Rahasia Hati

Rahasia Hati
Kota Tama


__ADS_3

Dave adalah anak yang cukup berani, dia sudah mulai memikirkan besok pagi akan pergi untuk mencari hal yang baru dan kehidupan baru. Dave merindukan orang tuanya namun jika dia kembali maka tidak akan ada yang mau mendengarkan apa keinginan Dave. dave tidak mau semua kehidupan nya diatur oleh orang tuanya walau menurut orang tuanya itu adalah hal terbaik buat nya. Guru kembali dari kamar membawa kotak kecil berwarna merah. Dave sudah memikirkan itu isinya mas yang bisa dia jual, namun semua yang dipikirkan adalah salah, dia mendapatkan suatu amanah yang akan dia jaga dan menggunakan nya sebaik mungkin.


 


 


Guru : Dave …


Dave : iya Guru?


Guru : ini pakai …


Dave : apa itu?


Guru : saya akan pasangkan ini beberapa di badan mu (berwarna emas kecil, tipis) 1 untuk di kedua tangan mu supaya kamu kuat pada tangan, 1 untuk kedua kaki mu supaya kamu kuat berjalan, 1 untuk badan mu supaya kami tidak pernah capek, 1 untuk di bibir mu agar kamu mudah mendapat kepercayaan, 1 di wajah mu supaya awet muda


Dave : apaan ini Guru, saya gak ngerti …


Guru : pakai saja ini makek nya ada doa, kamu hanya pantangan tidak boleh makan sate secara langsung dan tidak boleh makan daun berjenis bulat kecil, kamu paham?


Dave : (terserah deh terima aja) baik Guru


Guru : jangan sampai salah gunakan, gunakan dengan benar supaya kamu tidak celaka , ini adalah hadiah buat kamu supaya kamu bisa menjaga diri mu sendiri, banyak doa sebelum makan dan masuk kerumah orang, minta perlindungan selalu pada Tuhan


Dave : baik Guru saya akan ingat semua pesan Guru ke saya


 


 


Guru memakai kan kepada Dave. Ini adalah hari terakhirnya di Asrama , dia akan berkelana mencari jati dirinya sendiri.


 


 


Keesokan pagi nya …


Dave menyiapkan tas yang hanya berisi baju nya. Dave akan pergi dari sana, dia berat meninggalkan asrama, karena di asrama ini dia banyak yang menyayangi bahkan semua baik kepadanya. Ini merupakan rumah kedua buat Dave. dia berharap suatu saat akan kembali kesini untuk memberikan berita bagus dan bahagia untuk Guru nya.


 


 


Iwan : Dave kamu jangan lupain saya, suatu saat kita ketemu jangan pernah lupa


Dave : tenang wan, kamu teman terbaik gue gak mungkin gue lupa sama kamu


Iwan : kalau kamu nikah kabarin ya?


Dave : ah kamu itu jauh buat nikah,


Iwan : ya udah yang penting ada waktu luang datang lah kesini


Dave : siappp


Dave berpamitan juga dengan semua temannya, namun Dave sudah janjian dengan Vivian untuk bertemu di taman kota.


 


 


Dave : wan , aku keluar bentar ya?


Iwan : mau kemana kamu lagi?


Dave : mau pamit sama Vivian dulu


Iwan : ya udah sana , jangan macem - macem kamu


Dave : siappp

__ADS_1


 


 


Dave pergi untuk bertemu dengan Vivian. Vivian sedang mengandung besar.


 


 


Dave : Vi , apa kabar kamu?


Vivian : aku baik, kamu sudah baikan?


Dave : sudah. Aku mau pamit pergi dari kota ini


Vivian : mau kemana kamu?


Dave : mencari hidup sejati ku


Vivian : iya Dave , terima kasih atas semuanya


Dave : iya Vi, maafin aku juga ya, aku juga mau bilang terima kasih sama kamu


Vivian : iya Dave …


Dave : aku pamit


 


 


Dave kembali ke asrama, dia akan di antar Iwan ke terminal Bus, dia akan pergi ke J.


