
Zayn penasaran dengan botol yang ada disakunya. Zayn lalu berlari lagi keruang bawah tanah dan menemui Tara. Namun saat itu Tara sudah tidak ada disana saat dia kembali.
Rupanya Bibi Kaliya menyuruh beberapa prajurit kepercayaanya untuk membawa Tara dihadapanya malam itu juga.
Tara dibangunkan dan dibawa ke perpustakaan bawah tanah. Sedangkan Zayn berlari kesana-kemari kebingungan mencarinya dimana?
Istana itu begitu luas, sehingga tidak mudah dengan tubuhnya yang kecil itu untuk berlari dengan cepat. Dia mudah kehabisan energi akibat kakinya yang kecil.
Saat ini Ratu Tara sedang dipegang oleh beberapa prajurit yang juga punya kesaktian dan menguasai sihir. Kaliya sudah melatih mereka jauh-jauh hari sebelum permaisuri sakit.
"Bibi....kau sangat jahat. Aku tidak menduga kau tega melakukan ini kepada ibunda dan juga keponakanmu sendiri." Tara berkata dengan menatap tajam kearah bibinya.
"Ini semua karena ibumu! Kerajaan ini memang miliku. Milik keluargaku, tapi sejak ibumu menikah dengan kakakku, aku menjadi terasing diantara keluargaku dan aku diabaikan." kata Kaliya penuh dengan dendam dari setiap kata yang dia ucapkan.
"Bibi, kau pasti sudah salah paham. Ibuku tidak mungkin mengabaikanmu dan jahat kepadamu." Kata Tara berusaha menyadarkan bibinya.
"Hhhh, Kau tidak tahu apapun. Ini masalahku dan ibumu. Sebaiknya kau tidak usah ikut campur dan serahkan keris mayapada itu padaku. Keris itu milik ayahku, lalu kakaku, dan harusnya sekarang menjadi milikku. Jika kau memberikan keris itu, maka aku akan membebaskan ibumu."
"Apakah kau menahan ibunda? Kau sungguh sangat jahat bibi...."Kata Tara lalu berusaha lepas dari pegangan para prajurit. Namun sulit sekali karena tanganya bahkan tidak bisa digerakkan untuk membuat sihir.
"Berhentilah melawan. Kau tidak akan bisa lepas dari sini. Jika kau semakin cepat menyerahkan keris mayapada maka kau akan melihat ibumu keluar dalam keadaan hidup. Tapi jika kau bertele-tele, maka jangan salahkan aku jika kau tidak akan bisa bertemu dengan ibumu." Kata Bibi Kaliya lalu pergi dan menyuruh para prajurit, untuk mengikatnya diperpustakaan bawah tanah.
Zayn saat itu melihat bibi Kaliya keluar dari sebuah kamar tanpa sengaja. Zayn lalu masuk kedalam kamar itu dengan menyelinap. Dan tiba-tiba sebuah pintu terbuka didekat tempat tidur dan para prajurit keluar dari sana.
Saat pintunya terbuka itulah, Zayn masuk dan pintu tertutup kembali.
Zayn sedih melihat Tara terikat seperti itu, lalu karena tekadnya ingin menyelamatkan Tara dan membawanya keluar dari kerajaan ini, Zayn mengeluarkan botol ramuan itu dan langsung meminumnya.
Awalnya tidak ada reaksi apapun. Zayn juga hanya seperti meminum air dari sari daun-daun an biasa.
Tapi semakin lama, Zayn merasa badanya membesar perlahan dan bahkan lantai tempat dia berdiri menjadi bergetar.
Kepalanya tembus keatas kamar saking badanya besar dan benar-benar berubah menjadi raksasa.
Saat ini Zayn, teringat jika sebenarnya dia memang raksasa.
__ADS_1
"Aku masih hidup!" Kata Raja Hakim yang sudah berubah wujud menjadi raksasa.
Jika dulu dia selalu tidak ingat segalanya saat berubah menjadi raksasa, namun saat ini dia sadar jika dia adalah Hakim yang berubah menjadi raksasa. Sifat manusianya lebih kuat daripada sifat iblis.
Hakim lalu melihat jika istrinya terikat dengan rantai dan saat itu juga dia membebaskanya. Istrinya rupanya diberi ramuan oleh Kaliya hingga saat ini masih tertidur dalam keadaan terikat.
