Rahasia Hati

Rahasia Hati
Tragedi


__ADS_3

Dave sangat menyukai Cahaya dia sangat memuaskan Dave saat di ranjang. Mereka kini tinggal bersama. Dave dan temannya sudah seperti keluarga.


 


 


Malam tiba , seperti biasa Dave minum, judi dan disini Dave ada yang nantangin Judi. Mereka anak desa sebelah, mereka juga membawa senjata tajam. Dave dan teman - temannya tidak ingin bermain namun mereka menganggap remeh dengan ledekan mereka.


 


 


Mereka ada 3 orang yang bernama Bin, Pul, Pri


Bin : yuk main , lawan kita - kita


Pan : maaf kita lagi gak pengen main


Pri : cemen lo, asu kayak lo gak berani main, lo cuma jual barang lo disini berani?


Yudi : bro jangan nyari masalah disini


Dave : oke ayo kita main, gue gak takut sama anjing - anjing kayak lo


Pul : wah lo anak mana lo? Berani lo


Pan : Dave kita jangan cari perkara sama mereka


Dave : gak bisa dong mereka kasar


Yudi : Dave tenag , mending kita pergi


 


 


Tiba - tiba cahaya dateng bawa cemilan.


 


 


Cahaya : hai semua


Pan : cah lo pulang aja


Pul : eittt jangan dulu dong, gimana kalau nie cewek jadiin taruhan


Dave : anjing lo (memukul Pul)


Pul : asu mau lo apa ah?


Pan : udah - udah kita main sekarang taruhan Cahaya


Bin : gue suka nie yang gini


Cahaya : kok kalian tega sih , gue gak mau


Dave : sayang aku pasti menang, kamu ikut ya, harga diri kita nie


Cahaya : janji ya?


Dave : iya janji


Pul : eh udah dong jangan kayak bayi melow hidup lo


Yudi : oke kita mulai

__ADS_1


 


 


Mereka memulai permainan, permainan sangat sengit mereka main judi dan Cahaya sangat takut dengan nasib nya nanti. Dave dan teman - temannya kalah. Dave gak terima dia minta ulang, namun mereka gak mau.


Dave : lo curang, gue mau kita ulang


Pul : gak bisa dong, lo kalah ya kalah aja dong


Yudi : kok lo nyolot


Bin : lo nyolot , gue congkel mata lo (Bin mengeluarkan pisau dan menggores kaki Yudi


Pan : eh anjing lo, jangan gini dong, kekerasan


Pri : eh lo mau apa?


Cahaya : udah jangan bertengkar, Yudi sini aku obatin (memegang kaki yudi)


Yudi : gak apa cahaya , luka dikit (yudi langsung menghantam Bin sehingga mulutnya berdarah)


Dave : (menarik cahaya) lo pulang karang kasik tau tama


Cahaya : iya Dave


Pul : (menarik rambut cahaya sehingga terjatuh dan menyeretnya)


Cahaya : sakiiiiitttttttttttt ….. Dave …. Tolong …


Dave : (mengambil balok kayu memukul Pul) anjing looo


Pan : (menarik Cahaya) ayo kita pergi


Cahaya : iya Pan


 


 


 


 


Disisi Cahaya …. Pagi pun tiba ...


Pan : Cah, gimana keadaan lo?


Cahaya : gue baik - baik aja, tapi pipi gue akan membekas selamanya Pan (menangis)


Pan : sabar ya lo


Cahaya : Dave mana? Keadaaan dia gimana?


Pan : nanti gue kasik tau lo, mending lo pelang sekarang


Cahaya : iya kita pulang, gue pengen peluk Dave


 


 


Pan mengantar Cahaya pulang. Bin dan Pul kritis dilarikan kerumah sakit, polisi menjadikan Pri, Pan dan Yudi sebagai saksi. Dave sudah menjadi tersangka. Sesampai di rumah Cahaya. Cahaya bingung dirumahnya ramai. Adik cahaya menangis dan menghampiri Cahaya.


