
Malam pun tiba, Dave tidur dengan Tama, di rumah tama tidak ada kamar semua hanya ada pembatasan menggunakan kain. Tidur di lantai beralas tiker, Dave sangat kesakitan dan digigit banyak nyamuk, sedangkan melihat Tama sangat nyenyak tidur. Dave menangis karena merasa dia sangat bodoh meninggalkan kenyamanan yang diberikan orang tuanya. Bahkan dia hanya bisa mengeluh diberikan uang oleh orang tuanya, padahal disini dia harus bekerja keras untuk mendapat uang dan sesuap nasi. Dave tau dia harus kuat , namun dia sangat tidak kuat melihat keadaan yang begitu keras. “Ma, pa, maafin Dave yag gak pernah bersyukur ternyata diluar sana masih banyak yang menderita bahkan sangat menyedihkan, Dave hanya bisa membuang uang sedangkan mereka harus menerima semua keadaan dengan bahagia, entah apa yang Dave lihat ini nyata atau tidak, tapi Dave janji akan bisa sukse dan kembali pada kalian. Tuhan berikan keluarga ku kesehatan dan umur panjang, maafin segala dosa hamba mu yang bodoh ini”. Dave masih menangis dan akhirnya dia tertidur.
Pagi Tiba …
Dave kaget bangun karena sangat berisik dan jam maish menunjukkan jam 4 pagi. Dave bangun dan keluar, dia melihat semua keluarga Tama sedang bersihkan rumah dan mandi di sungai kecil. Mereka membagi - bagi tugas bersama, mereka pun langsung sembahyang. Dave sangat kaget dia yang biasa bangun di atas jam 8 pagi kini dia melihat keluarga yang kompak matahari belum terbit tapi sudah mulai bekerja. Dave merasa malu dan dia pun pergi mencari Tama. Tama sedang mencari air bersih untuk dimasak dijadikan air minum mereka.
Dave : Tam, kamu ngapain di sungai pagi - pagi?
Tama : aku cari air bersih, kalau pagi gini airnya maish bersih bisa kita rebus sampe rumah dan di masak untuk minum
Dave : kenapa gak beli air yang sudah di jual aja?
Tama : kita gak cukup untuk beli itu
Dave : kamu masak pake apa? Aku lihat gak ada gas
Tama : pake kayu bakar, abis ini kita cari kayu bakar dan nanti setelah itu baru aku ajak kamu cari kerjaan disini
Dave : (ya ampun segitunya Tama mencari sesuatu untuk keluarganya)
Tama : eh Dave kok bengong?
Dave : enggak kok …
Tama : ya udah yuk kita ke timur cari kayu bakar, kamu bisa bawa air ini?
Dave : bisa (berat sekali)
Tama : kenapa Dave?
Dave : kamu gak berat?
Tama : ini sih ringan, biasanya lebih besar aku bawa
Dave : hebat kamu Tam,
Tama : hahahaha biasa aja
Dave dan Tama mencari kayu bakar bersama, Dave sangat keberatan dan kelelahan , namun dia harus bisa membantu Tama, tidak enak sudah numpang tempat tinggal gak mau bantu keluarganya. Sesampai dirumah, adiknya sudah berangkat kerja, ibu dan bapak nya sudah ke sawah. Tama dan Dave bergegas pergi ke tempat pamannya yang memiliki proyek membangun rumah.
Tama : Paman … (memanggil di proyek)
__ADS_1
Paman : Tama , kok siang kamu dateng, ayo angkat semua batu - batu itu
Tama : iya paman, paman kenalin nie temen ku Dave, dia butuh kerja, apa masih ada yang bisa dia kerjakan?
Paman : kamu mau kerja kayak Tama?
Dave : mau Pak,
Paman : yakin? Kamu kayaknya anak orang kaya, emang bisa kerja?
Dave : ya Pak, saya bisa , pasti saya usahakan menyelesaikan pekerjaan saya dengan baik
Paman : oke , tapi jangan bikin masalah ya
Dave : iya pak
Dave membantu Tama mengangkat batu - batu besar, Tama biasa mengangkat sdangkan Dave sangat kesusahan mengangkat bahkan dia merasa tangan nya sangat sakit saat mengangkat batu - batu besar itu. Dave merasakan benar - benar susahnya mencari uang. Jam makan siang pun tiba, Tama memberikan jagung kecil ke Dave.
Dave : jagung buat apa Tama?
Tama : ini buat kamu makan siang
Tama : iya kenapa , kurang?
