Ratu Abadi Dan Sihirnya

Ratu Abadi Dan Sihirnya
Pernikahan


__ADS_3

Satu Minggu kemudian Iring-iringan kereta pengantin datang ke kerajaan Muria. Tandu-tandu dihias sedemikian rupa. Didalam tandu itu ada Ratu Mayang, Guru Duma, Bibi Kaliya, dan beberapa pelayan perempuan. Sedangkan iring-iringan kuda putih ada Pangeran Hakim, Pangeran Haris dan beberapa prajurit pilihan.


Mereka disambut oleh Raja Muria dengan penuh kehormatan. Rakyat dikerajaan Muria berbaris sepanjang jalan dan ingin melihat langsung wajah Pangeran Hakim. Mereka juga penasaran dengan rombongan dari Kerajaan Mayang dan ingin melihat langsung Ratu Sihir itu.


Ternyata setelah mereka melihat langsung Ratu Mayang mereka sangat terkejut. Karena Ratu Mayang begitu cantik dan anggun, namun kenapa dia begitu jahat dan mendapat julukan penyihir jahat. Wajah Ratu Mayang bersinar dan mendapat anugerah kecantikan abadi.


Visual Ratu Mayang.l



Didalam Kerajaan Muria nampak tari-tarian sedang menyambut kedatangan dari rombongan pengantin Pria.


Putri Tara duduk disamping Raja Muria dan menyambut kedatangan Pangeran Hakim beserta rombongan dan mempersilahkan mereka duduk ditempat yang sudah disediakan.


Visual Putri Tara.



Putri Tara sangat cantik mempesona dan tersenyum manis kepada semua rombongan yang baru saja datang.


Kemudian setelah acara tari-tarian untuk penyambutan tamu selesai maka dilanjutkan dengan peresmian pernikahan putri Tara dan Pangeran Hakim. Setelah mereka resmi menjadi suami istri maka mereka dipersilahkan untuk meninggalkan ruangan dan pergi kekamar mereka untuk beristirahat.


Kamar Putri Tara sudah dihias sedemikian rupa dan penuh taburan bunga. Pangeran Hakim menggandeng tangan Putri Tara dan mengajaknya untuk beristirahat karena saat ini mereka sudah resmi menjadi suami istri.



Pangeran Hakim dan Putri Tara kemudian berjalan mengikuti dayang yang sudah mempersiapkan tempat untuk peristirahatan mereka.

__ADS_1


Mereka saat ini sedang duduk didalam sebuah kamar dengan pintu yang tertutup. Sementara Ratu Mayang beserta rombongan menginap disamping kamar Pangeran Hakim dan Putri Tara. Ratu Mayang beserta rombongan akan menginap satu malam dan akan pulang keesokan harinya.


Malam ini menjadi malam yang sangat panjang dan malam yang akan menentukan masa depan kedua kerajaan.


Putri Tara saat ini sedang duduk disamping ranjang dengan hati yang berdebar-debar.


Terdengar langkah Pangeran Hakim yang berjalan mendekat.


Deg.


Deg.


Jantung Putri Tara berdegup semakin kencang saat tangan kekar Pangeran Hakim menyentuh bahunya dan membuka tirai ranjang mereka.


Putri Tara tertunduk diatas tempat tidur dengan pakaian pengantin masih melekat di badannya. Pangeran Hakim kemudian membuka penutup wajahnya dan saat ini terlihat jelas wajah cantik putri Tara yang sedang melihat ujung jari kakinya.


Putri Tara menarik nafas panjang dan mempersiapkan penyerahan dirinya. Demi rakyat dan keyakinan suaminya maka Putri Tara harus bisa menepikan kebenciannya.


Dia duduk bersama anak dari pembunuh ayahandanya. Dan saat ini dia harus melakukan pengorbanan terbesar demi bisa merebut hati Pangeran Hakim dan membuatnya percaya bahwa pernikahan ini bukan rekayasa, meskipun dia harus kehilangan kesuciannya.


Hanya ini satu-satunya cara untuk membuktikan kebenaran dan kesungguhan dari pernikahan ini.


Namun Pangeran Hakim yang teringat perkataan ibundanya ternyata tidak menyentuh Putri Tara dan melakukan kewajibannya. Karena bagi Pangeran Hakim pernikahan ini bukanlah pernikahan namun hanya sebuah tipu daya.


Saat tiba-tiba Pangeran Hakim merebahkan dirinya disamping Putri Tara maka sontak saja membuat Putri Tara terkejut karena ternyata Pangeran itu malah tidur terlelap disampingnya.


Apa yang terjadi?

__ADS_1


Ada apa dengannya?


Haruskah aku merasa bahagia karena aku tidak perlu membuat pengorbanan besar?


Atau haruskah aku kecewa karena suamiku tidak menyentuh tubuhku?


glek.


Putri Tara menelan salivanya dan tertegun menatap pria tampan yang saat ini tertidur disampingnya.


Sepertinya suaminya sudah benar-benar tertidur. Dan Putri Tara pun merebahkan dirinya disamping suaminya.


Putri Tara bolak-balik dan berulang kali mencoba memejamkan matanya namun tetap tidak bisa. Ini adalah pertama kalinya dia berada satu kamar dan satu ranjang dengan orang lain, karena ikatan suami istri.


Ikatan ini hanyalah sementara, karena begitu dia menemukan keris mayapada, maka dia akan mengakhiri sandiwara dan hubungan palsu ini.


Dia akan mengakhiri kekuasaan Ratu Mayang beserta seluruh pasukannya. Dan dia akan mengambil alih kekuasaan dan menjadi Ratu yang adil bagi rakyatnya.


Tunggulah Pangeran...


Aku akan segera membebaskanmu dari ikatan dan hubungan ini.


Aku akan mengirimmu ke neraka beserta Ibumu yang jahat itu.


Aku tahu kau juga berpura-pura menikahiku, karena kamu adalah perisai ibumu. Dan aku melihat cinta dimatamu yang begitu besar, hanya saat menatap ibumu. Aku memperhatikannya tadi saat kita ada didalam satu ruangan.


Syukurlah aku cepat menyadari jika kau hanya alat yang digunakan ibumu untuk sebuah tujuan. Tadinya aku pikir kau benar-benar tertarik padaku. Hah....ternyata semua telah terbukti malam ini....

__ADS_1


Baiklah! mari kita adu, siapakah yang akan memenangkan tipu muslihat ini. Kita sama-sama punya tujuan dan tujuan dari kelahiranku adalah untuk menghancurkan ibumu dan siapapun yang berpihak pada kejahatan, termasuk dirimu....


__ADS_2