 


 

__ADS_1


Adik cahaya : kak, ibu bpk sudah gak ada


Cahaya : gak mungkin jangan bercanda dik


Adik cahaya : silahkan kakak lihat sendiri


Cahaya : (masuk kedalam dan shock melihat kedua orang tuanya sudah meninggal) tidakkkkkkkkkkk … ibuuuuu bapakkkkk siapa yang melakukan ini?


Polisi : teman anda Dave


Cahaya : gak … gak mungkin


Pan : sabar Cah, kita ikhlaskan saja


Cahaya : dimana Dave Pan?


Yudi : Dave kabur


Cahaya : ngga … ngga mungkin


Tama : Cah, maaf gue baru dateng


Cahaya : Tama kamu paling jujur, dimana Dave?


Tama : yang dibilang Yudi benar Cah


Cahaya : gak mungkin, kalian bohong semua


Pan : Cah sudah ikhlas kan saja


Cahaya : gue bersumpah gak bakal maafin Dave, dia sudah menghancurkan wajah ku bahkan membunuh keluarga ku, aku benci Dave ….


Yudi : udah Cah, jangan kayak gini kamu


Cahaya : gue nyesel kenal manusia gak jelas kayak dia


 


 


Tiba - tiba Cahay mual, Cahaya pergi ke kamar mandi, dia ingat dia belum datang bulan 2 bulan. Cahaya tambah marah dan menangis. Cahaya pergi meninggalkan keluarga nya yang berduka. Cahaya mencari dukun beranak yang bisa aborsi anak nya. Benar saja dia positif hamil, dia pun menggugurkannya, namun saat menggugurkan rahimnya ketarik sehingga pendarahan hebat. Cahaya pingsan. Dia sadar sore hari, dia gak bisa gerak, dia diberitahu rahimnya sudah tidak bisa memiliki anak lagi. Cahaya tambah terpukul dengan semua keadaan ini. Orang tua Cahaya sudah dimakam kan, adik Cahaya ikut di urus oleh Yudi. Cahaya belum juga pulang selama 3 hari. Cahaya bingung bagaimana dia melanjutkan hidup nya yang sudah hancur. Dia masih berpikir untum hidup dan membiayai adik nya yang masih kecil. Akhirnya Cahaya pulang menjemput adik nya di rumah Yudi. Cahaya berusaha bangkit lagi, namun dia dendam dengan Dave . Semua ini adalah kesalah pahaman.


 


 


Cahaya sangat membenci Dave, dia ingin membunuh Dave, sedangkan teman - teman Dave tidak pernah menjelaskan ke Cahaya apa sebenarnya terjadi. Mereka melupakan apa yang terjadi. Pan akhirnya pergi dari kota kelahirannya, dia merantau ke pulau kecil. Tama juga meninggalkan tempat kelahirannya dia juga merantau ke pulau kecil untuk kesuksesan nya. Cahaya berusaha menjual dagangan di depan rumahnya menggunakan ilmu agar laris. Cahaya menghidupi adiknya sendiri, bahkan wajah Cahaya yang hancur membuat tak ada yang mendekati nya. Keberadaan Dave tidak ada yang mengetahui. Dave bersembunyi. 1 tahun sudah berlalu, Dave akhirnya keluar dari persembunyian nya, dia juga pergi ke pulau Kecil untuk memulai hal baru berharap tidak ada yang mengenalnya sehingga dia bisa hidup lebih baik. Hal ini mengajarkan Dave tidak bisa hanya dengan emosi sesaat. Hal fatal lah yang akan diterima.


 


 


Pan merantau di pulau yang sama dengan Tama dan Dave namun mereka belum saling bertemu. Mereka langsung ke pusat kota dari pulau itu. Pulau ini sangat mudah mencari uang, karena disini belum terlalu penuh penduduk. Orang nya juga sangat ramah. Disini budaya mereka sangat kental dan merupakan dunia wisata suatu saat nanti.


 


 


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Rahasia Hati". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Perjuangan CInta**


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***

__ADS_1


__ADS_2