Sahabatku Suamiku

Sahabatku Suamiku
BEKAL


__ADS_3


" ini beneran dari vano?tapi kalo dilihat dari tulisannya emang iyasih" gumam fujian setelah membaca suratnya satu persatu,tak berfikir lama ia langsung memastikan apakah ini benar dari devan atau tidak



"tapi kotak kecil ini apaan ya?" tanya pada dirinya sendiri sambil membuka kotak kecil di pojok kanan bawah itu


"gila devan kesambet apaan sih anjirr" gumam fuji melihat hadiah air pods beserta cassing nya yang sangat lucu itu .



"sumpah.. Ini ga mimpi kan?seorang vano,cowo paling cool, si gamau ribet,ngasih ginian ke gua?" pikir Fuji yang masih tak percaya sambil mengunggah foto hadiah tersebut di story nya


"bodo lah nguantuk banget gua" ujar fuji lalu tertidur dengan nyenyak.


...****************...


Keesokan paginya fuji bangun lebih pagi dari biasanya untuk membuat bekal.


"tumben bikin bekal dua?" tanya lorenta menghampiri fuji


"iya satu buat aku satu buat vano" ujar fuji


"aihh tumben?" tanya lorenta bingung


"kemarin si vano ngasih aku kado buanyaakk jadi aku mau buatin bekal, itung-itung buat balas budi,ga enak soalnya kalau cuman ngucapin terimakasih doang" jelas fuji yang hanya di oh i oleh renata


"kenapa itu pipi sama pergelangan tanganmu?" tanya lorenta hang sedari tadi menyimpan pertanyaan itu.


/aduhh alasan apa ini gua/ batin fuji


"ohh... Inii anuu kemarin aku sama letta gendong-gendongan trus nyungsep,lenganku ketindihan trus wajahku ga sengaja kecakar letta" jelas fujian sambil tersenyum kikuk namun tidak ada respon apa-apa dari mamanya hanya diam


"ohh" ujar nya setelah beberapa detik yang membuat fujian lega


"yaudah mah aku berangkat dulu,itu mobil azka dah nyampe assalamualaikum" ujar fujian mencium tangan mamanya lalu berlari menuju azka yang baru saja sampai


"buruan ka,takut telat" ujar fujian sambil menarik tangan azka agar segera kedalam mobil


"ngapain sihh gua masih belom ngegombalin nyokap lu bah" ujar azka saat di dalam mobil


" ishh ayo jalan gua abis di introgasi tadi, mumpung mak gua belom curiga banget makanya aku buru-buru kabur" jelas fujian


"di introgasi apa?" tanya azka sambil fokus menyetir


"soal luka gua, trus gua jawab abis jatoh "ujar fujian dan di jawab ohh ria oleh azka


"kenapa ga jujur aja?" tanya azka


"males ntar kaga kelar-kelar itu nanyain kok bisa ini gini gini blablabla malas gua" jelas fujian lalu mereka menikmati perjalanan sambil sedikit meng ghibah orang random di lalu lintas


...****************...


Sesampainya di sekolah fuji langsung masuk ke kelas dan duduk di bangkunya,sedangkan azka entahlah berkeliaran kemana dia karena jam masuk masih tersisa 10 menit lagi,tak lama kemudian violetta menghampiri fuji yang sedang melamun .


"fujiii... gilaa akhirnya lu datang,gua datang kepagian anjiirrr and u know what happens?" ujar letta excited yang membuat fuji terbelalak kaget


"astaghfirullah.. lett kaget gua anjir,gatau gua,apaan emang?" jawab fuji dengan sedikit kesal


"hehehe sorry, jadii gua kan dateng kepagian toh nahh si celine anjirr dari awal dia dateng sampai tadi gua di tatap sinis anjirr" jelas letta


"lah bukannya biasanya kek gitu?" tanya fuji heran


"ck.. tapi ini beda ji.. percaya deh ama gua" jelas letta sekali lagi


"iya-iya percaya gua,emang kenapa sih?lu takut?" tanya fuji menyelidik


"dih yakali gua takut,gua cuman punya bad feeling aja kaya.. dia pasti punya rencana buruk ke elu" ujar letta


"hush ga boleh su'udzon" balas fuji yang membuat letta manyun dan secara bersamaan bel pelajaran pertama berbunyi.

