
*** Keluarga menyetujui ***
Bapak Rin tidak bisa menerima namun dia tidak tahu harus berbuat apa pada putrinya. Rin yang tidak tahu bahwa Dave akan senekat ini menjadi merasa bersalah kepada kedua orang tuanya. Ibu Rin sangat marah namun dia pun tidak mau menanggung malu karena perbuatan Rin yang tidak terpuji. Bapak Rin membuat sebuah keputusan yang harus Rin jalankan bersama Dave. Bapak Rin meminta Dave dan Rin kumpul di rumahnya untuk membicarakan hal ini.
Bapak Rin “Rin , Bapak sangat kecewa dengan kelakuan mu, kamu bisa melakukan hal tidak terpuji sampai kamu hamil begini, Bapak gak tahu bagaimana mau ngomong sama kalian berdua”
Dave “Pak, Dave akan tanggung jawab kepada Rin sepenuhnya”
Ibu Rin “tidak semudah itu Dave, berumah tangga bukan mainan, kalian akan susah dan kalian belum pantes untuk menikah”
Dave “saya sudah 23 tahun dan Rin sudah 20 tahun, jadi sudah tidak dibawah umur”
Bapak Rin “kalian masih sangat muda , semua nya gak pantas”
Rin “Bapak, Ibu , Rin minta maaf , mungkin emang ini jalan kehidupan Rin”
Ibu Rin “kamu gampang ngomong, nanti kamu di campakan sama Dave baru bakal tahu”
Dave “saya tidak seperti itu Bu”
Bapak Rin “sudah - sudah, saya akan berikan Rin kepada mu Dave, tapi kamu harus menikah lagi dengan adat kami”
Ibu Rin “Pak, kok malah setuju”
Bapak Rin “sudah Bu, kita sudah tidak bisa berbuat apa, perjodohan kita batal kan”
Ibu Rin “capek sama Bapak, hanya bisa belain anak yang gak guna gini”
Rin “makasih banyak Pak”
Dave “Terima kasih Pak, sudah memberikan kita restu”
Bapak dan Ibu Rin pergi tanpa berbicara apa pun, mereka tidak bisa banyak bicara, rencana Dave sudah berhasil walau mengecewakan dan kebohongan. Bapak Rin menghubungi keluarga nya untuk mengatakan perjodohan dibatalkan karena Rin sudah hamil. Keluarga di kampung sangat kecewa namun tidak bisa lagi berbuat banyak karena sudah terlanjur.
Dave dan Rin menikah lagi sesuai adat dari Rin. Rin dan Dave merasakan kebahagian namun mereka belum tahu bagaimana berat kehidupan berumah tangga. Mereka hanya memikirkan akan bisa bersama terus dan bisa merasakan cinta mereka. Mereka tidak berpikir bagaimana dengan ekonomi dalam berumah tangga, tantangan apa yang akan muncul di keluarga. Mereka hanya bisa memikirkan diri sendiri. Restu orang tua sangat berarti , jika semua dengan kebohongan dimulai maka rumah tangga mereka tidak akan bahagia. Rin pun belum terlalu banyak mengetahui mengenai Dave, Dave pun sudah banyak membohongi Rin mulai dari identitas sendiri. Rin hanya terkena rayuan dan cinta dari Dave.
*** Kebahagian ***
Rin dan Dave memutuskan untuk kost setelah acara adat pernikahan. Rin dan Dave menikah lagi menggunakan adat keluarga Rin. Bapak dan Ibu Rin tidak banyak mengundang orang hanya keluarga saja, karena menurut mereka ini tidak pantas. Rin pun di upacarakan kehamilan nya.
Acara pun selesai mereka berkumpul di ruang tamu untuk membicarakan kelanjutan dari hubungan mereka.
Dave “Ibu , Bapak kita akan pamit pergi dari sini”
Ibu Rin yang sudah tidak peduli “sana cepet pergi”
Bapak Rin “kalian mau kemana?”
