Sahabatku Suamiku

Sahabatku Suamiku
PEMBALASAN FUJI


__ADS_3

Kini emosi celine meluap-luap di satu sisi, ia ingin menghabisi fuji,di sisi lain ia tak ingin image nya menjadi semakin jelek di mata pujaan hatinya yang tak lain ialah devano, karena semenjak kejadian tadi, devano tak pernah sekalipun menjauh dari fuji, sungguh pemandangan yang mengesalkan bagi celine.


Hingga kegiatan ekskul berakhir, barulah devano,azka dan fuji berpisah di karenakan mereka harus berganti baju, hal itu merupakan kesempatan emas bagi celine.


/lah, tumben ni anak ke toilet atas? apa karena di bawah udah rame kali ya/ batin celine yang tak ingin ambil pusing akan hal itu.


/kesini manis... buruan makan umpan aku biar aku bisa puas balas dendam ke kamu/ batin fuji yang sedari tadi sudah menyadari bahwa ia sedang di ikuti oleh celine.


saat celine hendak menarik tangan fuji, dengan tangkas fuji menghindar seolah tau apa yang akan dilakukan Celine sehingga membuat celine hilang kendali dan tersungkur.


"ck ck ck kamu ngapain minta maaf sampai sujud gituu bangun dong." ujar fuji sambil menginjak punggung tangan celine.


"akhh ba*ngsat kau fujiii, sakit anj*ing!" umpat celine penuh amarah.


"ehh aduh aduh... maaf ya.. aku ga sengaja, ga liat aku tadi." ujar fuji seolah tak bersalah.


"bangsat lu! berani lu sekarang ngelawan gua hah?!" ujar celine sambil berdiri seraya mencekik leher fuji dan mendorongnya hingga terbentur ke dinding.


"lu hilang ingatan kah? sejak kapan gua ga berani ke orang apalagi ke ja*lang kek elu." jelas fuji seolah mengingatkan celine akan diri fuji di SMP kala itu.


yahh saat di SMP dulu selain menjadi murid berprestasi, fuji juga sering di sebut pentolan kaum hawa, bagaimana tidak, hampir tiap minggu fuji selalu apel ke bk di karenakan perkelahian antar teman, yah walau dia tak sepenuhnya bersalah karena dia lah yang selalu di ganggu terlebih dahulu,dan sikapnya itu termasuk perlindungan diri, "ya kali aku di palak,di pukul mau diam aja, aku kan cuman ngikutin pepatah jangan ganggu singa yang lagi tidur ." ujar fuji kala itu yang selalu di dengar oleh guru bk nya dahulu.


Dengan cepat fuji memelintir tangan Celine yang baru saja mencekiknya dan berkata,


"dan asal lu tau ya cel, selama ini gua diem nerima kelakuan bejat lu ke gua itu karena gua mau ngumpulin bukti sekaligus niat gua buat ngehajar ja*lang kek elu! yakali seorang Fujian Putri Anggraini diam aja saat di bully." ujar fuji dengan nada mengintimidasi.


"akhhh!! sakit fujii!!! lepasin gak!" pekik cekine kesakitan yang membuat fuji tertawa bak psikopat.


"hahahaha lepasin? NGIMPI LU!" ujar fuji sambil menarik celine kearah anak tangga, seolah siap mendorong nya kapan saja.


"ini ga ada apa-apanya di banding rasa sakitnya letta gegara elu cel, cuihh" ujar fuji sambil meludahi wajah celine.


"GILA LU JI" pekik celine.


"ELU YANG GILA KARENA UDAH MANCING BATAS KESABARAN GUA!" bentak fuji sambil mendorong Celine hingga jatuh terguling ke anak tangga, lalu dengan perlahan ia menghampiri celine yang sudah berada di bawah sana dengan kondisi dahinya yang berdarah akibat benturan keras di kepalanya.


"SADAR LU! JANGAN SOK LEMAH, gua belum puas nyiksa elu!" teriak fuji menyadarkan celine dengan menjambak rambutnya.


"jii udah ji, lepasin gua" rintih celine seolah memohon dengan berlinang air mata, yang membuat fuji terdiam sejenak.