Raksasa lalu mengerang dengan sangat kencang hingga terdengar oleh permaisuri dan juga Bibi Kaliya.
Seluruh istana bergetar karena kekuatannya. Dan Bibi Kaliya langsung berlari keluar kamar dan mencari asal suara dan getaran itu.
Raksasa itu menatap bibi Kaliya dengan tatapan penuh kemarahan. Sebelum menyerang Kaliya, raksasa itu menidurkan istrinya dilantai didekatnya.
"Kau adalah ibu asuhku yang sudah aku anggap sebagai ibuku sendiri. Tapi kau sangat kejam dan harus dilenyapkan dari kerajaan ini." Kata Raksasa itu dengan suara yang menggelegar.
Bibi Kaliya membaca mantra dan berubah menjadi 10 bayangan serigala. Dia melesat cepat dan mengitari raksasa dan akan mengeroyoknya.
Raksasa itu semakin marah dan melempar semua serigala itu.
Tapi dengan cepat semua serigala itu membelah dirinya hingga sekarang menjadi 20 serigala.
Dia hampir saja jatuh karena kakinya yang diserang oleh kawanan serigala itu.
Raksasa itu mengamuk dan melempar semua serigala itu. Dan saat itu serigala itu membelah diri dan sekarang jumlahnya menjadi 40 serigala.
Tiba-tiba Ratu Tara terbangun karena getaran dan keributan juga karena darah dari raksasa itu mengenai kulitnya.
Darah itulah yang membangunkanya dan membuat ramuan itu cawar.
Ratu Tara lalu menyadari jika raksasa itu adalah suaminya yang hidup kembali. Ratu Tara tidak tahu jika Zayn adalah manusia yang didalam dirinya Raja Hakim berenkarnasi.
Mengetahui jika suaminya masih hidup dan sedang melawan puluhan serigala sendirian, Ratu Tara lalu menbantunya dengan kekuatan sihirnya yang paling kuat.
Ratu Tara memanggil keris mayapada dan menggabungkannya dengan kekuatanya sebelum raksasa itu ambruk karena diserang dibagian kakinya.
Swoossshhhh
__ADS_1
Craaaassshhhh!
Serigala itu seketika mengulang semua dan darah ada dimana-mana. Dan satu serigala langsung berubah wujud menjadi Bibi Kaliya dan penuh dengan luka.
Saat Tara mendekat, Bibinya sudah mengembuskan nafas terakhirnya.
"Dia sudah tiada." Kata Tara dan menatap raksasa itu.
Semua prajurit ketakutan dan berlarian keluar dari istana.
Sementara Ratu Tara menggandeng raksasa itu dan mengajaknya menemui ibunya.
Kubah itu sudah berhasil ditembus oleh Permaisuri yang berjalan dengan tertatih, dan melihat raksasa dan juga Tara berjalan kearahnya.
"Ibuuuu....." Ratu Tara langsung memeluknya dan raksasa itu hanya menyaksikan pemandangan yang dia lihat didepannya.
"Putriku....."Kata permaisuri lalu memeluk putri yang sangat dikasihinya.
"Maafkan ibu, karena dendam, ibu sudah membuatmu menderita." Kata Permaisuri dan berjalan menghampiri raksasa itu.
"Mari kita temui rakyat, rakyat harus tahu jika kerajaan ini bisa selamat karena pertolongan dari suamimu,"
Ratu Tara mengangguk dan menggandeng raksasa itu ke alun-alun istana.
Disana rakyatnya berkumpul dan mereka gemetar karena ketakutan.
Permaisuri lalu menceritakan apa yang baru saja terjadi dan kesalahpahaman yang sudah membuat rakyat juga menderita.
Permaisuri, lalu memberikan sebuah ramuan yang tadi dia ambil dari kamar Tara.
"Minumlah ini." Kata Permaisuri dan memberikannya pada raksasa itu agar dia meminumnya.
Setelah raksasa itu minum disaksikan oleh rakyat banyak, tubuhnya mengecil dan berubah menjadi manusia biasa.
Ratu Tara sangat terkejut saat dia melihat yang berdiri didepannya ternyata adalah Zayn.
__ADS_1