
Disebuah taman yang sangat indah Pangeran Hakim dan Ratu Mayang sedang bersemedi. Mereka menciptakan sihir dan tiba-tiba mereka sudah berada di suatu dunia lain. Didunia mereka itu terdapat begitu banyak jenis bunga beraneka ragam dan berwarna-warni.
"Teruskan semedimu disini Pangeran." Kata Ratu Mayang.
Pangeran Hakim masih memejamkan matanya dan tiba-tiba saja dia terbangun dari semedinya.
Glek
"Ada apa Pangeran?"
"Hamba melihat bayangan wanita bercadar itu di kehidupan masa depan hamba Ibunda. Dia memegang sebuah Keris yang sangat sakti dan bercahaya. Hamba belum pernah melihat kehebatan Keris itu sebelumnya. Hamba melihat Keris itu seperti membelah bulan, ibunda."
"Apa? Wanita bercadar dan sebuah keris?" Tanya Ratu Mayang dengan sangat terkejut.
Kemudian Ratu Mayang memejamkan mata danelakukan sihir sehingga dihadapan Pangeran Hakim seperti ada bola kristal yang didalamnya terdapat sebuah Keris.
"Apakah Kerisnya seperti ini Pangeran?" Tanya Ratu Mayang sangat penasaran.
"Benar Ibunda. Keris inilah yang dipegang wanita itu. Dan hamba melihat ibunda tergeletak disana terkena Keris itu." Lanjut Pangeran Hakim.
"Apa?"
"Benar Ibunda. Entah kenapa hamba melihat ibunda juga ada disana." Kata Pangeran Hakim.
"Jadi sudah ada pewaris suci dari Keris Keabadian." Kata Ratu Mayang.
"Maksud ibunda Keris itu bernama Keris Keabadian?"
"Ya benar. Siapapun yang memiliki Keris itu maka dia akan menguasai tiga dunia." Kata Ibundanya menjelaskanya kepada Pangeran Hakim.
"Jika benar wanita itu adalah pewaris dari Keris Keabadian itu, maka kita harus mencari keberadaanya." Kata Ratu Mayang.
"Tapi mana mungkin wanita bercadar itu adalah pewaris keris tersakiti didunia."
"Mungkin saja. Karena hanya dia keturunan suci yang bisa memegang Keris Keabadian itu." Kata Ratu Mayang.
"Tetaplah disini Pangeran." Kata Ibundanya.
Kemudian Ratu Mayang keluar dari dunia sihir itu dan menemui Guru Duma.
Aku tidak melihatnya di mana-mana kemana perginya dia. Gumam Ratu Mayang yang mencari guru Duma ke seluruh penjuru istana namun tidak menemukannya.
Kemudian Ratu Mayang masuk kedalam ruangan guru Duma dan hanya bertemu pelayannya saja.
Kepada pelayan itu Ratu Mayang menanyakan keberadaan guru Duma. Dan menurut pelayan itu Guru Duma pergi kesebuah gunung untuk bersemedi.
__ADS_1
"Ke sebuah gunung?"
Tanya Ratu Mayang kepada pelayan itu.
Pelayan itu mengatakan jika guru Duma saat ini sedang semedi di sebuah gunung tidak jauh dari istana.
"Kenapa dia tidak mengatakannya kepada aku?"
"Hamba tidak tahu Ratu." Jawab Pelayan itu dengan tubuh gemetar karena takut.
"Baiklah katakan kepada guru Di, jika dia kembali dari semedi nya untuk menghadap kepada ku." Kata Ratu Mayang.
"Baiklah Ratu." Kata Pelayan itu
Kemudian Ratu Mayang masuk ke dalam ruangannya dan mengucapkan mantra untuk membuka pintu ajaib didalam kamarnya.
Ratu Mayang kemudian berjalan menuruni tangga dan mencari beberapa buku yang akan dia baca tentang Keris Keabadian itu.
Padahal saat ini dia belum menguasai semua buku tentang raksasa di hutan larangan. Namun ternyata keris Keabadian itu saat ini telah lahir kembali melalui penglihatan Pangeran Hakim.
Pangeran Hakim bahkan belum pernah melihat keris Keabadian itu, karena saat Keabadian itu muncul Pangeran Hakim masih ada di dalam kandungan.
Dan bagaimana mungkin Keris itu bisa ada di dalam pikirannya sedangkan dia belum pernah melihatnya dan setelah dia cocokkan kepada Keris yang tergambar dalam buku kitab suci itu ternyata keris itu benar adanya. Mereka adalah keris yang sama persis seperti yang dilihat didalam kitab kuno.
Itu adalah Keris Keabadian yang 20 tahun lalu dia perebutkan dengan permaisuri Andini.