"sekali lagi lu berani usik circle gua, gua habisin lu!" ujar fuji mengintimidasi lalu pergi meninggalkan celine, yahh bagaimanapun celine pernah menjadi teman dekatnya sehingga semarah apapun fuji, ia tak bisa terlalu menyiksa celine.


...****************...

__ADS_1


Setelah berganti pakaian kini fuji dan celine kembali ke ruang bk seperti tadi, bedanya kali ini sudah ada kepsek yang menggantikan bu sri, dan orang tua dari fuji,celine dan letta .


"jadi pak, ananda Celine, terbukti dari rekaman cctv tadi bahwa sekali lagi masih mencoba melakukan aksi bullying terhadap ananda fuji, tanpa adanya rasa jera dari hukuman yang kami para guru berikan, jadi... dengan berat hati kami pihak sekolah terpaksa mengeluarkan ananda celine dari SMA MAHARANI." ujar kepala sekolah dengan tegas.


"baik bu tidak apa-apa ,saya selaku orang tua dari celine, meminta maaf sebanyak-banyaknya atas perilaku merugikan dari anak saya." ujar ayah Celine merendah, kali ini ia tidak bisa menyogok lagi karena perbuatan anaknya memang sudah terlalu parah.


"dan untuk bapak bachri dan ibu renata juga, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya nya ya pak, jika bapak masih tidak terima biar saya yang mengganti biaya rugi-" ujar ayah Celine merendah, namun terpotong oleh omongan dari bachri


"tidak usah pak beni, saya sudah sedari awal memaklumi kejadian ini, saya harap nak celine bisa lebih hati-hati dalam berperilaku ya nak.." potong bachri dengan halus, yang di setujui oleh renata.


"tapi bu, saya tadi habis di bully sama fuji, says jatuh dari tangga itu bukan karena kecelakaan tapi karena di dorong fuji bu." ujar Celine tak terima.


"CELINE CUKUP!" tegas beni yang sudah cukup malu menanggung kenakalan anaknya ini.


"beneran yah, kali ini celine ga bohong,kalo ga percaya liat aja di cctv rekaman pukul 15.30 , di sana fuji bully aku habis-habisan yah, bu." ujar celine ngotot.


"coba aja kita cek bu,biar Celine puas." usul fuji tenang yang membuat amarah celine semakin memuncak karena melihat fuji yang seolah tak terjadi apa-apa .


"baiklah, mari kita ke pos satpam untuk melihat rekaman cctv yang di maksud Celine" putus kepala sekolah.


*POS SATPAM


"pak mulyo, tolong perlihatkan ke saya rekaman cctv di area dekat tangga lantai 2 mulai dari pukul 15.30." ujar pak kepsek sesampainya di sana.


"lho kok bisa pak?" tanya pak kepsek kebingungan.


"tadi saya sudah panggil tukang elektronik pak, katanya cctv nya rusak, karena sudah lama." jelas pak mulyo.


"DASAR KAMU PEMBUAL! UDAH KAMU PULANG AJA!" pekik beni sambil menarik tangan Celine, sungguh amarah dan rasa malu terpancar jelas di wajahnya kala itu.


"maaf sekali lagi ya pak bu." ujar beni lalu kembali melanjutkan jalannya.


"huft... Baiklah karena masalah sudah selesai, kami harap bapak dan ibu korban dapat mengikhlaskan apa yang sudah terjadi, dan untuk kedepannya saya jamin tidak akan ada kejadian seperti ini lagi di sekolah Maharani kami." ujar kepsek, tak lama setelah kepergian Celine dan papanya.


"iya pak, tidak apa-apa kalau gitu kami pamit ya pak, terimakasih atas hukuman bapak kepada Ananda celine yang setimpal dengan apa yang sudah dia lakukan." jelas bachri lalu pamit untuk undur diri,begitu pula dengan renata.


*FLASHBACK ON


saat di tengah istirahat ekskul azka,devan dan fuji tengah melakukan diskusi bersama letta via telfon.