Rin “Pak kita sudah menikah , kita mau kost memulai semua bersama”
Dave “Iya Bu , Pak kita mau belajar hidup mandiri”
Ibu Rin “oh bagus, pergi aja”
Rin “Ibu masih marah ya?”
Ibu Rin “saya gak peduli sama kamu”
__ADS_1
Dave “Ibu nanti kita akan buktikan bahwa kita sukses berumah tangga”
Ibu Rin “penghancur kamu”
Bapak Rin “Bu sudahlah kita ikhlaskan saja mereka berdua”
Ibu Rin “terserah Bapak” pergi meninggalkan mereka
Bapak Rin “udah kalian jangan mikirin omongan Ibu, Ibu kan emang gitu”
Rin “iya Pak, besok pagi kita mau pamit ya Pak”
Bapak Rin “iya , kalian hati - hati, selalu kasik kabar, Dave kamu harus dewasa melindungi istri dan calon anak mu”
Dave “Baik Pak, terima kasih banyak”
Ibu Rin yang mendengar semua percakapan merasa sangat sedih “Tuhan kenapa engkau berikan kami ujian begini? Rin putri pertama kami kini akan pergi dari kita, aku merasa Dave bukan laki - laki yang baik untuk Rin, tapi kenapa engkau persatukan mereka? Aku gak mau anak ku sakit hati, Rin sudah banyak memikul kesusahan selama ini, aku ingin memberikan kebahagian untuk anak ku, tapi kenapa engkau tidak mau melancarkannya malah memberikan luka buat Rin. aku tidak tahu asal usul pria itu, Rin yang masih muda sudah pasti dibohongi, kini semua aku serahkan pada engkau, berikan dia kekuatan, ketabahan dan kebahagian, Rin anak yang berbakti dan baik jagalah dia untuk ku, kali ini aku akan memberikan semua nya pada engkau, anak ku harus bahagia.”
Ibu Rin menangis , dia sangat sedih memikirkan bagaimana nanti Rin bisa hidup berkeluarga sedangkan dia jauh dari orang tuanya. Ibu Rin memang sangat keras namun seorang Ibu akan tetap melidungi anak nya.
*** Keesokan harinya ***
Pagi - pagi sekali Dave dan Rin pergi dari rumah untuk mencari kost - kost yang murah sesuai buget Dave. Ibu Rin tidak terlihat sejak pagi, mereka hanya pamit dengan Bapak Rin. Adik - adik Rin yang belum mengerti hanya sedih mengira kakak nya akan pergi jauh dan tidak kembali lagi.
Rin dan Dave mendapatkan tempat kost baru, mereka sangat bahagia bisa bersama. Rin akhirnya berhenti sekolah karena orang tua Rin tidak mau melanjutkan semua yang sudah dihancurkan oleh Rin.
Rin “sayang aku gak tamat SMA jadinya”
Dave “sudah lah, kamu gak usah kerja, biar aku aja yang kerja”
Rin “tapi sayang”
Rin “makasih banyak sayang”
Dave “kini kita akan hidup mandiri dan bersama”
Rin “iya sayang, yuk kita bersih - bersih rumah baru kita”
Dave “iya sayang, besok aku akan cari pekerjaan baru yang lebih baik dan bisa mencukupi semua kebutuhan kita”
Rin “ya sayang”
Rin dan Dave bersih - bersih rumah baru mereka, mereka bercanda sambil bersih - bersih. Mereka sangat mesra, mereka bercanda tawa yang buat mereka lupa waktu. Sore pun tiba mereka belum makan dari pagi, Dave keluar membeli nasi bungkus untuk mereka berdua. Rin membersihkan rumah nya kembali dan mandi untuk bersiap - siap makan malam dengan nasi bungkus mereka.
