Rahasia Hati

Rahasia Hati
Hari Pertama Dengan Rin


__ADS_3

Saat Dave hanya mencuci muka di sungai, ada anak - anak yang jahil mendorong Dave hingga terjatuh dan basah kuyup.


 


 


Dave yang jatuh di air "Heh kalian tu"


Anak - anak tertawa meledek "Spa suruh pagi - pagi gak mandi … weeekkkk" ledekan mereka


Rin yang dari jauh melihat tertawa lepas "hahahahhhaha" wajah cantik Rin terlihat


Dave menoleh Rin ketawa dan berpikir "cantik juga gadis ini, walau dia tidak kurus namun dia tidak gendut, dia manis sekali saat tertawa seperti itu"


Rin menghampiri Dave "Eh kamu mau mandi pakai pakaian lengkap?"


Dave kaget "sapa yang mau mandi, aku mau keluar dari sini, bantu aku"


Rin kasihan melihatnya dan membantu Dave, namun Dave menarik Rin hingga tercebur "Dave …." kesal "aku kan sudah mandi, aku mau kerja bantu orang tua ku, sekarang basah kan harus ganti lagi"


Dave ketawa "hahahaha siapa suruh ngeledek orang, emang enak" Menyiram air ke Rin


"Dave jangan" ikut saling menyiram air


 


 


Mereka bermain air dan tak lama Ibu rin datang.


 


 


"Rin , kamu tu anak males ya, bukannya cepet cari uang malah main air" Ibu Rin marah


"Iya Bu maafin Rin" Rin bergegas selesai


"maaf Bu bukan Rin yang salah, yang salah saya.


Ibu Rin membentak Dave "kamu juga orang asing ngasik pengaruh buruk ke anak saya ya?"


Rin "Bu udah , Dave gak salah kok" bergegas kembali ke rumah


 


 


Dave mengikuti Rin kembali kerumah.


 


 


Dave menawarkan bantuan "Rin aku bantu ya kamu buat angkat pasir"


Rin "gak usah nanti kamu kotor"


Dave "gak aku bantu aja"


Rin "terserah mu, ini baju bapak ku, pakai aja"


Dave "iya makasih"


 


 


Setelah berganti pakaian Rin mengajak Dave ikut dengan nya.


 


 


Perjalanan mereka dari rumah ke lokasi lumayan jauh dan menyeberangi beberapa sungai kecil seperti penghubung laut dan sungai.


 


 


Dave " Rin masih jauh ya? " Kecapekan


Rin " enggak kok ntar lagi nyampe, masak cowok lemah sih segitu aja, tau gitu tadi gak usah ikut dong " menyindir Dave


" Siapa lemah, enak aja ngomong " Dave kesal dengan berpikir Guru ku sudah kasik benda yang buat aku kuat gimana mau bilang aku lemah, nie cewek gak ada manis nya gtu nunjukin suka ma aku, begini ganteng nya aku (kepedean)


Rin " kamu mikir apa? "


Dave " engga ada, mau tahu aja kamu "


Rin " kita sudah sampe, sekarang ikutin aku ya "


Dave " iya "

__ADS_1


 


 


Rin meminta pekerjaan ke sopir " om saya buruh ya? "


Sopir truk " oh iya, mulai aja "


Dave ingin ikut " om apa saya boleh ikut?"


"Boleh lah , silahkan - silahkan semakin banyak semakin bagus" Sopir truk merasa terbantu.


 


 


Mereka berdua pun mulai bekerja.


 


 


"kenapa sih kamu cewe mau kerja gini?" tanya Dave kepada Rin


Rin hanya diam saja tidak menghiraukan Dave


"hai kok kamu diem aja?"tanya Dave lagi


Rin akhirnya menjawab "kamu itu kerja, ya kerja aja jangan banyak omong" sambil kesal.


Dave merasa salut Rin seorang wanita yang pekerja keras "kamu anak berbakti ada orang tua ya" sambil memasukkan pasir pada ember.


 


 


Rin yang sedang memikul pasir tiba - tiba hampir jatuh dan Dave dengan sigap menangkap Rin yang hampir jatuh.


