Ratu Abadi Dan Sihirnya

Ratu Abadi Dan Sihirnya
Tara dan Silsila didunia masa depan


__ADS_3

Tara menatap Silsila dengan amarah karena sudah merebut putra mahkota dan pura-pura menjadi ibu yang sesungguhnya.


"Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Tara sambil mendorong Silsila.


Silsila yang hampir jatuh, ditangkap oleh suaminya Bara.


"Dia tidak bersalah." Kata Bara dan berdiri didepan Silsila. Silsila tersenyum puas dan licik.


Bara tidak tahu siapa Silsila sesungguhnya. Yang ada dipikiran Bara saat itu adalah filmnya tetap berjalan dan dia tidak dipermalukan dihari pernikahanya.


Tiba-tiba saya Silsila muncul dan menawarkan diri untuk menggantikan posisi Tara. Bara sempat menolak saat itu. Tapi setelah Bara melihat kemampuan Silsila dalam menggunakan sihir, maka diapun senang dan menerimanya.


Akhirnya film yang dibintangi Tara dan Zayn digantikan oleh Silsila dengan perubahan alur cerita.


Film itu sukses dan membuat Bara menjadi kata raya bahkan bisa membeli separo saham stasiun Televisi ABASA.


Berkat Silsila Bara menjadi CEO di stasiun televisi tersebut.


"Apa yang kau lakukan Tara? Kenapa kau mendorongnya? Dia adalah istriku."


"Rasanya aku bukan hanya ingin mendorongnya. Aku ingin sekali meremasnya." Kata Tara sangat emosi.


"Bara, dia tidak waras. Usir dia dari sini." Kata Silsila pada suaminya.


"Pergilah kalian dari sini!" Kata Bara dan hampir saja mendorong Tara tapi tangan Zayn dengan cepat menahanya.

__ADS_1


"Jangan kasar padanya. Kami bisa jelaskan kenapa kami merasa disana hanya tiga hari tapi disini waktu berjalan begitu cepat." Kata Zayn.


"Tidak perlu. Aku sudah bahagia bersama Silsila. Kalian membuatku berada dalam masalah besar dan nyaris bangkrut. Tapi untunglah Silsila datang dan menyelamatkannya. Jadi...kalian pergilah." Kata Bara hampir saja menutup pintunya.


Tapi Tara menahanya dengan kekuatan sihirnya.


Begitu Tara menggunakan kekuatan sihirnya, Silsila tidak tinggal diam dan mengimbanginya dengan sihir juga.


Tara terpental dan jatuh keluar halaman.


"Tara, kau tidak papa?" Tanya Zayn.


"Sihirnya menjadi kuat dan sihirku mulai melemah." Kata Tara.


"Kenapa bisa begitu?" Tanya Zayn lalu membantu Tara bangun dan memapahnya berjalan keluar dari halaman rumah Zayn.


"Tapi dia? Kenapa dia bisa menggunakan sihirnya?"


"Pasti ada yang membantunya. Dan membuatnya semakin kuat." Kata Tara.


"Ayo kerumahku. Kau harus beristirahat dulu sebelum memikirkan apa yang harus kau lakukan agar putramu kembali."


"Raka....hiks....putraku juga direbut dariku, hiks!" Tara menangis dalam pelukan Zayn dan Zayn memeluknya dengan sangat erat.


Saat itulah Zayn merasakan jika jantungnya berdebar sangat kencang. Rasa hangat saat ada bersama Tara membuatnya merasa nyaman.

__ADS_1


Zayn terus memeluknya dan mengusap airmatanya.


Dirumah Zayn, sepanjang malam, Tara terus menangis dan seduh karena putranya tidak mengenalinya dan bahkan sekarang tinggal bersama wanita ular seperti Silsila.


Dan Tara tahu alasan Silsila ingin menguasai anaknya adalah tidak lain karena anaknya mewarisi keris keabadian darinya.


Entah bagaimana Silsila bisa ada didunia masa depan. Apakah dia juga masuk dari buku kuno itu?


***


Dirumah Bara, Silsila mulai gelisah karena Tara akan membuat rencana nya menjadi lebih sulit.


Bara terus memperhatikan Silsila, istrinya.


"Kenapa kau belum tidur? Apakah kau kenal dengan Tara?"


Silsila terdiam dan sebaiknya dia pura-pura tidak mengenalnya.


"Aku tidak mengenalnya. Entah kenapa tiba-tiba dia menyerangku." Kata Silsila lalu membalikkan badannya.


"Dia tiba-tiba datang setalah satu tahun berlalu." Kata Bara.


"Dan keadaan sudah tidak sama lagi." Imbuh Silsila.


"Dulu dia akan menikah denganku, tapi tiba-tiba semua berubah dan dia kembali." Kata Bara.

__ADS_1


"Apakah kau menyesal?" Tanya Silsila.


"Tidak. Berkat dirimu, aku menggapai semua mimpiku " Kata Bara lalu mencium kening istrinya.


__ADS_2