
Dave pun bermimpi jika kedua orang tua nya memanggil nya namun saat Dave dekatin dia semakin jauh. Dave terbangun dan pergi minum air, gelas yang di pegang tiba - tiba jatuh, Dave tahu ini pertanda buruk, tapi Dave tetap mencoba tenang.
Waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore, Dave ingat bahwa dia memiliki janji dengan Vivian. Dave pun bergegas mandi dan meminta ijin pada Guru nya untuk pergi. Namun Guru nya tak ada, akhirnya Dave menitipkan pesan pada Iwan. Dave pergi untuk bertemu Vivian.
Vivian : Dave (sambil melambaikan tangan)
Dave : Vivian (menghampiri Vivian)
Vivian : kamu terlambat 20 menit
Dave : maaf ya aku tadi di asrama ada tugas bersih - bersih
Vivian : ya gak apa kok,oya kita mau kemana?
Dave : kemana aja terserah mu
Vivian : dari sini kita jalan sekitar 15 menit ada bukit , disana banyak banget bintang yang bisa kita pandangin, gimana?
Dave : boleh, yuk kesana, tapi aku bawa senter satu aja
Vivian : gak apa kok cukup lagian langit terang
Dave : ya udah, yuk (memegang tangan Vivian)
Mereka menuju bukit yang dikatakan Vivian, jarak lumayan melelahkan karena jalan tanjakan. Disana lokasi sangat strategis dan sepi. Entah apa yang dipikirkan Vivian mengajak Dave sampai ketempat sepi seperti ini. Dave tidak benar -benar menyukai Vivian, di gadis cantik tapi terlalu gampangan untuk Dave sama saja dengan wanita lain yang biasa ditemukan di kota.
Vivian : dave kita sudah sampe
Dave : tempat nya bagus dan sepi banget ya
Vivian : kalau jam 8 keatas baru rame pacaran disini
Dave : trus kenapa gak jam 8 an kita kesini?
Vivian : yah kalau nanti rame gak bisa deket dong, kalau sekarang kita bisa deket
Dave : (kesempatan gue) oh iya bagus tu, duduk yuk
Vivian : yuk (memegang tangan Dave)
Dave : kenapa kamu pegang tangan ku? kamu takut?
Vivian : gak boleh ya? aku sih pengen megang aja
Dave : kamu sering gak gini sama cowok lain?
Vivian : gak, baru pertama, disini gak ada cowok ganteng kayak kamu
Dave : serius ini pertama ?
Vivin : iya (mengangguj kepala) kamu pernah suka cewek gak?
Dave : gak sih,kamu pertama cewek yang deket sama aku
Vivian : menurut mu aku seksi gak?
Dave : kamu seksi kok, semua badan mu montok
Vivian : kamu pernah nonton film dewasa?
Dave : (jelas pernah lah, itu sih kebiasaan ku di kota) belum pernah, film apa tu?
__ADS_1
Vivian : aku beberapa kali pernah nonton, bikin pingin gimana gtu
Dave : maksudnya gimana?
Vivian : kamu janji jangan pernah tinggalin aku ya? aku suka sama kamu
Dave : iya janji, aku juga suka banget sama kamu
Vivian : (meraba paha Dave) geli ya?
Dave : geli vi (gila nie cewek agresif banget, mana gue gak kuat kalau sama paha, cepet geli)
Vivian : ini yang biasa aku tonton
Dave : emang kayak gimana?
Vivian : ya kayak barusan , kamu raba - raba aku
Dave : gak ah , aku gak berani, belum pernah , aku anak asrama gak pernah lakuin itu
Vivian : coba aja, aku juga belum pernah, kita sama - sama coba
Dave : jangan Vi kamu belum kenal aku kita bru ketemu 2x
Vivian : aku suka banget sama kamu, kamu nikahin aku sekarang, aku mau
Dave : aku gak mau lakuin itu disini
Vivian : deket sini ada gubuk yang biasa anak - anak sini pakek pacaran
Dave : serius?
Vivian : yuk ikut tak tunjukin (menarik tangan Dave)
Mereka pergi gak ada 5 menit mereka sampai di gubuk yang di bicarakan.