__ADS_1


"lu tu ya,gua ini lagi khawatir ke elu,malah di bilang su'udzon dahlah ngambek gua" ujar letta berpura-pura ngambek lalu kembali ke kelasnya


"ada ya orang ngambek bilang kalo dirinya lagi ngambek " ujar fuji sambil terkekeh


"kenapa tuh si letta?" tanya azka dan vano yang baru masuk kelas keheranan melihat ekspresi letta yang manyun


"biasa sok ngambek" ujar fuji dan di angguki oleh mereka berdua


"oh iya van,ni bekal buat lu,anggep aja ucapan terimakasih buat hadiah dari lu kemarin" jelas fujian sambil menyerahkan kotak bekalnya


"buat gua mana?" tanya azka


"ga ada,kalo mau besok gua bikinin tapi bayar dulu 15 rebu" ujar fujian


"si anj**g ga adil bet" ujar azka sok ngambek


...****************...


 *ISTIRAHAT


"tumben lu bawa bekal van,mana lucu bangett lagi" ujar letta penasaran


"dari fuji" ujar vano setelah fokus memfoto bekal tersebut


"njirr.. buat aku mana?" tanya letta manyun


"ga ada hehehe,lagian itu buat ucapan terimakasih gua ke vano" jelas fuji


"ihh ga adil bangett" sebal letta semakin ngambek


"tau tuhh kita di anak tirikan, ga adill banget" saut azka ikutan ngambek


"loo kok pada ngambek sihhh" ujar fuji panik,sedangkan vano? ia sedari tadi dengan santai menyantap bekal dari fujian dengan ekspresi menikmati yang dibuat-buat sehingga membuat letta dan azka semakin ngambek dan kesal.


"utututu iya dehh maaf... besok aku buatin juga deh buat kalian selama 2 hari kedepan" bujuk fuji dan hanya di jawab...


"terserah" oleh letta dan azka yang spontan membuat fuji hampir saja melayangkan tangannya untuk menjitak kepala mereka berdua


melihat fuji yang sudah hampir habis kesabaran kini letta dan azka kembali membuka suara


"awas sampe besok ingkar janji" ujar mereka dengan sok jual mahal yang membuat fuji menyumpah serapah i kelakuan kekanak kanakan mereka sambil bergumam.


"dah tau fuji kesabarannya setipis tisu di bagi dua masih aja lu berdua nguji kesabarannya" ujar devan sambil menyeruput es jeruknya


"diem lu" ujar mereka yang masih kesal dengan ekspresi mengejek devano tadi


"udahlah guys... ya ampunnn bocil bangett" ujar Fuji frustasi


"hehehe iya-iya maaf ya fujiii nih nih aaaaa" sahut azka sambil menyuapi fuji agar amarahnya mereda.


"btw si celine kemarin dm gua" ujar vano membuka topik


"gimana-gimana?"tanya mereka kepo dan vano menyerahkan hp nya agar sahabatnya bisa melihat secara jelas dm-an dari celine.



"miris" ujar letta dan azka kompak setelah membaca dm an tersebut


"lu ga kasian gitu kah van?" tanya fuji


"kalo gua kasihan ke dia,harga diri dia bakal lebih keinjak,dan lagi perasaan itu ga bisa di paksakan ji,gua kek gini ke kalian ya karna gua nyaman ke kalian kalo ke orang lain ya gua bakal jadi devano yang bodo amat" jelas vano


"tapi kenapa yang di kambing hitamkan si Celine itu selalu gua?kenapa ga letta aja?" tanya fuji


"karna letta backingan nya ngeri,jadi dia ga ada nyali" ujar azka,memang benar tidak ada satu murid bahkan guru pun yang berani membuat masalah dengan letta karena ayah letta adalah orang paling berpengaruh di dunia bisnis


"ohh,eh van nih dia nge spam" ujar fujian sambil memberikan hp itu kepada vano,kini mereka bertiga duduk hikmat sambil melihat ekspresi dingin vano yang membalas chat dari celine.


