
pagi sebelum acara berlangsung Dea menyempatkan diri berkunjung ke makam.dia meminta izin dan restu kepada ortunya..
bu' pak Dea datang lagi,jangan bosan ya lihat wajah dea,kan Dea udah nggk gendut dan jelek kayak dulu lagi.Dea udah bisa dandan dn terlihat cantik.ibu sama bapak bahagia selalu ya disana,sudah cukup penderitaan ibu sama bapak di dunia. Dea nggk akan menangis lagi,Dea ngg mau membuat gelap perjalanan ibu sama bapak disana,Dea akan selalu mendoakan ibu sm bapak,bu' pak hari ini Dea akan menikah, Dea menikah dengan anak teman ibu',restui hubungan kami ya,mungkinkah ini sebuah harapan terpendam ibu'.jika iya, harapan ibu sudah terwujud bu'.ibu bisa pergi dengan tenang.ternyata perjalananku ke kota membawa dampak yang besar bagi kita semua,meskipun singkat ibu' bisa dipertemukan kembali dengan orang yang sangat baik,ibu' bisa mendapatkan Hak ibu',ternyata hak ibu dijaga oleh orang baik itu,dan tentunya bisa merubah nasip aku dan Rosa,semoga Kelak Rosa bisa mencapai impiannya ya bu'.terimakasih untuk semuanya ya bu' pak..
setelah mencurahkan isi hatinya Dea pun berpamitan pulang..
Bagi seseorang yang menikah,hari pernikahan adalah hari paling bahagia.tapi tidak untuk Dea
meskipun di rias sedemikian rupa masih terlihat sembab di matanya,
saat ijab qobul akan di laksanakan semua orang yang hadir haru,hingga meneteskan air mata..
karena tidak ada yang mengantar Dea,kakek dan nenek mudanya tidak hadir.
Dea berusaha tegar,berusaha menahan air mata nya namun air matanya tetap keluar tanpa izin.
setelah melewati berbagai rangkaian acara ahirnya prosesi ijab qobul pun selesai.. Alhamdulillah Sah...
Dea mencium tangan Prasetyo dan Prasetyo mencium kening Dea.
setelah acara selesai tamu undangan menikmati berbagai hidangan,tiba tiba Amira datang,dia datang bersama Ariel.
•Saat di depan gerbang Amira bimbang antara masuk dan tidak,tiba tiba Ariel datang,
Hai nona apa yang anda lakukan di sini?
ooh tidak tuan saya hanya ingin memandang dari jauh,
selama ini Ariel telah mengawasi Amira dan mencari tau tentangnya.dia tau Amira adalah mantan kekasih Prasetyo...
__ADS_1
berat ya hadir di pernikahan mantan.
siapa anda?dari mana anda tau tentang saya?
saya hanya menebak.mari masuk bersama saya,masa lalu biarlah berlalu nona•
Dea sangat terkejut saat melihat Ariel datang,hatinya serasa hancur,sudah tidak ada lagi harapan bisa bertemu dengannya.. Riel bagaimana kamu bisa sampai disini? dari mana kamu tau? Aku tanya dengan teman se kantormu de.aku khawatir semenjak habis q telfon kemarin nomor mu tidak aktif,jadi aku mencari tau tentangmu..aku turut berdukacita ya de,,dan selamat atas pernikahanmu.tanpa aba aba Ariel memeluk Dea dan berbisik Izinkan aku memelukmu untuk yang pertama dan terahir de.
Sepasang mata Prasetyo tidak berkedip sama sekali,ada rasa yang membakar hatinya.
Dea menyadari hal itu dan segera melepas pelukan Ariel..makasih riel sudah datang...meskipun tak di undang sahut Amira..
kini pikiran pikiran licik mulai tersusun di kepala Amira..
Prasetyo mendekat dan memeluk erat pinggang Dea,menunjukkan kepada semua orang bahwa Dea adalah miliknya..lalu Ariel dan Amira pun memilih menikmati hidangan yang di sediakan..
Dea memandang ke segala arah dan pandangannya kosong,dia menghayal Seandainya Ada Rosa,Ibu dan bapaknya disini..Disini begitu banyak makanan enak yang belum pernah mereka makan.tanpa sadar air mata itu lagi lagi menetes..