Dia memiliki teman disana yang di kenal waktu SMP studi tour dan dia mau cari rumah temannya.


 


 


 


 


Dave : Permisi … Permisi …


Penjaga warung : iya …


Dave : (kaget melihat seorang wanita desa cantik , putih keluar dari balik korden)


Penjaga warung : mas, mas, mas hellooo (melambaikan tangan ke wajah Dave)


Dave : ohh maaf, maaf, saya mau tanya mba nya tau rumah Tama?


Penjaga warung : ohhh Tama, mas nya tinggal ntar ketemu pertigaan belok kanan, rumah paling pertama itu rumah dia


Dave : ohhh, oke terima kasih banyak …


Penjaga warung : sama - sama


 


 


Dave mengikuti petunjuk yang di berikan Penjaga Warung. Kebetulan Tama pun sedang berada di luar menyiram halaman.


 


 


Dave : Tama?

__ADS_1


Tama : Dave? (mereka saling pelukan)


Dave : gimana kabar mu?


Tama : baik, kok tiba - tiba kamu disini? ada apa? gak ngabarin dulu


Dave : ceritanya panjang,


Tama : ya udah sini masuk dulu …


Dave : (masuk ke dalam)


Tama : (mengambil minum) ini minum dulu Dave


Dave : ya makasih tam,


Tama : ya sama - sama, gimana ceritanya kamu disini?


Dave : aku kabur, (Dave cerita ke Tama)


Tama : ya ampun Dave kamu gak kasihan ma orang tua mu?


Dave : udah jangan di bahas, oh ya … ngomong - ngomong boleh aku tinggal disini?


Tama : boleh aja kok,


Bapak Tama : Tam siapa ini?


Tama : Teman Tama Pak


Dave : permisi Pak, saya Dave (salaman)


Ibu Tama : ini temen mu yg dulu ya Tam?


Tama : iya Bu


Dave : ya Bu saya Dave ..


Tama : Bu , Pak, temen Tama mau tinggal disini, mau cari kerja disini bareng Tama, apa boleh Bu Pak?


Bapak Tama : Boleh nak, dave boleh disini , tinggal disini aja, cari kerja bareng aja disini gak usah jauh - jauh


Ibu Tama : iya Tama , ajak disini aja , kasian jauh - jauh


Dave : terima kasih banyak Ibu, Bapak …


Bapak Tama : sama - sama nak


 


 


Dave mendapatkan ijin dari orang tua Dave untuk tinggal di rumah Tama. tama berasal dari keluarga kurang mampu. Rumah Tama sangat sederhana, Tama adalah anak petani, mereka bukan dari keluarga mampu jika makan saja mereka harus menjual hasil dari kebun baru bisa makan, bahkan mereka petani yang tidak memiliki sawah sendiri. Mereka disini sangat sederhana dan saling menyayangi satu sama lain.


 


 


Sore pun tiba, Tama mengajak Dave makan bersama keluarganya. Dave tidak pernah merasakan kelaparan, namun disini dave harus belajar menghargai apa yang ada dan bisa berusaha sendiri semi hidup. Mereka makan bersama , Dave sangat bingung, mereka berempat ditambah dengan Dave menjadi berlima, mereka memiliki nasi yang di campur dengan ubi - ubian agar lebih banyak sedangkan sayur nya adalah daun pepaya yang di rebus , tidak ada bumbu apa pun, daging pun tidak ada. Untuk pertama kali Dave makan seperti ini, namun keluarga Tama sangat menikmati dan bagi mereka makanan ini sudah sangat mewah buat mereka, Dave belajar ikut makan seperti mereka, walau Dave tidak bisa dia berusaha makan karena belum makan apa pun. Tama bekerja ikut tetangga nya menjadi buruh bangunan yang hanya di bayar 10 ribu /hari bahkan Tama harus bantu adiknya sekolah. Dave merasa benar - benar hidup itu tidak selalu enak.


 


 


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Rahasia Hati". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


*** Perjuangan CInta


*** Rissa dan Si Driver Ojol

__ADS_1


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.


__ADS_2