
"Lettaaaaa" surprise fuji dan azka, sedangkan devano? Ia memilih diam sambil menyimak kelakuan konyol kedua sahabatnya.
"astaga naga... Ini rumah sakit guys! Jangan berisik!" tegur letta yang tak habis fikir dengan kelakuan konyol sahabatnya yang tak tau tempat itu.
"yaa kan biar lu seneng..." gumam fuji sambil memajukan bibirnya seolah merajuk,begitupula azka.
"ga gitu juga ji.. Kamar sebelah punya penyakit jantung,lu mau masuk penjara karena tuduhan pembunuhan akibat ngagetin orang jantungan?" ujar letta menakut-nakuti fuji yang membuat azka dan fuji membulatkan mata.
"emang iya?" tanya mereka kompak yang di angguki mantap oleh letta.
"btw mommy lu mana let?" tanya vano mengalihkan topik.
"kerja" jawab letta singkat lalu fokus dengan laptopnya.
"lu ngapain sih let?" tanya fuji penasaran, sambil menyelinguk melihat layar laptop letta.
"ini gua nge hack CCTV parkiran sekolah, dan bener dugaan elu ji, ternyata emang si Celine dalangnya" jelas letta yang di angguki paham oleh mereka.
"dan ini gua udah jadiin kompilasi,mulai dari video yang lu di bully,video celine nyogok satpam,trus yang ngerusak rem kita, dan kelakuan celine bejat lainnya biar jadi satu, dan besok gua minta tolong ke lu van, buat nyerahin flashdisk ini ke guru bk" jelas letta, yang di iyakan oleh vano.
"kelakuan bejat yang lainnya maksudnya?" tanya azka yang tak paham dengan maksud letta.
"gua minta hacker buat ngumpulin video bukti-bukti kelakuan bejat celine dalam kondisi lagi make seragam sekolah." jelas letta yang tak kunjung membuat azka puas.
"lah iyaaa yang kek gimana lettaaa cintanya azkaaa" ujar azka gemas.
"ciee cintanya azka ga tuh." ejek fuji dan vano kompak,yang sukses membuat wajah letta memerah malu.
"paansih ih gaje kalian, nih pertama dia lagi ngerokok di kelas waktu jamkos, kedua dia nge club ama om-om posisi make seragam, ketiga ini dia masuk dan keluar hotel sama om-om yang tadi disini udah ada keterangan tanggal dan waktunya, jadi mesti valid." jelas letta yang di ohh riakan oleh azka.
"btw let senin besok ujian, kira-kira lu udah sehat belum ya?" tanya fuji
"udahlah, luka fisik kek gini mah ga ada apa-apanya buat gua" ujar letta dengan senyum hambar,yang membuat mereka semua menjadi canggung.
"ehhh kok jadi canggung gini sih aduhh" panik letta yang sadar akan kecanggungan tersebut,yang membuat mereka tertawa ringan untuk menghapus rasa canggung tersebut, kini mereka bersenda gurau hingga tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 09.30 yang mengharuskan mereka untuk pulang ke rumah masing-masing.
"kita pamit ya let, hati-hati biasanya kalo malam banyak yang godain" goda azka menakuti letta.
"BOMAT GUA,UDAH SONO PERGI LUU!!" usir letta sebal yang mengundang gelak tawa dari mereka.
...****************...
*SEKOLAH
Sesampainya di sekolah, vano langsung menyerahkan flashdisk yang berisi bukti kenakalan celine kepada guru bk yang memang sedari awal tidak menyukai tingkah laku Celine, dan segera kembali ke kelas.
"Gimana?" tanya fuji dan azka yang menunggu kehadiran devano
"gua serahin ke bu sri" jawab vano singkat
__ADS_1
"bu sri ga nanya apa-apa ?" tanya azka mendetail
"nanyain,cuman udah gua jawab seadanya" jelas vano sambil fokus memainkan hpnya.
"trus-" ucap azka yang terpotong oleh bentakan vano
"stop jangan nanya mulu, lu lakik atau cewe sih? Kalo nanya detail amat!" sewot vano yang membuat azka terdiam sambil ber ekspresi seolah-olah merajuk.
"iya ya, perasaan dari semalem lho kamu itu jadi kepooo banget." sahut fuji ikut terheran dengan tingkah azka.
