Sebuah Harapan

Sebuah Harapan
Lelah


__ADS_3

Aku masih menangis dengan sekuat kuat nya,telpon berdering kembali mas Irwan menelpon ku kembali


"aku lelah dengan hidup ku ini mas,aku ingin mengakhiri hidup ku saja"kata ku dengan berlinang air mata.aku baru merasakan panas nya terik matahari membakar kulit ku dan


"ga"mas Irwan langsung memeluk ku dan mencium pipi ku bertubi tubi


"lepaskan!!!jerit nya


"aku gak akan melepaskan mu ga"


"kamu tau dari mana aku ada di sini?tanya ku dengan berusaha melepaskan pelukan nya


"jangan lepaskan ga karena aku ingin mencurahkan rindu ku yang terpendam"


"kamu bohong?


"aku gak bohong ga aku benar benar rindu pada mu,apakah kamu gak bisa melihat mata ku yang begitu dalam mencintai mu"


"yang aku lihat mata keranjang"jawab ku


"aku serius ga"aku hanya diam,dia menuntun ku dan membawa koper ku ke dalam mobil nya,aku benar benar lelah sampai aku tertidur di dalam mobil


"ga"panggil seseorang dengan membelai rambut ku


"hmmmmm"jawab ku


"turun yok udah sampai"aku berusaha membuka mata ku yang masih begitu berat,pintu mobil terbuka ternyata mami mas Irwan yang membuka nya dan langsung memeluk ku,mami begitu terkejut melihat ku ketika kami sudah berada di dalam rumah nya


"kamu kenapa kurusan dan"mami memegang dagu ku"kamu kerja apa di sana?


aku hanya diam dengan menundukkan kepala"mata kamu seperti mata panda,kulit kamu juga hitam"kata mami dengan nada sedikit marah"terus kenapa kamu kabur dari rumah?


"mi,,,"panggil mas Irwan"biarkan iga istirahat dulu mi"kata mas Irwan"istirahatlah"kata nya dengan memapah ku masuk ke dalam kamar


"mandilah"aku langsung mengguyur kepala ku yang terasa berat,hampir tiga puluh menit aku mandi membuat mas Irawan khawatir dia mondar mandir di depan pintu kamar mandi.aku begitu terkejut melihat dia hampir jatuh ketika pintu kamar mandi ku buka


"kamu ngapain mas?


"pake nanya lagi"jawab nya"kamu ngapain lama banget di dalam?


"ya mandilah mas masa tidur"


aku berjalan ke tempat tidur untuk berbaring

__ADS_1


"kamu mau ngapain?tanya nya dengan menarik tangan ku


"mau tidur mas"


"jangan tidur dulu"


"mau ngapain?


"aku mau bicara"


"tadi kamu bilang aku harus istirahat eh mau istirahat kamu nya ndak bolehin,mau nya kamu apa seh?tanya ku dengan nada sedikit tinggi.


"ya udah tidurlah"kata nya dengan pergi menuju pintu sesaat dia menatap ku,ku pejamkan mata ku setelah aku mendengar pintu tertutup aku membuka mata ku,haruskah aku tinggal di sini,biarlah untuk saat ini aku tinggal di sini.


Malam sudah larut dan aku benar benar tertidur dan aku ndak sadar begitu aku bangun aku merasa tanpa sehelai benang pun,ku intip dari selimut benar,siapa yang melakukan ini?aku mendengar suar gemericik air dari kamar mandi siapa dia?aku berusaha memakai pakaian ku dan aku berdiri lemas mas Irwan dia kah yang melakukan nya pada ku,atau karena ini niat dia balikan pada ku?begitu dia keluar langsung mencium pipi ku dan mengusap perut ku dengan mesra


"kamu ngapain aku tadi malam?tanya ku,dia hanya tersenyum"kamu memperkosa ku?jerit ku


"aku ini suami mu sayang masak aku memperkosa mu"


"kamu ingin kembali pada ku hanya karena ini?tanya ku,dia hanya tersenyum tanpa marah sedikit pun.


"aku gak ingin melakukan hal yang salah kembali"


"maksud kamu?


"aku takut mas"


"apa yang kamu takuti?


"semua nya mas semua nya"kata ku dengan melepaskan diri dari pelukan nya


"sebenarnya apa yang terjadi ga?


"aku menyesal telah di lahirkan mas"


"maksud kamu apa sampai kamu bicara seperti itu"


"karna kamu ndak di posisi ku mas"mas Irwan terdiam"aku dinikahi dengan orang yang ndak pernah mencintaiku sedikitpun dan aku hamil anak dari hasil"sebelum aku bicara mas Irwan membungkam mulut ku dengan jari nya


"jangan pernah mengulang kisah itu lagi"kata nya dengan menggeleng gelengkan kepala,aku tertunduk"kita kerumah ibu ya"kata nya


"Ndak!!!jawab ku dengan nada tinggi

__ADS_1


"kamu kenapa?dia mendekati ku yang sedang duduk


"aku ndak ingin kembali ke rumah itu mas"


"iya tapi apa alasan nya?tanya ku dengan memandang ku yang sedang ragu"tidak kah kamu mau berbagi cerita dengan suami mu ini?


"selama ini aku sudah terbiasa memendam apa pun dalam hati ku mas"


"maka mulai sekarang izinkan aku menjadi tempat untuk kamu berbagi"aku menatap nya"tapi itu kalau kamu memiliki kepercayaan terhadap ku"


"entahlah mas,,,sampai sekarang pun aku belum yakin"


"aku tau"jawab nya lirih


"beban ku terlalu berat mas,terkadang aku bingung"


"apa yang membuat mu bingung?


"haruskah kamu mengetahui nya mas?


"kalau kamu mau memberitahukan pada ku"


"akan aku ceritakan"


"ceritakanlah"


"suatu saat"dia terdiam dengan menarik nafas dalam dalam


"baiklah,,,aku akan menunggu"setelah itu dia berbaring kembali di ranjang sementara aku bangkit sedikit susah karena perut ku terasa keram dan nyeri di bagian selangkang ku,mungkin ini efek karena aku ndak pernah di isi pulsa dengan mas irwan.aku berjalan menuju kamar mandi dan ku basahi rambut ku yang panjang karena waktu masih menunjuk kan angka 04.30,sudah memasuki subuh,aku buru buru mandi dan mengambil wudhu,aku masuk hanya dengan memakai handuk.mas Irwan melirik ku dengan tersenyum,aku sudah ndak malu dan canggung memakai baju di depan nya,begitu selesai aku mengambil mukenah


"eh kamu mau ngapain?tanya nya


"shalat"


"tunggu"kata nya dengan berlari menuju ke kamar mandi dan aku tau dia mengambil wudhu,sungguh terlihat keluarga yang harmonis ketika melihat kami sedang shalat berjamaah,begitu selesai dia menjulurkan tangan nya ke arah ku


"ngapain?tanya ku


"cium,,,seperti yang di TV"


"korban sinetron kamu mas"kata ku dengan mencium tangan nya dan dia kembali mencium kening ku dan mengusap perut ku.


"jadi yang sholeh ya nak?aku hanya diam melihat tingkah nya,setelah itu dia tidur kembali dan aku keluar

__ADS_1


"kamu mau kemana?tanya nya


"ndak baik setelah shalat tidur lagi"dia hanya tersenyum melihat ku.


__ADS_2