"jadi sebenarnya gua punya rencana buat ngebales semua perbuatan celine ke gua, jujur aja gua manusia biasa dan bukan malaikat yang bakal mau mau aja di rugikan kaya kemarin-kemarin." jelas fuji yang di angguki oleh mereka.


^^^"emang seharusnya sih lu balas dendam ji,gua bakal dukung kok" ujar letta di telfon tersebut yang di setujui oleh vano dan azka^^^

__ADS_1


"emang apa rencana lu ji?" tanya azka penasaran.


"jadii gua pingin bullying celine di tangga sambil ngejatuhin dia ke tangga, and than gua minta tolong ke azka dan vano buat alihin perhatian murid-murid yang ekskul biar ga ke lantai 2 trus gua juga minta tolong ke elu let, tolong lu hack cctv sekolah dan hapus rekaman cctv disaat gua ngebully celine, trus rusakin cctv itu entah lu kasih virus atau apalah intinya biar cctv itu mati."


jelas fujian panjang kali lebar kali tinggi kepada sahabatnya.


"okee aman" ujar mereka kompak.


*FLASHBACK OFF


...****************...


*kediaman ayah celine


PLAKK...


Terdengar bunyi tamparan yang nyaring dari tangan beni "DASAR GA GUNA!!" teriak ke anak kandung perempuannya.


"BISA GAK, KAMU ITU SEKALII SAJA GA BIKIN AYAH MALU! SELALU SAJA KAMU JADI PARASIT DI KEHIDUPANNYA AYAH! SAMA KAYAK IBUMU! " lanjut beni dengan nada yang masih sama tingginya sambil sesekali ia melayangkan tamparan dan jambakan kepada putri kandungnya itu.


"hiks... Ampun yah... Ampun... Hiks" rintih celine memohon kepada ayahnya.


"GAK AKAN! GAK ADA LAGI KATA MAAF BUAT KAMU CEL, PADAHAL DARI DULU APAPUN KEMAUAN MU SELALU AYAH TURUTI ,TAPI INI BALASANMU KE AYAHMU!" ujar beni sambil melayangkan sepatunya ke arah Celine.


"BISA-BISANYA AKU PUNYA ANAK JA*LANG KAYA KAMU CEL! MALU-MALUIN AJA KAMU!"


PLAKK...


" KAMU LIAT ITU KAKAK TIRIMU, DIA GAK PERNAH MINTA APAPUN KE AYAH, TAPI DIA SELALU BISA BIKIN AYAH BANGGA, GA KAYA KAMU! NYUSAHIN AJA DARI DULU,GAK GUNA!" ujar beni yang sedari tadi tak ada niatan untuk menurunkan suaranya, sedangkan celine? Sedari tadi dia hanya diam terisak.


"MULAI SEKARANG PERGI KAMU DARI HIDUP KU, JANGAN PERNAH ANGGAP AKU AYAHMU CEL! KAMU CUMAN BUAT MALU AYAHMU SAJA TAU GAK! PRESTASI GA PUNYA, BAKAT GA PUNYA, TAUNYA FOYA-FOYA SAMA NGEPUASIN OM OM SAJA KAMU ITU!" lanjut beni .


"ga pa... Hiks aku gamau hiks aku hiks aku anakmu pa... Huhuhhu" ujar celine dengan tangisan yang makin histeris.


"maafin cel hiks Celine yah.. Maaf... Hiks celine janji ga akan nakal dan hiks bikin ayah malu lagi hiks." mohon celine sambil memeluk kaki ayahnya, namun dengan kejam ayahnya malah menendangnya hingga terpental.


"JANGAN KAU SENTUH AKU DENGAN TUBUH KOTOR MU ITU! KELUAR KAMU! GA ADA LAGI KATA MAAF BUAT KAMU CEL! UDAH B*JAT KAMU!" teriak beni sambil menyeret celine keluar dari kediamannya.


"yahh celine mohon yah... Ayahhh hiks hiks" tangis celine histeris.


"KELUAR! Penjaga tolong seret wanita ini ke liar pagar sana" ujar beni lalu menutup pintu dengan keras.


/awas aja kalian fuji, ayah/ batin celine di tengah tangis nya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2