Rahasia Hati

Rahasia Hati
Asrama


__ADS_3

Guru Dave sangat menyukai Dave. Dave banyak belajar, dia pun juga ikut mengajari yang masih kecil - kecil, di asrama Dave memiliki teman baru bernama Iwan.


 


 


Iwan : Dave kamu mau gak ikut saya ke pasar?


Dave : ke pasar? Boleh kebetulan saya pengen tahu daerah sini juga


Iwan : ayok berangkat bareng kita naik sepeda ini ya? (sepeda gayung)


Dave : gak ada sepeda motor?


Iwan : lah, disini mana ada kayak gitu, udah jangan khawatir saya yang bonceng kamu


Dave : ya udah lah saya ikut aja


 


 


Sesampai di pasar Dave diajak membeli perlengkapan untuk memasak di asrama. Ini merupakan kali pertama untuk dia ke pasar. Selama dia dengan orang tua tak pernah namanya ke pasar. Dia heran ternyata pasar itu kumuh dan panas, namun Dave belajar bahwa dia bisa hidup tanpa keluarganya.


 


 


Disisi lain Papa dan Mama Dave sudah mulai stres karena susah menemukan Dave. Papa Dave jatuh sakit dan keluarga Dave sudah tidak sebahagia dulu. Adik - adik tiri Dave lah yang membantu Papa dan Mama Dave untuk mengurus rumah.


 


 


Dave sampai di asrama bersama Iwan. Dave dipanggil oleh gurunya.


Guru : dave kesini


Dave : Baik Guru


Guru : gimana perasaan mu disini sudah 3 hari


Dave : saya senang disini, semua baik  baik disini


Guru : ya udah kalau emang senang tinggal lah disini, gak usah kemana - mana


Dave : baik Guru


Guru : Dave , apa boleh Guru bertanya?


Dave : bertanya apa Guru?


Guru : kenapa kamu bisa di hutan?


Dave : (diam)


Guru : Dave, ada apa ? kamu belum bisa cerita?


Dave : saya kabur dari mobil militer, saya disuruh jadi militer tapi saya tidak suka


Guru : lalu kenapa kamu gak pulang?


Dave : saya gak mau pulang, saya akan buktikan saya bisa hidup sendiri tanpa mereka


Guru : itu sangat egois Dave, kamu masih kecil belum mengerti kerasnya hidup tanpa ada yang melindungi


Dave : saya sudah gak peduli itu Guru


Guru : umur mu berapa sekarang?


Dave : baru 19 tahun Guru


Guru : minimal kamu 21 tahun baru bisa dikatakan hidup sendiri nak


Dave : ya Guru


Guru : kamu tinggal lah disini bersama saya , kapan kamu ingin pulang ke kluarga mu baru kamu pergi


Dave : baik Guru


Guru : ya sudah kamu kembali saja sekarang bantu teman - teman mu


Dave : baik Guru


 


 


Dave kembali membantu Iwan. Iwan merupakan anak yatim piatu yang di pungut oleh Guru, dia tertua di asrama. Dia sangat patuh dengan Guru nya. Dia selama ini membantu gurunya dalam segala hal. Asrama ini hanya untuk laki - laki jadi tidak ada wanita satu pun.


 


 


Malam pun tiba, sehabis mereka sembahyang, Iwan mengajak Dave ke taman kota untuk jalan - jalan. Dave sangat ingin dan bersemangat. Mereka juga sudah diijinkan oleh Guru dan bergegas pergi. Di taman kota Dave tanpa sengaja menabrak seorang wanita. Dave memang terkenal playboy, semua wanita cantik di sekolah dulu sempat dia pacarin. Kini Dave bertemu dengan gadis cantik dan putri kepala desa. Gadis ini bernama Vivian. Dave dan Vivian saling natap menatap. Vivian melihat Dave yang tampan , tinggi dan putih.


 


 


Dave : maaf saya gak sengaja


Vivian : tidak apa kok, saya yang minta maaf (sambil senyum pada dave)


Iwan : Dave , yuk kesana, maaf ya Mba (sambil menarik Dave)


Dave : bentar ah wan , kamu duluan aja, ntar saya menyusul


Vivian : gak apa mas, silahkan saja kesana

__ADS_1


Dave : ush jangan panggil gitu , nama ku Dave (mengulurkan tangan)


Vivian : saya vivian


Dave : boleh ngobrol ?


Vivian : boleh aja,


Iwan : ya udah lah terserah nanti ketemu di pintu masuk tadi ya, aku mau kesana


Dave : iya dah, sana kamu


 


 


Mereka kini berdua, duduk santai di atas padang rumput. Vivian sangat sennag bertemu lelaki tampan, karena di desa ini sangat jarang ada cowok tampan seperti orang ota.


 


 


Vivian : dave kamu asli mana?


Dave : aku gak punya orang tua dan aku gak tau asli dari mana, aku dari kecil di asrama


Vivian : oh gitu, aku kira kamu anak orang kaya, karena beda banget


Dave : masak? Wah bagus dong pdahal aku gak punya apa, tapi orang ngira aku kaya


Vivian : bisa aja kamu Dave


Dave : kamu tinggal dekat sini?


Vivian : iya , aku tinggal disini, seberang jalan ini rumah ku


Dave : deket ya, besok - besok bisa ketemu lagi dong?