Namun entah kenapa saat ini keris itu hadir kembali apakah mungkin anaknya Putri Andini saat ini sudah menguasai ilmu sihir dan bisa mencapai keris itu.
Iya aku harus mencari tahu tentang di mana keberadaan permaisuri sebelum semuanya terlambat.
Kemudian Ratu Mayang mencari buku tentang keris itu yang entah kemana keberadaannya tiba-tiba buku itu menghilang. Sudah lama dia tidak memanggil kitab tentang Keris Keabadian.
Kemudian dengan sihirnya Ratu Mayang memanggil buku tentang keris Keabadian itu.
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya sebuah buku turun dari atas dan jatuh di hadapan Ratu Mayang.
Itu adalah perpustakaan kuno yang ajaib yang setiap buku bisa dipanggil hanya dengan menggunakan mantra.
Dan bagi yang tidak tahu maka tidak akan menemukan buku meskipun dia masuk ke dalam perpustakaan itu.
Perpustakaan itu mempunyai kata kunci yang hanya beberapa orang saja yang tahu termasuk Pangeran Hakim, guru Dumah dan Ratu Mayang.
Kemudian Ratu Mayang membalik halaman tengah buku yang tertulis tentang lahirnya kembali keris Keabadian melalui seorang gadis keturunan suci.
Apakah gadis ini yang dimaksud oleh pangeran Hakim wanita bercadar itu sebenarnya sedang berpura-pura untuk mencari keris Keabadian itu.
__ADS_1
Dan dia berhasil masuk kedalam istana ku tanpa sepengetahuanku
Kurang ajar! Kenapa aku bisa terkecoh oleh kepolosannya.
Lain kali aku harus lebih hati-hati lagi
Jika dia begitu saja mudah masuk kedalam istana ku dan pergi dengan mudah tanpa sepengetahuan ku maka, jangan-jangan saat ini istanaku juga telah disusupi oleh beberapa orang suruhan permaisuri Andini.
Aku harus cepat menguasai kitab suci ini dan aku harus tahu bagaimana cara mendapatkan keris Keabadian itu kembali.
Jika garis Keabadian itu dipegang oleh wanita bercadar itu maka Keris Mayapada tidak mampu mengalahkannya.
Aku harus mendapatkan keris Keabadian itu bagaimanapun caranya.
Dengan bantuan putraku maka aku akan mendapatkan keris Keabadian itu aku harus melakukan tipu muslihat kembali.
Aku akan mengutus Pangeran Hakim untuk keluar istana dan mencari tahu keberadaan perempuan bercadar itu.
Perempuan itu akan mengantarkan kepada Keris Keabadian.
Dan setelah dia berhasil mengambil Keris Keabadian itu maka aku akan merebutnya dari tangannya.
Aku harus membuat gadis itu tertarik kepada anakku.
Ya itu adalah satu-satunya cara yang bisa aku gunakan. Kelemahan mereka selalu saja pada hati dan cinta.
hahaha......hahaha......
Aku adalah wanita yang tidak punya hati dan tidak punya cinta sehingga aku menjadi kuat.
Dan aku tahu kelemahan mereka sebagaimana kelemahan permaisuri Andini, cinta dan hati, dengan keduanya maka aku akan mudah untuk memperdaya. Aku harus menggunakan putraku untuk memperdaya wanita itu.
Aku harus membuat wanita itu jatuh cinta kepada Pangeran Hakim dan menjadikanya istrinya.
Saat ini aku sangat terganggu dengan kemunculan bayangan Keris itu dalam semedi Pangeran Hakim.
Ternyata apa yang dikatakan kitab suci ini benar adanya. Jika Keris itu akan kembali muncul setelah 20 tahun kemudian dan akan mencari pemiliknya.
Aku yakin wanita bercadar itu pasti punya hubungan dengan permaisuri, karena hanya permaisuri lah yang bisa mengambil keris itu atau keturunannya yang bisa memegang keris Keabadian itu.
Kemudian Ratu Mayang membawa buku kuno itu ke kamarnya dan dia menutup kembali pintu ajaib di dalam kamarnya.
Setelah pintu perpustakaan itu tertutup kemudian terdengar pintunya diketuk oleh seseorang. Ternyata itu adalah guru Duma.
Dan guru Duma melihat ratu Mayang menyembunyikan sesuatu. Sekilas guru Duma melihat bahwa itu adalah buku tentang keris keabadian.
__ADS_1
Namun sepertinya Ratu Mayang tidak mau berbagi tentang cerita itu kepada guru Duma.
Guru Duma juga mulai waspada karena ratu Mayang atau muridnya sendiri itu sangatlah licik dan bisa melakukan apa saja demi tujuannya. Bahkan tidak segan untuk menyingkirkan gurunya sendiri sebagaimana dulu dia juga membunuh gurunya hanya karena ingin mendapatkan Keris Keabadian itu.