
Sepanjang perjalanan menuju sekolah tidak ada sepatah katapun yang keluar baik dari mulut julia maupun raskal.
Keduanya sibuk dengan pemikiran nya masing masing.
Di tambah dengan detak jantung keduanya yang semakin cepat berdetak. Julia juga raskal merasa seperti sedang lomba lari maraton. Bukan naik motor.
Ya tuhan,,
jantung gue
Tidak lama motor raskal sampai di depan gerbang. Raskal menghentikan motor nya karna saat itu ada sebuah mobil yang juga sedang berusaha masuk ke area sekolah mereka.
Julia yang sudah merasa kewalahan karna detak jantung nya sendiripun bergegas turun.
"Kal, gue sampe sini aja" Katanya.
Raskal hendak membuka mulut nya untuk menahan julia namun julia sudah lebih dulu lari melewati samping mobil yang berada di depan raskal.
Setelah julia tidak lagi terlihat, raskal menghela nafas.
Sial !!
Tin tinnnnn
Suara klakson mobil membuat perhatian raskal teralih. Cowok itu memutar kedua bola matanya setelah tau siapa pemilik mobil yang berada di belakang motor nya.
"Raskal" Natalie melongokan kepalanya dari kaca mobil yang di turunkan nya.
Cewek berkaca mata itu melambaikan tangan menatap raskal yang masih menoleh kebelakang menatap nya.
Raskal tidak menyaut. Kebetulan mobil yang berada di depan nya sudah masuk ke area sekolah. Raskal segera memutar gas dan berlalu mendahului mobil milik natalie.
Natalie yang melihat nya tidak pantang menyerah. Nayalie mengikuti motor raskal sampai parkiran.
__ADS_1
"Raskal tunggu !" Pekik natalie menghentikan raskal yang hendak turun dari motor nya.
Raskal berdecak sebal.
Cowok itu sudah tidak bisa lagi mengelak dari natalie.
“Kenapa kak?" Tanya raskal ketika natalie menghampirinya.
"Mau ke kelas kan?" Tanya balik natalie.
Raskal mengangguk menjawab nya.
"Bareng yuk?" Ajak natalie.
Gagal sudah niat raskal untuk mengejar langkah julia yang tadi meninggalkan nya di depan gerbang.
"Oke" Jawab raskal tersenyum tipis.
Raskal melangkah dengan tidak semangat di samping natalie.
______________________________________
"Lo telat 5 menit" Kata tiara pada julia yang baru saja meletakan tas di samping nya.
Cewek berambut sebahu itu tertawa mendengar nya. Tiara sudah seperti guru BK saja yang selalu di siplin menghukum murid yang terlambat masuk.
"Lo udah dari tadi?" Tanya julia sembari mendudukan dirinya.
"Belum sih. Cuma selisih satu menit sama lo" Jawab tiara menatap jam yang melingkar di pergelangan tangan kirinya.
"Ya elah, sendirinya juga lelet" Kata julia memutar kedua bola matanya.
Tiara tertawa melihat ekspresi jengah julia. Cewek bermata belo itu kembali melanjutkan menulis catatan nya.
__ADS_1
"Lo lagi nulis apaan sih?" Tanya julia penasaran.
"Lo jangan ngajak gue ngobrol dulu. Lagi buru buru nih" Balas tiara tetap fokus menulis.
Julia mengeryit mendengar nya.
Karna penasaran julia pun melongok untuk mengetahui apa yang sedang di tulis sahabat nya itu.
"Tiara. Lo nyalin tugas pak haris?" Tanya julia tidak percaya.
Setahunya tiara cukup pintar dalam pelajaran.
"Iiihh julia diem deh. Nanti pada denger" Kesal tiara.
Julia menghela nafas.
Cewek itu mengalihkan perhatian nya keseluruh sudut kelas nya. Semua teman sekelas sudah hampir penuh dan menempati tempat nya masing masing.
Ketika julia menatap ke luar kelas, tatapan nya tidak sengaja menangkap sosok raskal dan natalie yang melangkah beriringan.
Julia melengos melihat itu.
Rasa kesal mendadak hinggap di hatinya. Julia merasa sangat tidak suka melihat raskal dengan natalie.
Apa lagi dengan cara raskal yang tertawa tampak senang bersama kakak kelas nya itu.
"Slesai" Tiara tertawa senang karna berhasil menyelesaikan catatan nya.
Cewek itu menghela nafas, menutup buku nya juga buku teman nya.
Tiara bangkit dan melangkah ke belakang untuk mengembalikan buku yang di pinjam nya.
"Lo kenapa jul?" Tanya tiara ketika kembali ke bangkunya.
__ADS_1
Pasal nya wajah manis julia tampak sangat tidak bersahabat.
"Nggak papa" Jawab nya ketus.