Kini mereka menjalankan kegiatan belajar mengajar nya dengan tenang, hingga waktu istirahat tiba.
Kemudian mereka melakukan kegiatan belajar mengajar mereka dengan tenang,hingga jam istirahat tiba.
*KANTIN
kini fuji,vano,dan azka sedang khusuk dengan makanan yang ada di depannya, karena pelajaran fisika di hari sabtu ini sangat menyiksa,padahal seharusnya hari sabtu itu jadi hari paling santai,tapi ini tidak, jadwal mereka malah matematika,fisika dan kimia GILA EMANG, walau setelah istirahat ini mereka langsung ekskul sih.
"lu ntar jangan bolos ekskul lagi ji" tutur azka yang sudah selesai dengan makanannya.
"ga janji" ujar fuji singkat,lalu kembali fokus dengan risol mayo di depannya.
"dasar bocil" ejek vano sambil membersihkan mayo yang berada di tepi mulut fuji, dengan refleks fuji langsung menjilat titik yang di tuju vano.
/anaknya bu loren kok bisa selucu ini sih, lah lucu?ga salah gua?/ fikir vano yang bingung dengan dirinya sendiri
"g- gua bukan bocil ya vani, itu gua tau tapi gua fokus ama mayo yang gua kunyah dulu,baru ini, jadi lain kali gausah sok drama kayak yang di sinetron-sinetron gitu deh" ujar fuji salah tingkah, hingga berbicara panjang kali lebar.
"vani-vani nama gua devano anjir, lain kali manggil gua Devan aja lu!" pekik vano tak terima
"tai lah jadi nyamuk gua anying, lettaaa lu kapan sembuh nya sihh aku kecepian tawuu." ujar azka lebay yang merasa jadi setan diantara dua sejoli itu.
"hilih sok iye lu" balas vano dan fuji kompak.
"btw kira-kira si celine dapet hukuman apa ya?" tanya azka mengubah topik,yang membuat mereka berfikir sejenak.
"apapun itu yang penting harus bikin dia jera se jera-jera nya." jawab devano dengan ekspresi dan nada yang sangat dingin.
...***************...
di sisi lain, kini di ruang bimbingan konseling yang berada di lantai 2, saat ini sedang terjadi negoisasi yang penuh ketegangan antara bu sri dan pak beni yang tak lain ialah ayah Celine.
"bu apakah tidak bisa di ringankan lagi hukuman untuk anak saya?" tanya ayah celine ber negoisasi dengan Bu sri, karena hukuman yang di dapat oleh Celine bukanlah hukuman membersihkan sekolah,ataupun skorsing, namun DO (drop out) .
"ga bisa pak, karena anak bapak bukan hanya terjerumus dalam pergaulan bebas, namun juga sudah mencelakakan temannya sendiri serta sudah menjelek-jelekkan nama sekolah secara tidak langsung." jelas bu sri kekeh.
"iya bu saya tahu,dan saya dengan menyesal meminta maaf atas hal itu, tapi saya mohon bu, ibu pertimbangkan lagi.. apalagi ini sudah mau ujian akhir lho bu." jelas ayah letta sambil menyerahkan amplop coklat bernilai 10 juta, yang membuat bu sri berfikir keras.
"huft... baiklah anak bapak akan kami skorsing selama 1 minggu, dan membersihkan seluruh toilet sekolah selama 2 minggu penuh setelah masa skorsing selesai." jelas bu sri yang membuat ayah Celine bernafas lega.
__ADS_1
"semoga bapak lebih awas dalam mendidik anak bapak untuk kedepannya, saya pamit lebih dulu ya pak." lanjut bu sri,lalu pergi meninggalkan ruang BK.
Tak lama setelah kepergian bu sri di balik pintu, dengan cepat beni segera memarahi anaknya.
"DASAR GAK GUNA! BISANYA MALU-MALUIN AYAHMU SAJA KAU INI! BISA GAK KAMU SEKALI AJA GA BIKIN MASALAH BUAT AYAH! *BISA GAKK?!* " teriak Beni melampiaskan amarahnya kepada celine yang sedari tadi ia tahan, sedangkan celine? sedari tadi ia hanya menunduk sambil menangis sesenggukan.