"kalian ngapain ngeliatin gua sampe segitunya?" tanya vano yang menyadari akan tatapan menyelidik dari sahabat nya itu


"gimana?" tanya azka,letta dan Fuji kompak,sambil menghela nafas vano memberikan hp itu kepada azka dan di baca oleh mereka bertiga

__ADS_1



"tega lu van" gumam mereka bertiga kompak


"hah?trus gua harus gimana anjir?yakali gua di sukain cewe sasimo* terus gua iya-iya aja gitu" ujar vano sedikit kesal


"ga gituu... Maksud kita tuh bahasanya di perhalus dikit" ujar violetta


"itu udah yang paling halus dan sopan bagi gua" ujar vano mulai bad mood


"lagian yang gua bilang itu fakta kan,so apa salahnya?" ujar vano


"iyasih.. Ga salah vano juga nyikapin si celine kek gitu,coba kalian stalk tuh ig si celine isinya apa aja biar kalian lebih ngerti" titah azka yang langsung di laksanakan oleh violet dan fuji


"celine kok jadi toxic gini?" ujar letta setelah melihat postingan Celine di ig


"that's why" ujar vano yang sudah mulai tenang


"sumpah gak ngespect gua kalau si celine jadi kek gini" ujar fuji yang masih tak percaya teman lamanya yang dulu adalah anak baik-baik kini menjadi kupu-kupu malam saat di luar sekolah



"gila ji coba liat postingan dia yang baru, caption-nya anjirrr" ujar violetta terbelalak


"i hope u can touch me like he's touch me babe?" ujar fuji membacakan caption yang ada di postingan terbaru celine


"nyindir vano itu" jelas azka yang sudah tau postingan itu terlebih dahulu


"celine kok gini sih..." gumam fujian


"mau tau kenapa dia jadi kek gitu?" tanya azka yang di angguki oleh letta dan Fuji secara antusias,dan saat azka membuka mulut untuk bercerita bel pelajaran ke 4 di mulai


"aa lanjut part dua" ujar azka yang membuat fuji dan letta kecewa,lalu berdiri berjalan menuju kelas mereka masing-masing.


di pelajaran terakhir ini kelas X MIPA 1 (kelas fuji,azka,vano) memindahkan ruang belajar di perpustakaan karena proyektor di kelas mereka rusak jadi agar mereka bisa presentasi,mereka di pindahkan ke perpustakaan.


*PERPUSTAKAAN


"kaos kaki lu kenapa lu lepas?bau ya?" tanya fuji menyelidik


"kaga anjirr tapi emang enakan gini tau" jelas azka nge gas


"dih enakan make kaos kaki kalii" ujar fujian


"udah buruan masukk debat aja sukanya" titah vano yang jengah melihat kedua sahabatnya itu yang selalu mempermasalahkan hal kecil.


...****************...


"yess akhirnya gua bisa presentasi lancar tadi mwahahaha" tawa azka lega


"okay congrats " ujar vano dan fujian kompak sambil berjalan keluar menghampiri sepatu mereka


"awwww" pekik fujian kesakitan


"kenapa ji?" tanya azka dan vano panik


"kaki guaaa" rintih fuji sambil mengangkat kakinya,dan benar saja ada paku pines yang menancap sempurna di tengah telapak kakinya


"kok bisa kena sih" tanya vano sambil mendudukan Fujian


"gatau ga keliatan soalnya posisi pakunya di tengah" jelas fujian


"ka pegangin lutut fuji,ji siap-siap gua ambil ni pines dari kaki lu" ujar vano yang di angguki oleh azka dan fuji, kini vano menarik kaos kaki bagian telapak kaki fuji agar pines ikut tertarik keluar tanpa di tersentuh oleh tangan


"awwmwahahahaha sakit njing" ujar fujian sambi tertawa


"udah kok,ayo ke uks dulu,gausah make sepatu dulu" sahut vano sambil berusaha membopong tubuh fuji


"psikopat ya lu,malah ketawa anjir" pekik azka sambil ikut membopong tubuh kanan fuji


"kesakitan blough sangking sakitnya sampe ga bisa bedain mana nangis ama ketawa" ujar fujian sambil berjalan tertatih-tatih

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2