
*UKS
"untuk sementara jangan kena air dulu ,sama jangan buat menapak dulu ya nak" ujar penjaga uks tersebut
"iya bu, terimakasih atas pertolongan nya" ujar fujian sambil keluar dengan di bopong oleh azka dan vano
"sama-sama nak" jawab guru itu
"FUJIII lu gapapa kan?ga kena titanus kan?" tanya letta beruntun dengan panik
"gapapa kok let nih dah di obatin" ujar fuji
"lu kemana aja let kok lama?" tanya azka
"abis menyelidiki dalang di balik ini semua" ujar violetta
"trus gimana?" tanya mereka kepo
"emm gimana kalo kita omongin di rumah Fuji aja" usul violetta dan di angguki oleh mereka
"van lu make motor kan?" tanya fuji di perjalanan menuju parkiran
"iya kenapa?" jawab vano
"tolong bawain helm ku yang di satpam yah" pinta fuji dan di iyakan oleh vano
...****************...
*rumah fuji
"assalamualaikum... "salam mereka namun tak ada jawaban dari dalam
"kayanya mama lagi keluar deh,langsung masuk aja guys" ujar fujian membuka pintu dengan kunci cadangan yang selalu ia bawa
"aduh.. Kamar gua di atas lagi.. " ujar fujian
"ehh gimana guys?di ruang tamu sini aja atau di kamar gua?" tanya fuji
"di kamar lu lah" ujar vano sambil menggendong fuji di punggungnya lalu menaiki tangga
"woii awas jatuh anjirr" teriak fuji panik
"selama lu diem kita ga akan jatuh" ujar devan sambil terus menaiki anak tangga satu persatu
/jantung gua deg-degan karena takut jatuh atau apa sih? Kok ga biasa banget detakan nya/batin fuji
"ekhem kayanya ada yang nyari kesempatan dalam kesialan nih let" ujar azka kepada letta yang dengan sengaja ia keraskan agar vano mendengarnya
"pala lu ya tan" umpat vano yang mengundang tawa dari mereka semua
"emang iya van lu mau nyari kesempatan dari gua?" tanya fuji
"iya,gua mau habisin stok camilan yang selalu lu simpen di kamar lu,makanya gua minta ke kamar lu aja ga ke ruang tamu"jelas vano
"kayanya yang setan sekarang bukan azka lagi deh tapi vano" ujar fujian sambil turun dari gendongan vano dan membuka pintu kamarnya
"dari dulu mereka berdua udah setan ji,cuman ketutup ketampanan mereka aja" ujar letta yang mendapat jitakan dari azka dan vano.
"jadi gimana?" tanya fujian setelah mereka semua masuk dan duduk di atas kasur fujian sambil menyemil
"apanya?" tanya azka dan letta
__ADS_1
"ishh" desis fuji sebal
"ohhh yang itu" ujar letta yang sudah ingat akan janjinya
"jadi gua kan curiga nih,kok bisa ada paku pines di sepatu fuji,dan otomatis gua curiga kalo ini ulah si celine dan waktu gua mau cek cctv yang ada di koridor perpus,si satpam nya nihh kekeh bangetttt buat gak ngebolehin aku liat cctv,padahal kan kita semua boleh-boleh aja selama ada keperluan kan,dan itu dia tetep kekeh bahkan dia sampai hampir nuntut gua ke bk karnaa gua tadi sempet maksa dan mojokin dia kan,jadi kek aneh bet gitu lho" jelas letta bercerita ke teman-temannya
"maksud lu para satpam di sogok?"tebak vano yang di angguki oleh letta
"that's why gua mau nge hack cctv sekolah" jelas letta
"emang bisa?"tanya mereka meragukan letta
"wanjirr ngeremehin amat nih bentar" ujar letta sambil mengutak atik laptop yang di bawanya
"ketimbang ngeliatin gua kek gitu kenapa lu ga nyuruh vano ama azka cerita soal si celine aja " ujar letta kepada fuji yang sedari tadi memperhatikannya seperti bocil kepo
"oh iya ya,jadi gimana?" tanya fuji kepada azka dan vano
"jadii- "
"oalah.. kalian toh?" ujar azka yang terpotong oleh ucapan lorenta
"hehehe iya ma mau belajar bareng" ujar mereka kompak
"Oalah... yaudah pantesan ada kendaraannya kok ga ada orangnya ternyata pada ngumpul disini" jelas lorenta
"mama buatin jus ya?" ujar lorenta menawari mereka
"gak usah ummi, ini udah di suguhni sama fuji" ujar azka menunjuk camilan dan minuman yang menggunung.