Ikhlaskan mereka ya De,,
iya mas tapi rasanya sungguh berat. hanya Rosa satu satunya yang ku miliki sekarang,mas boleh nggk aku ke kamar.aku rasanya lelah..
boleh donk sayang,ayo ku antar
Mama Ani tau apa yang Dea rasakan,dia sangat sedih melihat nasip menantunya itu.mata sembab Dea bisa menjelaskan Semuanya,saat mereka berjalan ke kamar mama Ani malihat meskioun wajahnya tenang namun air mata Dea tak berhenti mengalir,itu membuat mama Ani sangat sangat ter iris hatinya.
Saat ini Dea berada di kamar Prasetyo,lebih tepatnya kamar mereka berdua.dia merasa pusing dan lelah.jelas saja kan dari kemaren Dea sama sekali tidak makan apa apa...
Dea merebahkan tubuhnya,lalu terlelap. Prasetyo berpikir Dea tidur karena kelelahan,lalu dia keluar menemui para tamu undangan,padahal saat ini Dea pingsan.
__ADS_1
sampai acara selesai Dea belum bangun juga,lalu mama Ani ke kamar Prasetyo,mama Ani memegang tangan Dea namun terasa aneh,tangannya begitu lemas,mama Ani lantas membangunkan Dea pelan pelan.tapi tidak bangun juga,mama Ani menyentuh keningnya terasa begitu sangat panas,mama Ani sudah mengira ini pasti terjadi,karena pukulan terberat dalam hidup menantunya,mama Ani berteriak manggil Prasetyo
Pras..cepat kemari lah..
Prasetyo berlari ke kamar,,ada apa ma.saat melihat Dea yang pucat dan tidak berdaya Prasetyo langsung mengangkat Dea dan membawa ke rumah sakit,apakah sedari tadi dia tidur,cerobohnya aku,suami macam apa aku.maafkan aku sayang..
Sesampainya dirumah sakit Dea di periksa dokter yang mereka percaya,setelah diperiksa dokter mengatakan Dea dehidrasi dan juga kekurangan gizi.dipasang infus untuk memberinya tenaga dan memulihkan tenaganya.
Prasetyo mondar mandir bingung,kenapa Dea tidak sadar juga.apakah kamu tidak ada keinginan untuk bangun sayang?
di alam bawah sadarnya Dea terlihat berjalan kebingungan tanpa arah memanggil ibu dan bapaknya.ibu bapak nya tersenyum bahagia melihat Dea sangat cantik mengenakan gaun pengantin,saat melihat ibu dan bapaknya Dea langsung berlari dan memeluknya ,nak Bangunlah,perjalananmu masih panjang,masih banyak yang belum kamu lakukan,hiduplah bahagia bersama suami dan anak anakmu kelak,kami merestui pernikahanmu,jadilah orang yang sukses,namun saat kamu sukses bantulah orang orang yang tidak mampu,saat kamu melihat orang kesusahan bantulah mereka nak,kami selalu ada di sampingmu sayang,maafkan ibu sama bapak ya kalau selama ini bekum bisa membahagiakanmu .mereka melepas pelukan Dea dan tersenyum,Senyuman yang sangat indah,Dea belum pernah melihat senyuman itu selama Ibu dan bapaknya masih hidup.Dea ingin mencurahkan isi hatinya namun mereka semakin menjauh,sebelum pergi pak Abdullah memberikan satu tangkai bunga mawar merah yang sangat cantik untuk Dea,setelah itu mereka pergi semakin menjauh Dea terus berteriak ibuuuu bapakkkk jangan pergi
ibuuuuuuuuuu
Prasetyo terus membangunkan Dea dan ahirnya Dea terbangun...mas dimana ibu sama bapak ? mereka sudah tenang di sana sayang.
Dea melihat tangannya,anehnya ditangannya dia menggenggam mawar pemberian bapaknya,,
tidak mungkin mas,barusan aku bertemu mereka,kamu lihat mawar cantik ini? ini pemberian bapak mas.
Prasetyo melihat mawar itu dan merasa tidak percaya karena dari tadi tidak ada siapa siapa selain Prasetyo mama Ani dan Papa Deni..
Mereka semua memeluk Dea..ikhlaskan mereka ya nak,biarkan ibumu tenang disana.mereka tidak ingin kamu terlalu berlarut larut dalam kesedihan..
Dea pun mendengarkan ucapan mertuanya, aku akan mencobanya ma pa..
Dea berniat untuk bangkit dan akan membuat ibu dan bapaknya bangga.
Dea berjanji bu' pak.
__ADS_1
...Bersambung...