Rin yang sudah siap menunggu Dave, namun Dave tidak kembali sampai pukul 11 malam, Rin sangat khawatir karena sudah berjam - jam Dave pergi dan belum kembali. Rin bingung dan tetap menunggu Dave. Tak lama kemudian Dave datang tanpa membawa makanan apa pun.
Rin “sayang kamu kok lama banget?”
Dave “iya sayang tadi aku ketemu temen, besok aku udah bisa kerja jadi buruh”
Rin “tapi kenapa lama banget?”
Dave “iya sayang , aku kan ngobrol biar diajak kerja”
Rin “trus apa kamu sudah makan?”
Dave “oh udah tadi di ajak ngopi di warung langsung makan”
__ADS_1
Rin “trus?”
Dave “trus apa sayang, udah aku capek banget, aku mau tidur dulu ya, besok pagi aku harus mulai kerja untuk kita” mencium pipi Rin
Rin “iya sayang kamu tidur gih” sedikit kecewa
Rin ikut tidur di samping Dave sambil menangis, mereka tidur beralaskan tikar , Rin sangat sedih karena belum makan apa pun. Rin berharap dari Dave namun sepertinya lupa karena sudah mendapatkan kerjaan yang baru. Rin bahagia Dave akan bekerja namun dia kecewa kenapa Dave sama sekali tidak ingat dengan Rin yang belum makan apa pun dari pagi. Rin hanya diam agar tidak merusak kebahagian mereka di hari pertama mereka bersama.
Pagi pun tiba, Rin memasak nasi dan lauk untuk Dave yang akan kerja, Rin memeliki sedikit tabungan. Dave baru bangun dan segera mandi, Rin meminta Dave untuk sarapan namun Dave buru - buru dan mencium kening Rin, Dave tidak menyentuh makanan Rin sedikit pun. Rin tidak marah namun Rin tetap menjalankan pekerjaan , Rin bersih - bersih rumah. Rin pun berkenalan dengan tetangga nya. Tetangga Rin kebanyakan menjadi cewek tidak benar.
Ayu “hai kamu baru disini?”
Rin “ya aku baru kemarin disini sama suami”
Ayu “wah kayaknya penganti baru”
Rin “iya kita baru menikah”
Ayu “kamu gak kerja?”
Rin “aku ngga dikasik kerja sama suami ku”
Ayu “wah suami mu perhatian banget ya”
Rin “yah kan baru nikah”
Ayu “saya dulu nikah sama kayak kamu, tapi baru 6 bulan saya di tinggal dengan perut besar, akhirnya saya melahirkan sendiri dan anak di kampung saya cari uang merantau”
Rin “kok suami kamu tega?”
Ayu “nama nya laki kalau nemu yang bagusan ya gitu, hati - hati aja, kita wanita harus kuat kalau ngga ya kayak aku gak ada suami”
Rin “kamu pasti kecewa banget”
Ayu “ngga Rin , aku sekarang lebih bahagia kerja jadi cewek malem dapat uang banyak kirim ke kampung buat anak, sedangkan aku disini mendapatkan kenikmatan setiap kerja, kita juga bebas mau tidur ma siapa saja”
Rin “aku sih gak mau kayak gitu”
Ayu “iya Rin aku juga gak mau nasib kamu kayak aku, yang penting kamu kuat punya suami yang kampungnya mirip sama aku”
Rin “iya yu, makasih banyak ya”
Ayu “iya Rin aku mau tidur kerja semaleman jadi harus istirahat biar entar malem kuat”
Rin “iya yu, aku mau nunggu suami ku juga , siapa tahu jam istirahat dia pulang”
Ayu “ya tapi jangan terlalu berharap ya”
Rin di kost sendiri, dia menunggu Dave berharap Dave pulang untuk makan siang bersama. Rin merasa masih bahagia dengan Dave, ini adalah hari pertama Dave bekerja jadi Rin hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Dave.
***^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Rahasia Hati". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Perjuangan CInta
__ADS_1
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.