 


 


Rin tertolong "makasih Dave"


Dave "sama - sama Rin"


Rin melanjutkan kerjanya sepertinya dia lelah bahkan jam makan pun tiba. Dave mengajak Rin makan siang, namun Rin menolak.


 


 


 


 


Rin "maaf ya aku agak cuek dengan mu"


Dave "gak apa kok, aku biasa kalau belum kenal pasti giti"


Rin "aku cum mau bantu orang tua kui saja, aku sudah dilahirkan, di asuh, di sekolahkan, diberikan makan, jadi aku harus bantu kedua orang tua ku, semua beban berat ringan bagi ku. mungkin aku bukan anak yang di sayang menurut orang lain, tai orang tua ku adil kok. Adik - adik ku lebih di sayang wajar mereka belum ngerti beratnya hidup, nanti kalau sudah ngerti akan sama kayak aku"


Dave "aku salut sama kamu, kamu rajin sekali, aku sangat suka melihat anak berbakti seperti kamu"


Rin "ah bisa aja kamu" ternyata Dave baik juga selain dia tampan dia baik, dia mau bantu orang.


 


 


Mereka sampai rumah Rin


 


 


"Rin pulang" buka pintu rumah


"Rin kamu pasti belum makan" Bapak Rin menghampiri Rin.


Rin salim dengan tangan Bapak nya "Pak, Rin sudah makan kok , ntar kita makan bareng ya Pak …"


Dave "Pak dia bo …" terputus karena di cubit Rin


Bapak Rin "oh Dave kita makan bersama ntar ya?"


Dave "iya Pak"


 


 


Bapak Rin pergi ke dapur melanjutkan masakannya. Bapak Rin merupakan koki di tempat kerja nya.

__ADS_1


 


 


Rin berbisik kepada Dave "Dave jangan pernah bilang kesiapa pun kita tidak makan, mereka bisa sedih, kamu diam saja."


Dave "tapi kenapa kamu berbohong?"


Rin "aku gak mau orang tua ku ada yang sedih, biar semua tahu aku bahagia saja"


Dave "aku gak ngerti jalan pikir mu Rin"


Rin "udah sebelum makan bersama aku mau mandi ke sungai"


Dave "kamu berani ini sudah mulai gelap"


Rin "masih orang sampai tengah malem ada yang mandi kok, tempat wanita dan laki - laki kan beda lokasi nya"


Dave "oh iya, aku ikut deh"


Rin "kamu duluan aja, aku mau kasik ternak ku makanan"


Dave "Ternak, kamu gak capek?"


Rin "ngga kok, biasa gini"


Dave "aku ikut deh sama kamu"


Rin "terserah mu aja"


 


 


Rin memberikan ternak nya makanan, Rin juga langsung bergegas untuk mandi. Dave ikut dengan Rin namun tempat mandi mereka berbeda.


 


Rin sudah selesai mandi. Dave sudah terlebih dahulu di rumah.


Ibu Rin "Rin , Dave yuk makan bareng"


Rin "iya bu, Rin bantu siapin semua"


Dave "iya Bu, terima kasih"


 


 


Mereka semua makan bersama


 


 


"Bu disini emang selalu makan bersama ya?" Dave bertanya


"Iya Dave, kalau kita kekurangan seberapa ada jika makan bersama keluarga pasti merasa mewah , walau hanya daun ubi dan ikan teri" saut ibu Rin


Rin "emang kamu gak pernah gini Dave?"


Dave "jarang sih " sambil senyum kecil


Bapak Rin "Dave kamu kan kost ya?"


Dave "iya Pak"


"udah tinggal sini aja sambil bantu - bantu Ibu, kamu bisa tidur dengan Arim" tawaran Ibu Rin


Dave merasa kebetulan dia disini bisa dapat tempat kerja dan tempat tinggal "emang boleh Bu?


Bapak Rin "tentu boleh Dave"


Dave "terima kasih banyak Ibu, Bapak"


 


 


Dave merasa senang bisa mengenal Rin, Rin juga senang bisa lihat Dave setiap hari.


 


 


 


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Rahasia Hati". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Perjuangan CInta**

__ADS_1


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***


__ADS_2