"ehh kakimu kenapa ji?"tanya lorenta
"ohhh tadi waktu di perpus keinjek paku pines,tapi udah di obati kok ma" ujar fuji beralasan
" yaudah have fun ya" ujar lorenta sambil menutup pintu kamar
"ayooo lanjutinn" suruh fuji setelah dirasa mamanya sudah menjauh dari kamar
"jadi... awal mula si celine jadi toxic kek gini itu semenjak dia menjauh dari kita" ujar azka
"sejak smp berarti?" tanya fuji memastikan dan di angguki oleh vano dan azka,jangan tanya di mana letta karena kini dia sedang fokus dengan laptopnya sambil berusaha menyimak percakapan di sekitarnya
"nah terus si celine nih dapet circle pertemanan yang dia mau, awalnya kita mikir ohh mungkin celine suka circle itu karena sama-sama suka belanja,nongki,nge mall dan sebagainya gitu kan,tapi lama kelamaan si celine nih makin berubah,mulai dari cara berpakaian nya yang lebih terbuka, sifatnya yang lebih arogan dan bahkan kenakalannya yang menjadi-jadi" jelas azka
"menjadi-jadi gimana?"tanya letta yang masih fokus dengan laptopnya
"kaya ngedisco, minum-minum ama teman cowo,pacaran gonta ganti mana setiap pacaran story nya selalu foto yang intim banget lagi" jelas vano
"kok kalian tau?" tanya fuji penasaran
"intel kita dimana-mana mbak" jelas azka menyombong
"hilih ngomong aja dari ghibahan circle lu yang lain" ujar fuji yang membuat mereka terkekeh pelan
"trus karna kita prihatin kita samperin tuh di rumah nya,dan saat sampai di rumahnya ternyata orang tua celine tuh cerai dan sekarang si celine ikut ayahnya di apartemen,di kasih lah kita alamatnya yang baru sama nyokapnya celine trus langsung capcus kesana gua ama vano" ujar azka lalu berhenti
"ayoo lanjutin" rengek fuji
"bentar anjirr gua minum dulu garing nih tenggorokan cerita terus,gantiin gua cerita napa van" ujar azka lalu kembali minum
"ishh, sesampainya kita di apart, ternyata itu apartemen yang di tinggali celine sendiri" jelas devan
__ADS_1
"ga sama ayahnya?"tanya fuji dan letta kompak
" katanya sih.. ayahnya udah sama keluarga barunya jadi dia ga mau ganggu tapi juga gamau ke ibunya karena ibunya ga akan mampu ngehidupin dia,jadi dia minta ke ayahnya buat tinggal di apartemen sendiri,lu tau kan bokap celine lumayan kaya" jelas devano yang di angguki oleh letta dan fuji
" nah terus nih ya... waktu kita masuk ke dalam apartemen nya itu tuh bau rokok,trus yang paling bikin gua kaget ada s*x toys dong... " ujar azka excited
"SERIUS?" tanya letta
"iya" jawab vano dan azka kompak
"s*x toys tuh apa?" tanya fuji
"emhhhh" denging mereka yang tak tahu harus menjawab apa,melihat sahabat nya yang tak kunjung menjawab kini fujian mencari sendiri apa itu se* toys agar tidak mati penasaran.
/hilang udah kepolosan nih anak/ batin mereka yang melihat fuji mengerutkan keningnya sambil membaca artikel tentang se*toys
/astaghfirullah celine/ batin fuji
"ohhh,lu beneran ngeliat dia punya itu?" tanya fuji memastikan
"iya ji... trus dia kan ga nyadar jadi kitanya juga ya pura-pura kaga liat"jelas azka
"tapi yang paling bikin kita ga bisa pura-pura ga liat itu tanda merah di lehernya waktu itu sih" ujar vano dan di setujui oleh azka
"anjir.. gila udah rusak tuh anak" gumam letta yang sudah selesai dengan laptopnya
"gimana?bisa?" tanya fujian mengalihkan topik karena sejujur nya dia tidak ingin menerima dan mendengar fakta bahwa sahabat lamanya kini menjadi rusak.
"bisa dong... nih liat..." ujar letta sambil memperlihatkan video dari monitor cctv koridor perpustakaan sekolah.
"trus yah.. nih" lanjut letta menunjukkan video cctv di pos satpam
"anjayy gila kita punya sahabat hacker " puji azka yang membuat kepala letta membesar seketika (menyombong)
"jadi beneran si celine nih dalangnya" ujar vano yang sedari tadi fokus melihat rekaman cctv itu
"trus kita laporin gak nih?" tanya azka
"jangan" ujar fuji yang membuat mereka menoleh kearahnya
"kenapa?" tanya mereka kompak
"gua yakin pembullyan ini ga akan berakhir sampai sini aja,jadi untuk sementara kita main diam-diam mantau aja,kalau kelakuannya udah keterlaluan baru kita laporin" jelas fujian
"good idea" ujar azka dan letta
"tumben otak lu licik" ujar vano sambil mengacak acak halus rambut fujian
"sianjir, ini bukan licik tapi cerdik" ujar fujian mengeles
"WOI LU NGE LAP TANGAN MAKE RAMBUT GUA YA NJING" pekik fujian yang baru saja sadar bahwa tangan vano yang mengacak-acak rambutnya itu mempunyai banyak bumbu-bumbu dari kripik kentang yang di makannya sedari tadi.
kini mereka bertiga menertawai kelemotan fuji
"vanoooo bersihin ga?!" titah fuji sambil memukul-mukul lengan vano dengan kesal
"iya-iya gua bersihin tapi stop mukulin gua,kdrt banget jadi istri" jawab vano dengan usil
"you're eye's istri istri" umpat fuji
"ceilah istri ga tuh" ejek azka dan letta kompak
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...