut nya yang berantakan karena ia tidak memakai helm di kepala nya.
Elsa berdiri termangu sambil memandang rumah Ivan yang sederhana dan terasa sangat asri itu, sungguh berbeda sekali dengan rumah orangtua nya.
"Kenapa bengong?? Ayo masuk." Ucap Ivan yang berhasil membuyarkan lamunan Elsa. Tanpa menjawab Elsa berjalan di belakang Ivan.
"Van, aku tunggu disini saja ya!! Kamu bicara dulu aja sama Bunda kamu." Ucap Elsa ketika sudah sampai di depan pintu rumah Ivan.
"Ya sudah, kamu duduk aja dulu di situ!!" Ivan menunjuk kursi yang ada di teras rumah nya lalu Elsa pun duduk di kursi yang berada di sudut teras sambil mengamati bunga-bunga yang berjajar rapi di depan teras.
__ADS_1
"Assalamualaikum Bund..." Ucap Ivan setelah berhasil membuka pintu rumahnya. Ia berjalan ke dalam rumahnya untuk mencari sang Bunda.
"Waalaikumsalam!!!" jawab Bunda Nurul dari arah dapur.
Ivan menghampiri Bu Nurul ke dapur untuk memberitahukan tentang Elsa yang ingin belajar bersama Bu Nurul. Tak lupa ia mencium punggung tangan Bu Nurul dengan hormat.
"Bunda, di luar ada teman aku ingin belajar bersama Bunda..." Ucap Ivan tanpa basa-basi.
"Belajar apa Van?? belajar membaca, menulis atau mewarnai??" Seloroh Bu Nurul setelah mendengar ucapan sang putra.
"Belajar membaca Al-Quran Bund." Jawab Ivan lagi.
"Kamu jangan ngaco Van!! Bunda ini guru TK Van masak iya ngajari anak SMA." Ucap Bu Nurul sambil membersihkan meja dapurnya.
"Tolong lah dia Bund!! dia tadi pura-pura pingsan karena tidak bisa membaca Al-Quran, Ivan kasihan sama dia Bund!!" Ucap Ivan dengan suara yang pelan di belakang Bu Nurul.
"Ya sudah kamu ajak aja dia ke pak ustad, masak iya Bunda harus ngajari teman laki-laki kamu." Ucap Bu Nurul yang masih sibuk menata meja di dapurnya.
"Dia perempuan Bund..." Ucap Ivan yang berhasil menghentikan kegiatan Bu Nurul.
"Bukan Bund, Ivan gak punya pacar Bund!!" Ucap Ivan sambil menggelengkan kepala nya.
"Tolong lah Dia Bund, kasihan dia!!" Ucap Ivan lagi.
Bu Nurul diam sejenak untuk memikirkan keputusan nya, Beliau menghela nafasnya dengan berat karena merasa prihatin dengan teman Ivan ini.
"Ya sudah dimana teman kamu, Bunda akan menemui nya." Ucap Bu Nurul setelah beberapa menit berfikir.
"Ada di teras Bund." Ucap Ivan. Setelah itu Ibu dan Anak ini berjalan ke tempat Elsa berada saat ini lalu Bu nurul duduk di hadapan Elsa sedangkan Ivan masuk ke dalam rumah nya untuk mengganti baju nya.
"Bu..." Sapa Elsa sambil menganggukkan kepalanya kepada Bu Nurul.
__ADS_1
"Nama mu siapa Nak?" Tanya Bu Nurul sambil menatap Elsa. Dalam hati Bu Nurul beliau kagum dengan sosok Elsa, Selain cantik ia juga tidak malu untuk belajar membaca Al-Quran di usia yang sudah ABG ini.
"Nama Saya Elsa Bu, Saya mau belajar disini bersama Ibu." Ucap Elsa yang menjelaskan maksud kedatangannya.
"Nak, besok kalau mau belajar membaca Al-Quran bawa kerudung dan baju ganti ya, bawalah baju yang tertutup." Ucap Bu Nurul dengan lembut.
"Iya Bu..." Jawab Elsa singkat. Karena Elsa tidak membawa baju ganti, Bu Nurul hanya mengajari Elsa beberapa poin dari hukum tajwid. Mereka berdua belajar di teras rumah Ivan.
Dengan telaten Bu Nurul terus menjelaskan Elsa sampai ia benar-benar mengerti dengan apa sedang di pelajari nya saat ini. Ivan ikut duduk di samping Sang Bunda sambil mendengarkan penjelasan dari Bunda nya.
Waktu terus berlalu sampai terdengar suara adzan ashar dari masjid yang ada di dekat rumah Ivan. Dengan terpaksa Bu Nurul menghentikan pembelajaran nya karena waktu sudah sore.
"Nak, besok kita lanjutkan lagi ya. Sekarang kamu pulang dulu karena ini sudah sore."Ucap Bu Nurul yang sambil menatap Elsa.
"Iya Bu, terima kasih sudah mengajari saya hari ini." ucap Elsa sebelum Bu Nurul masuk ke dalam rumah nya.
"Van, anterin aku ke depan sekolah ya, supir aku udah nunggu di sana." Ucap Elsa sambil menatap Ivan yang sedang membaca buku kesukaannya.
"Oke, aku ambil kunci dulu..." Ucap Ivan Tanpa menatap Elsa yang ada di dekat nya.
"Dasar cowok cuek!! Bisa-bisa dia ngomong sesingkat itu tanpa menatap aku lagi!!" Gerutu Elsa dalam hati sambil menatap Ivan yang berdiri dari tempat duduknya.
_
_
_
Happy reading kak❤️ jangan lupa Like, Vote dan komen nya ya...😀😀😀😀😀
_
__ADS_1
_
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️