Dave : gak sih, ya udah aku makan
Dave sangat sedih hanya makan dengan jagung kecil ini, bahkan dia tidak merasakan apa pun di perutnya. Dave hanya menangis saat makannya. Mereka pun lanjut bekerja, bahkan Tama sangat kuat saat mereka bekerja, sedangkan Dave sangat lemah. Jam sudah menunjukkan pukul 5 Sore. mereka boleh pulang, sebelum pulang paman itu memberikan Tama uang 10 ribu sedangkan Dave hanya 7 ribu. Dave sangat sedih hanya segini yang dia dapatkan untuk pekerjaan yang dia lakukan seharian dan sangat berat ini. Dave ingin rasanya pulang menangis depan Mama nya , namun Dave masih gengsi bahwa dia bisa hidup. Tangan Dave luka - luka semua tanpa Dave rasain , setelah dia mandi di sungai baru merasakan perih pada tangannya, kulit Dave pun terbakar dan sangat perih, namun Ibu Tama memberikan minyak kelapa yang mereka buat sendiri. Dave semakin semangat di leuarga Tama, Dave di sayang bagai anak sendiri bahkan Dave diberikan perhatian yang sama dengan anaknya. Malam tiba, Dave diajak nongkrong oleh Tama di pos kamling. Disana Dave mendapatkan banyak teman yang baik terutama Pan dan yudi. Pan umurnya lebih tua dari Tama, Dave dan Yudi. Pan suka mabuk - mabukan, Yudi suka judi dan cewek. Selama ini Tama tidak pernah ikut.
Pan : Dave kita minum yuk?
Yudi : sambil main dong biar seru
Tama : saya gak ikut ya ,
Pan : iya kamu pulang dah , dave gimana?
Dave : boleh
Yudi : kamu bisa main kartu?
Dave : bisa kok
Pan : minum?
Dave : bisa
__ADS_1
Pan : ya ini temen pas ini
Dave : tapi saya gak punya uang
Pan : tenang saya yang bayarin
Tama : ya udah Dave , aku pulang duluan, aku mau istirahat
Dave : iya Tam, hati - hati ya
Tama : iya DAve , duluan ya semuanya
Dave masih disana dengan teman - teman barunya, Dave diajak minum - minum namun tidak sampai mabuk dan Dave diajak main kartu namun tidak pakai uang. Dave merasa mendapatkan hobinya di kota lagi, mereka sangat baik dengan Dave. dave semakin senang tinggal disini, semua orang disini sangat baik.
Keesokan harinya …
Dave telat bangun, dia pun bergegas mandi di sungai dan berangkat kerja dengan Tama. tama dan dave kerja seperti biasa, kali ini pekerjaan mereka lebih banyak dan susah. Dave sangat tidak kuat, Dave terjatuh dan kakinya ketimpa batu karang, disana tidak ada yang peduli dengan kaki Dave yang penuh darah, hanya Tama yang peduli dia mencarikan getah bungan Jepun dan mengisi pada kaki Dave , darah emang terhenti namun Dave tidak tahu apakah ini akan membuat infeksi. Dave hanya pasrah, Dave tetap kerja, setelah jam makan Dave mmembeli nasi 2 bungkus dengan harga 7 ribu untuk dia dan tama , namun dia sedih karena hanya mendapat nasi putih. Dave susah makannya tanpa rasa apa pun sedangkan Tama sangat bahagia dan menghabiskannnya. Dia mengeluh pada dirinya kenapa dia kuat hidup seperti ini, sedangkan Dave sudah berasa ingin mati, panas - panasan kerja namun dapat uang untuk beli nasi putih saja.
Tama : Dave kamu harus bersyukur dan ikhlas dengan semua kehidupan mu, jangan merasa menyesal dengan begitu kamu akan rasakan semuanya nikmat. Kalau kemu lebih sering mengeluh itu yang buat semua berat. Kita tidak usah minta lebih yang penting dikasik sehat itu adalah kebahagian sejati kita, rejeki sudah ada yang atur, jalani saja, nasib bisa di ubah tapi takdir tidak Dave.
Dave : kenapa kamu kuat hidup kayak gini?
Tama : demi hidup, keluarga ku gak ada punya hutang, kita hidup bahagia setiap hari bisa makan minimal 1 kali sehari , dibanding kita banyak uang tapi banyak utang keluarga tidak bahagia, mending hidup gini, kebahagiaan kita tidak bisa di ungkap kan dengan kata - kata, bagi sebagian orang ini menderita namun bagi ku dan keluarga ku ini kebahagian sejati.
Dave : makasih Tam, kamu banyak ajarin kehidupan buat aku
Tama : iya Dave, belajar jadi susah jika sudah di atas dan jadi susah lagi sudah tidak kaget Dave
Dave : iya juga sih
Dave mulai mengerti bagaimana sejatinya kita hidup di dunia, kekayaan bukan lah pandangan kita bisa hidup, namun kesehatan dan kebersamaan keluarga yang utama. Kekayaan tidak kita bawa mati, namun kita hanya bisa siapkan untuk keturunan agar bisa hidup di dunia dengan layak. Kita butuh uang untuk hidup namun hidup tidak selalu bisa bahagia dengan uang. Satu hal yang bisa buat manusia bahagia yaitu keluarga. Keluarga adalah kekuatan kita saat di bawah atau di atas. Kita lahir tanpa apa pun, mati pun kita tak bawa apa pun. Nikmati hidup dengan ikhlas dan selalu bersyukur maka semua yang kita rasakan berat menjadi ringan.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Rahasia Hati". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Perjuangan CInta
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.
__ADS_1