Dave : (apaan nie kotor banget, banyak kontrasepsi lagi)
Vivian : kita disini aja ya?
Dave : iya Vi
Vivian : (memeluk Dave dan meraba dada Dave) Dave boleh aku kayak gini
Dave : (ini rejeki namanya, kasik aja dapat gratisan) boleh kok, lakuin apa yang kamu mau dan yang sudah kamu tonton, ajarin aku
Vivian : beneran? (mencium Dave dengan lembut dan mesra sambil memegang rambut Dave)
Dave : Vi apa kita gak apa disini (melepas ciuman)
Vivian : gak apa kok, nikmati aja, coba kamu taruh tangan mu disini, enak banget lo (menaruh tangan Dave di dada nya)
Dave : (oh ini membuat aku bergairah) vi kamu benar - benar punya bodi bagus dan nikmat
Vivian : aku gak nyangka begini ya rasanya?
Dave : kamu suka?
Vivian : mmmm iya …
Mereka melakukan hubungan suami istri di gubuk itu, setelah selesai mereka kembali , Dave mengantar Vivian balik pulang. Dave pun kembali ke asrama, Dave sangat menikmati mendapat wanita gampang tanpa status, dia merasa masih bisa dengan dunia nya.
__ADS_1
Keesokan paginya …
Iwan mengajak ke pasar Dave, mereka berangkat ke pasar seperti biasa, di pasar Dave melihat gadis sangat cantik berjualan sayuran, Dave menghampiri namun Iwan tidak memberikan karena menurut Iwan Dave cowok playboy yang tidak bisa dibiarkan begitu saja. Dave tidak peduli dia mengobrol dengan gadis penjual sayur. Dari kejauhan Vivian meliha Dave dengan gadis itu sedang asyik mengobrol, Vivian sangat cemburu “bagaimana bisa dia mengobrol dengan wanita lain, padahal semalam aku berikan kesucian ku padanya”. Vivian sangat kesal dan menghampiri, vivian menampar gadis itu
Vivian : eh lo gak tau diri, ganggu cowok orang (semua melihat karena di pasar)
Dave : eh Vivian lo apaan sih?
Vivian : dia mau rebut kamu dari aku Dave
Gadis : maaf Mba saya hanya mengobrol, dan cowoknya Mba duluan
Vivian : jangan banyak alasan kamu
Dave : Vivian stop … kamu itu bukan siapa - siapa aku
Vivian : apa?
Dave : kita baru kenal kita gak ada hubungan apa pun
Vivian : dave kok kamu tega sama aku? Aku berikan semuanya ke kamu dave
Dave : kamu gak tau malu, harusnya kamu gak boleh percaya sama orang baru kenal
Vivian : tega banget kami Dave, aku benci kamu (menampar dave dan langsung pergi)
Dave : aneh banget tu cewek
Gadi : kamu kenal sama dia?
Dave : baru beberapa hari , aneh emang
Gadis : oh gitu, pipi mu sakit?
Dave : gak apa kok
Iwan : ada apa nie Dave, kok pada ngumpul?
Dave : gak ada apa kok wan
Iwan : ya udah balik yuk
Dave : yuk … aku duluan ya (berpamitan dengan gadis sayuran)
Gadis : iya , makasih ya
Dave : sama - sama , kamu cantik …
Gadis sayur itu terkena godaan Dave yang playboy. Dia ingin besok bertemu dave lagi.
Disisi Vivian yang pulang kerumah sangat emosi dan kesal, dia menangis dan mengurung diri, merasa terhina oleh Dave. dave malah membela wanita sayur itu. Vivian membenci dave dan akan balas dendam dengan Dave.
Dave merasa hebat karena bisa menaklukan wanita daerah sini, menurut Dave disini terbatas cowok tampan. Guru mengetahui apa yang Dave lakukan, Guru masih diam melihat kelakuan Dave yang belum berubah. Dave seperti biasa membantu Iwan. Guru ingin merubah sifat Dave, agar dia bisa mempelajari hidup. Namun dia harus bisa membuat Dave jera.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Rahasia Hati". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Perjuangan CInta
*** Rissa dan Si Driver Ojol
__ADS_1
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.