"coba deh kamu itu sekalii saja kaya kakak tiri mu itu, dia nurut, pinter, berprestasi, bisa di banggain, GA KAYA KAMU!BISANYA NYUSAHIN AJA!" lanjut beni sambil menunjuk-nunjuk kepala Celine dengan keras hingga beberapa kali kepala Celine sedikit mundur akibat tak tahan dengan tunjukan ayahnya.
"dahlah, mending aku balik ke kantor aja, dan kamu.. awas aja sampe kamu bikin ulah lagi, pulang dari sekolah langsung ke rumah ayah dan kurung diri kamu di kamar tamu." titah beni lalu pergi dari ruang bk itu.
"aaakhhhhh!!!" teriak celine frustasi lalu keluar dari ruang bk sambil penuh amarah.
(ini semua cuman gegara si fuji wanita ****** itu) batin celine penuh dendam, ia tak habis fikir, dari mana fuji bisa mendapatkan video-video rekaman cctv tersebut, apakah dia menyewa hacker? persetan dengan semua itu, karena yang lebih penting bagi celine saat ini ialah bagaimana cara membalas kan dendam ini kepada fuji.
seolah di restui oleh tuhan, baru saja celine membatin soal fuji dan kini, orang itu sedang berjalan keluar dari ruang guru dan menuju ke arah nya, dengan cepat Celine menarik tangan fuji dan menyeretnya menuju pagar tangga seolah siap mendorongnya jatuh dari ketinggian 5 meter tersebut.
"GILA YA LU CEL?!" pekik fuji terkejut,karena sedari tadi ia sedang berjalan keluar dari ruang guru sambil melamun, tanpa menyadari keberadaan Celine.
"iya gua emang gila? dan itu semua gegara elu fuji! cuman karena elu gua di benci ama ayah gua,bahkan gua hampir di keluarin dari sekolah ini, image gua rusak di sekolah ini, dan gegara elu juga, gua ga bisa dapetin cinta dari vano!" jelas celine menggebu-gebu sambil mencekik leher Fuji.
"hah?ga salah denger gua? harusnya tuh lu ngaca ya cel! bokap lu ngebenci elu karena kelakuan bejat lu sendiri, begitupula vano dan anak-anak di sekolahan ini!" ujar fuji yang sudah tak ingin merendah lagi.
/kaya nya ini bukan waktu yang tepat buat balas dendam deh/ batin fuji mengurungkan niatnya untuk membalas bullying dari celine,karena sesaat terlintas ide brilian di otaknya.
*PLAKKK
Suara tamparan yang nyaring terdengar dari pipi fuji, tamparan itu sangat keras sehingga pipi dalam fuji robek dan mengeluarkan darah segar dari samping mulutnya.
"BERANI LU SEKARANG NGEBANTAH GUA HAH?!" pekik celine, lalu mendorong keras tubuh fuji hingga jatuh dari ketinggian sekitar 5 meter tersebut.
/gapapa ji, palingan cuman pingsan sehari./ batin fuji pasrah.
Namun keberuntungan sedang ada di pihak fuji kali ini, karena saat ia terjatuh devano melihatnya dan dengan sigap berlari untuk menangkapnya, sehingga ia terjatuh di atas gendongan bridal style vano.
"CELINE GILA YA LU!" Teriak vano,yang membuat celine gemetar ketakutan.
...****************...
Dan yah... Mereka berakhir di ruang BK lagi.
"huft... Padahal baruu saja kamu masuk bk cel, dan sekarang udah bikin ulah lagi mau ngebunuh anak orang, gatau lagi ibu sama kamu." omel bu sri.
"itu aku ga sengaja bu!" elak celine membela diri.
"bohong bu! Ibu liat aja deh rekaman cctv, biar jelas lalu ibu diskusikan ama guru yang lain, aku pamit mau ekskul dulu bu, buat persiapan ujian praktik 3 Minggu lagi." jelas vano lalu pergi dari ruangan bk tersebut bersama fuji.
"HEH IBU BELUM IZININ KAMU KELUAR VANO!huft... Yaudah sana! tapi inget pulang sekolah kamu ngumpul lagi di sini, PAHAM?" ujar bu sri sambil menekan perkataan terakhir nya,lalu pergi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1