
Raskal tersenyum saat mendapati julia dan tiara sedang melangkah menuju kantin.
Ya, seperti siswa yang lain nya dua cewek itu bermaksud mengisi perut nya.
"Gue perhatiin dari tadi lo kaya lagi BT gituh" Ujar tiara melirik julia sekilas.
Julia menatap tiara kemudian berdecak. Tidak mungkin jika dirinya jujur semuanya karna raskal.
"Perasaan lo aja kali" Balas julia.
Tiara mendelik mendengar nya.
"Lo pikir gue rabun apa?" Kesal cewek bermata belo itu.
Julia mengedikkan kedua bahunya tidak perduli. Terkadang tiara memang suka tidak nyambung. Apa hubunganya perasaan dengan rabun coba?
Kenapa gue marah liat raskal sama kak natalie? Apa yang terjadi sama gue?
Begitu sampai di kantin julia dan tiara langsung mengambil tempat duduk dekat penjual di kantin.
"Lo mau apa? biar sekalian gue beliin?" Tanya tiara pada julia.
"Samain aja" Balas julia.
"Nggak siomay?" Tanya tiara mengeryit.
Julia berdecak.
Tiara memang aneh, kalo julia makan siomay dia selalu bertanya kenapa selalu makan siomay. Sekarang julia tidak mau siomay dia menawarkan.
"Iiih terserah lo deh" Kesal julia.
Tiara terkikik karna merasa berhasil memancing amarah sahabat nya. Bagi tiara kemarahan julia tidak seram tetapi lucu.
"Hy"
Raskal datang selepas tiara berlalu. Cowok itu langsung duduk di samping julia dengan memasang senyum manis nya.
Julia memutar bola matanya malas.
Melihat raskal berjalan dengan natalie pagi tadi membuat mood nya menjadi buruk. Dan sekarang julia sedang tidak ingin bertemu raskal.
"Tiara mana?" Tanya raskal celingukan.
__ADS_1
Julia masih tidak menjawab.
Julia juga tidak menoleh sama sekali untuk menatap raskal.
Raskal yang merasa aneh dengan sikap julia mengeryit. Padahal cowok itu merasa julia bersikap seperti biasanya saat berangkat tadi pagi.
"Jul, lo kenapa?" Tanya raskal memberanikan diri bertanya.
Julia berdecak.
Raskal begitu sangat menyebalkan menurut nya saat ini.
"Lo bisa diem nggak?" Tanya balik julia ketus.
Bahkan julia menatap raskal begitu sengit dan tidak bersahabat.
"Jul_"
"Ih, udah lah sana lo nggak usah ngurusin gue. Lo sama kak natalie aja sana" Kesal julia menutup kedua telinganya tidak ingin mendengar suara raskal.
Raskal menghela nafas.
Cowok itu tidak mengerti dengan apa yang di katakan julia.
Tiara duduk di samping kanan julia. Cewek itu mengeryit sambil memberikan semangkuk mie ayam pada julia.
Tiara merasa ada yang aneh pada julia semenjak pagi tadi.
Tiara menatap raskal.
Cewek itu bertanya dengan bahasa isyarat pada raskal namun raskal menggeleng menjawab nya.
"Gue nggak jadi makan" Ketus julia.
Tiara melongo.
Julia bangkit dan berlalu begitu saja tanpa tiara dan raskal tau sebab nya.
"Lo apain dia?" Tanya tiara menatap raskal penuh selidik.
"Gue juga nggak tau" Jawab raskal bingung.
Tiara berdecak.
__ADS_1
Tidak biasanya julia seperti itu.
"Ya udah kejar sana" Olok tiara pada raskal.
"Tapi_"
"Buruannnn !!" Pekik tiara kesal.
Raskal yang tidak mau mendapat amukan dari tiara segera bangun dan berlari kemana arah julia tadi berlalu.
"Gitu aja harus di suruh" Gerutu tiara kesal.
Tiara menghela nafas melihat 2 mangkuk mie ayam di depan nya. Tidak mungkin jika dirinya menghabiskan 2 mangkuk mie ayam itu sekaligus.
__________________________________________
Di taman julia menghempaskan tubuh nya di kursi putih. Suasana taman tidak begitu ramai saat itu. Mungkin karna para siswa siswi di sekolah itu sedang memenuhi kantin.
"Dasar raskal nyebelin" Gerutunya.
Julia berdecak.
Entah kenapa julia merasa seperti terhianati karna melihat raskal dan natalie tadi pagi.
Padahal sebelum nya julia tidak pernah merasa sekesal ini.
"Hy"
Julia mengenal suara itu.
Itu suara natalie. Cewek yang selalu tampil sok sempurna dan sok baik di depan raskal.
Julia tidak perduli.
Dia tetap cuek dan sama sekali tidak menatap natalie yang berdiri di depan nya.
Raskal tersenyum ketika menemukan julia yang sedang duduk sendirian di taman. Cewek itu tampak sedang berkomat kamit dengan bibir mengerucut.
"Itu dia" Senyum raskal.
Ketika akan melangkah mendekat, tiba tiba muncul sosok natalie yang mendekati julia. Cewek berkaca mata itu tampak mengajak julia mengobrol meskipun julia tidak merespon nya.
"Ck, lagi lagi kak natalie" Gerutu raskal sebal.
__ADS_1
Raskal mengurungkan niat nya mendekati julia. Cowok itu memutar tubuh nya dan melangkah menjauh. Raskal merasa malas jika harus mendengar celotehan natalie.