Ratu Abadi Dan Sihirnya

Ratu Abadi Dan Sihirnya
Ramuan dari Mario


__ADS_3

Zayn mengajak Tara berjalan-jalan ditaman agar Tara terhibur karena putranya tidak mengenalinya.


"Aku akan memberikanmu ice cream, tunggulah disini." Kata Zayn lalu pergi untuk membeli ice cream.


Tidak lama kemudian Zayn datang dan melihat Tara sedang melamun.


"Kau melamun lagi." Kata Zayn dan menyuruh Tara agar segera makan ice creamnya.


Ice cream dipercaya akan meredakan stress dan mendinginkan pikiran serta membuat perasaan menjadi lebih bahagia.


"Aku tak menyangka akan jadi seperti ini." Kata Tara.


Zayn menatap dan menggenggam tangannya.


"Kau akan segera mendapatkan Raka kembali. Tapi sebelum itu kita harus mencari siapa yang sudah membantu Silsila." Kata Zayn.


"Setelah makan ice cream, bagaimana kalau kita menyelidiki dan mengikutinya."


"Baiklah, mari kita coba. Siapa yang sering dia temui dan membantu menambah kekuatanya." Kata Tara lalu dengan cepat menghabiskan ice creamnya dan tidak sabar untuk menemuka orang yang sudah membantu Silsila.


Tiba-tiba sebuah bola dilemparkan dan mengenai kepala Tara.


Duuukkkk!


Aduh!


Tara berteriak karena kepalanya sakit terkena lemparan bola.

__ADS_1


Dan saat Tara menoleh, dia hampir tidak percaya karena yang menendang adalah Raja. Anak sekecil itu bisa menendang bola seperti orang dewasa. Pasti karena dia bukan anak biasa.


Tara berdiri dan mengambil bola tanpa rasa marah. Tara lalu berlari dan mendekati Raka putranya yang tidak mengenalinya.


"Ini bolanya...." Tara berjongkok dan memberikan bola itu padanya.


"Hehehehe...." Raka tersenyum terkekeh karena melihat kening Tara yang memar dan terlihat merah.


Dia seperti merasa senang melihat tendangannya begitu kuat.


Tidak lama kemudian Silsila berjalan dibelakang Raka dan langsung menggendongnya.


Tara sangat sedih melihat Raka dan tidak bisa memeluknya meskipun hanya sekali.


Raka masih tertawa melihat kearah belakang saat ada di gendongan Silsila. Tara lalu tersenyum dan melambai padanya.


Zayn melihat apa yang baru saja terjadi dan dia juga bisa merasakan kesedihan Tara sebagai seorang ibu yang tidak dikenali oleh putranya.


Saat itu Silsila sedang pergi hanya bersama Raka saja, Bara sedang ada urusan karena dia adalah CEO, sehingga sangat sibuk dikantor.


Silsila cepat membawa Raja masuk kedalam mobil dan dia menyetirnya. Tanpa sepengetahuan Silsila, Zayn dan Tara mengikutinya dari belakang.


Silsila lalu berhenti didepan rumah mewah. Setelah itu dia masuk kedalam.


Tara dan Zayn mengintip dari balik pohon dan memarkir mobilnya agak jauh dari halaman rumah mewah itu.


"Aku akan mengecilkan tubuhku dan menyelinap. Aku ingin tahu siapa yang dia temui." Kata Tara lalu tubuhnya mengecil sebesar tutup pulpen dan Zayn tersenyum padanya.

__ADS_1


"Aku akan menunggumu disini." Kata Zayn dan berpesan agar Tara tetap berhati-hati.


Tara lalu masuk melalui jendela dan dia kaget saat Silsila menemui Mario.


"Mario?" Gumam Tara pelan.


"Ini ramuannya. Harganya 100 juta dan akan bertahan hingga satu bulan. Kau harus terus mencampurkannya kedalam susunya setiap kali dia minum susu." Kata Mario pada Silsila.


"Ya, ini uangnya." Kata Silsila lalu mengeluarkan uang dari dalam tasnya.


"Dan mana ramuan untukku?" Tanya Silsila.


"Besok baru selesai. Aku masih menelitinya." Kata Mario dan dengan kerjasamanya dengan Silsila, dia sudah banyak diuntungkan dan menjadi kaya raya dalam waktu satu tahun terakhir ini.


Dari film yang sukses, Ramuan yang dia jual, dan dari buku kuno yang dia tunjukan padanya.


"Kau masih menyimpan buku itu?" Tanya Mario pada Silsila.


"Tentu saja."


"Kau tidak boleh sampai menghilangkanya. Buku itu hanya tinggal satu-satunya. Jika hilang, maka kau tidak akan bisa kembali kekerajaanmu." Kata Mario.


"Aku akan kembali saat aku sudah bisa mengendalikan anak ini. Dan anak ini sudah cukup besar untuk membantuku menyingkirkan orang-orang yang sudah meremehkan ku." Kata Silsila.


Tara terus menguping pembicaraan mereka.


"Ramuan apa yang dia maksud?" Tanya Tara dalam hati.

__ADS_1


"Dan apa yang dia rencanakan dengan kembali ke kerajaan Maya?"


"Aku harus mencari tahu semuanya." Kata Tara lalu ikut pergi saat Silsila berpamitan pada Mario.


__ADS_2