Vivian : tentu aja, aku setiap hari kesini


Dave : masak? Aku juga setiap hari tapi gak pernah ketemu


Vivian : masak sih, kok aku liat baru pertama


Dave : mungkin belum jodoh makanya baru sekarang ketemu nya kali


Vivian : iya juga sih


 


 


Mereka pun banyak bicara mengenai desa ini. Akhirnya waktu sudah menunjukkan jam 9 malam. Mereka pamit untuk pulang.


 


 


Dave : iya besok ketemu disini ya?


Vivian : ya besok ketemu lagi


 


 


Dave pun menuju pintu masuk, Iwan sudah menunggu lama dan mengomel dengan Dave karena lama banget.


 


 


Iwan : kamu tu ngapain sih kok lama banget?


Dave : aku ngobrol ma tu cewek


Iwan : jangan macem - macem nanti kamu kena batunya


Dave : apa nya yang macem - macem , cukup satu macem aja kok


Iwan : ya udah deh terserah mu lah


Dave : udah bercanda , yuk balik, aku sudah ngantuk banget (merangkul Iwan yang kesal)


 


 


Mereka kembali ke asrama. Vivian juga sudah sampai rumah, vivian terus memikirkan Dave. “tumben ketemu cowok kok ganteng banget ya, masak sih dia sudah lama di desa ini, kok aku gak pernah lihat tu cowok”. Vivian akhirnya ketiduran.


 


 


Keesokan harinya Vivian bergegas berangkat sekolah, Vivian masih duduk di bangku kelas 3 SMA, diperjalanan pulang Vivian tidak sengaja melihat Dave dari jauh namun Dave tidak melihat Vivian. Dave berjalan dengan Iwan membawa banyak barang belanjaan. Vivian mengikuti dan mencegat Dave.


Vivian : Dave …..


Dave : (menoleh) vivian?


Iwan : lo kok kamu lagi?


Vivian : aku ikutin kalian


Dave : (wah boleh juga nie cewek) kamu ngikutin kita?


Vivian : iya , aku sih mau ngobrol


Iwan : udah - udah jangan sekarang ngobrol nya, kita lagi buru - buru

__ADS_1


Dave : vi, nanti kita ketemu jam 6 di ujung jalan ini aja ya?


Vivian : oke boleh , ya udah sampai ketemu nanti ya


Dave : ya cantik (mengeluarkan rayuan nya)


 


 


Vivian pun pulang, Iwan heran tu cewek terlalu suka banget sama Dave sampe jauh - jauh ngejar kita berdua. Mereka berdua melanjuti perjalanan mereka.Sesampai asrama Dave kembali di panggil oleh Guru nya.


 


 


Guru : Dave coba kesini dulu


Dave : iya Guru?


Guru : ada seseorang menunggu mu dan mulai tersiksa cobalah kembali


Dave : (bingung mengartikan maksud Guru) maksudnya Guru?


Guru : saya hanya bisa kasik tau kamu itu Dave


Dave : kenapa tiba - tiba Guru bicara aneh?


Guru : dave saya tau apa yang terjadi dari mata batin saya


Dave : Guru boleh saya belajar ilmu seperti itu?


Guru : kamu jangan anggap remeh , ini bukan ilmu tapi kepercayan dan perasaan mu Dave


Dave : ya ya deh Guru, maaf


Guru : kembali sana bantu Iwan


Dave : baik Guru


 


 


Guru Dave ingin memberitahu bahwa papa nya masuk rumah sakit , sakit parah karena memikirkan Dave, mama Dave juga sedang jatuh sakit. Di rumah Dave sedang kacau, semua sakit karena memikirkan Dave yang sudah seminggu tidak kembali kerumah. Papa Dave darah tinggi karena stres sehingga harus dirawat di rumah sakit sedangkan Mama nya sakit demam karena memikirkan anaknya yang tidak kembali.


 


 


Di Rumah Sakit …


 


 


Papa Dave : Bu kapan Dave pulang?


Nenek : ibu gak tau, tapi dia pasti pulang, sehat nae nak demi Dave


Papa Dave : saya menyesal Bu ngirim dia ke militer tapi ujungnya dia tidak bisa kembali, istri ku mana Bu?


Nenek : istri mu di rumah sakit juga, ayuk sembuh kita kumpul lagi bersama


Papa Dave : iya Bu , saya juga mau nya sembuh biar bisa cari Dave lagi


Nenek : udah jangan banyak mikir, karang kamu istirahat nak


Papa Dave : iya Bu


 


 


Di Rumah Dave …


Wiwik : Ma , sembuh nae ma , kita jalan - jalan bersama


Rian : iya ma, sampe kapan mama mikirin si Dave, disini ada kita berdua kok


Mama : iya nak , mama tahu mama masih punya 2 anak yang cantik dan tampan (kalian bukan anak ku, aku tidak bisa berhenti melupakan Dave, andai kalian tau kalian hanya anak angkat di keluarga ini yang kita temukan saat umur kalian balita)


Rian : ma kenapa bengong?


Wiwik : ma sembuh dong ma


Mama : iya nak, mama pasti sembuh kok, bantu doa kakak kalian cepat pulang


Rian : iya ma, aku kan sudah besar sudah kelas 2 SMP


Wiwik : apa nya kakak besar, kakak masih kecil cuma beda sama aku 2 tahun, aku juga sudah besar kelas 6 SD


Mama : sudah jangan berantem lagi nak


 


 


Mama Dave memikirkan , dimana saat ini Dave. mereka berharap Dave baik - baik saja. Ini benar - benar membuat semua kehilangan Dave.


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Rahasia Hati". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


*** Perjuangan CInta


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.

__ADS_1


__ADS_2