
Ratu memejamkan matanya dan mulaienhobayi yang mulia raja. Tidak lama kemudian yang mulia raja membuka matanya.
"Apa yang terjadi denganku? Kenapa aku tidak ingat apapun? Kata Yang mulia raja sambil melihat wajah Ratu Tara."
Setelah itu melihat sekelilingnya yang berantakan
Ini waktu yang tepat unyuk menjelaskannya.
Batin Ratu Tara yang melihat sekeliling Raja dan kamarnya yang berantakan akibat amukan raja.
"Kau tiba-tiba berubah menjadi raksasa. Dan kau mengamuk didalam ruanganmu. Aku juga tidak tahu kenapa kau bisa berubah tanpa sebab. Biasanya kau hanya akan berubah saat kau emosi dan tidak mampu menahan amarahmu."
"Hahahaha, kau masih percaya dengan dongeng ibumu? Jika aku adalah raksasa?"
"Ini bukan dongeng, bukti kamarmu adalah kebenarannya." Kata Ratu Tara sambil menunjukan pada barang-barang yang rusak.
"Kepalaku sakit setiap kali mendengar ceritamu tentang raksasa khayalanmu itu."
"Terserah jika kau tidak percaya padaku. Tapi ingatlah, bahwa semakin hari, kau akan semakin sering berubah kewujud jelmaan itu, jika kau tidak bisa mengendalikan diri."
Kata Ratu lalu pergi dari kamar rajanya karena kesal raja tidak mempercayai ucapannya.
Memang sih, siapa yang akan percaya pada ucapan yang tidak disertai bukti, apalagi mengatakan jika dirinya bukanlah manusia biasa, melainkan keturunan raksasa.
Selain tuduhan itu menyakitkan, tidak masuk akal, dan sulit untuk diterima oleh tertuduh, tanpa adanya bukti siapapun tidak akan mempercayai ucapannya.
Raja termenung didalam kamarnya.
Ucapan tentang perubahan wujudnya masih saja terngiang di kepalanya.
"Benarkah yang dia katakan?"
"Apakah aku adalah jelmaan raksasa?"
__ADS_1
"Apakah artinya aku bukan keturunan raja Maya?"
"Siapa yang bisa menjawab semua ini?"
"Ibu?"
"Dimana aku harus menemui ibu?"
"Ibu bersama kaisar langit. Bagaimana caraku menemuinya?"
Tapi melihat mimpinya yang waktu itu seakan terasa nyata jika tangannya berbulu lebat dan berkuku tajam.
Tapi itu hanya mimpi dan bunga tidur, bagaimana tiba-tiba hal seperti itu bisa menjadi kenyataan?
Raja lalu melihat lantai dan ingin mencari bukti, karena dalam benaknya dia juga mulai mengkhawatirkan apa yang dikatakan ratunya.
Raja jongkok dilantai dan melihat sehelai bulu yang rontok disela-sela barang yang hancur.
Selembar bulu diambilnya dan diamatinya dengan seksama.
"Ini tidak sama. Bulu ini memiliki tekstur yang tidak sama dengan rambut manusianya."
Gumam Raja sambil terus mengamati sehelai rambut itu dari ujung ke ujungnya.
Sebaiknya aku menyimpannya, setiap kali aku pingsan aku akan mengumpulkan bukti dari sekelilingku dan membuktikan jika aku bukanlah keturunan raksasa.
Sementara didalam air, Ratu Mayang membangun istana yang tidak terlihat. Istana itu ada didalam air dan tidak terlihat dari permukaan.
Beberapa kekuatanya hilang dan Ratu Mayang mencoba semedi untuk memulihkan ilmu sihirnya yang tiba-tiba hilang setelah bertemu dengan kaisar langit.
Ratu duduk bersila dan sebuah mutiara besar ada dihadapannya.
Itu bukan mutiara biasa, mutiara itu punya kekuatan untuk memulihkan luka dalamnya. Dan ratu Mayang menemukannya saat dia akan membangun istananya.
__ADS_1
Tiba-tiba Mutiara itu mengeluarkan sinar putih dan sinar itu menembus dada ratu Mayang dan dalam waktu sekejap luka dalam yang diakibatkan oleh serangan Permaisuri Andini sudah sembuh total, tidak terasa lagi.
"Hhhhh,,,,Kau telah keluar dari persembunyianmu Andini. Dan mulai sekarang kau akan lebih sering menampakkan diri. Sudah waktunya kita selesaikan dendam lama kita." Kata Ratu Mayang lalu tertawa terbahak-bahak.
"Hahahaha..... Hahahaha....!"
Didalam kamar, tiba-tiba jantung Raja Hakim bergetar dan lamat-lamat seperti mendengar suara tertawa dari ibunya.
"Ibu......"
Tiba-tiba Raja hakim menyebut nama ibunya.
Dan lamat-lamat Ratu Mayang juga seperti mendengar namanya disebut oleh putranya.
"Hakim putraku...."
Rupanya meskipun berjauhan salah satu ilmu yang melekat pada Raja Hakim mampu merasakan apa yang dirasakan oleh ibunya.
Mereka seperti saling terpaut dan merasakan getaran yang sama saat saling memanggil namanya.
Rupanya ada salah satu ilmu yang mampu merasakan duka yang sama saat salah satunya terluka. Apakah tadi raja hakim pingsan akibat luka yang dialami ibunya karena serangan Permaisuri Andini?
Ratu lalu tersenyum saat tahu jika ilmu yang dia masukkan kedalam raga putranya mulai berfungsi.
Ratu melihat istana Mata dari sebuah bola kaca besar dikamarnya.
Ratu juga melihat jika putranya ikut terluka setiap kali ibunya terluka.
Dan itu adalah siasat yang sudah dipersiapkan ratu Mayang, untuk membentengi dirinya suatu saat nanti dari keris keabadian Ratu Tara yang tidak lain adalah istrinya.
Jika Aku terluka, maka dia juga harus menyaksikan luka yang sama pada suaminya, dan ini adalah siasatku untuk menjebak ibu dan anak itu.
Ibunya bahkan sudah keluar dari persembunyian setelah sekian lama. Dan ini menandakan jika perang besar akan segera dimulai antara dua kekuatan besar.
__ADS_1
Dan aku akan mendapatkan keuntungan dua kali lipat, aku akan mengambil kembali kerajaanku dan aku akan merawat cucuku dan mengusir ibunya dari muka bumi ini.
"Hahahaha..... hahahaha....!"