
mas irwan mengendarai mobil nya pelan pelan karena jalanan begitu licin yang sedang di guyur hujan, petir begitu kuat, membuat mas irwan terkejut, mas irwan berhenti di warung bakso yang ditunjukan bi munah, tapi gak ada, mas irwan turun dengan memakai payung nya dan bertanya dengan tukang bakso
"maaf Pak mau tanya? kata mas irwan
" ada apa mas?
"apa tadi ada seorang wanita pakai baju pink, trus celana coklat, rambut nya panjang segini? kata mas irwan dengan menunjuk pantat nya
" eehhhh,oh iya ada mas, tadi makan di sini setelah itu pergi den?
"pergi kemana ya pak kalau saya boleh tau?
" kesana mas? tukang bakso menunjuk arah ke depan, pasti kerumah intan,
"Terima kasih pak?
" sama sama mas? mas irwan menuju mobil dan melihat payungnya setelah itu melajukan mobil nya pelan pelan, apa benar iga gak mungkin kerumah intan, karena intan sedang di kantor, ini alasan iga aja gak bawa handphone biar buat bingung aku dan bi munah, kalau gak kerumah intan kemana dia pergi, apa ke Jogja, itu juga gak mungkin, dan mobil berhenti karena mas irwan melihat aku yang berjalan ditengah tengah hujan, mas irwan mengambil payung nya dan berlari kecil mendekati ku dengan menarik tangan ku, begitu terkejut nya aku
__ADS_1
"kamu udah gila? tanya mas irwan, untuk sesaat aku ndak percaya mas irwan berada di dekat ku dan di payungi nya aku" kamu gak dengar apa yang aku bilang, ngapain kamu jalan ditengah hujan seperti ini, kurang kerjaan banget? kata mas irwan aku menepiskan tangan mas irwan dan berjalan kembali"mau kamu apa?
"mas irwan bertanya mau ku apa? tanya ku dengan menatap ku" aku tau mas irwan itu sudah lama pacaran dengan mbak winda?
"lalu kenapa? tanya mas irwan,
" kenapa? mas irwan bertanya pada ku kenapa? tanya ku, mata ku mulai berair, aku berusaha menahan nya agar ndak jatuh, tapi sayang air mata ku turun ndak bisa di ajak kompromi"aku seperti orang asing dirumah suami ku, aku seperti simpanan di rumah suami ku? kata ku dengan menunjuk nunjuk dada mas irwan"aku harus sembunyi di rumah suami ku, aku harus berbohong pada semua orang yang bertanya padaku siapa suami ku, pekerjaan nya apa? orang mana?kenapa aku menikah ndak undang mereka? kamu tau mas, itu terasa sakit mas sakit? kata ku yang menangis, dengan memegang dadaku, ku luapkan semua isi hati ku,mas irwan terdiam"kalau memang mas irwan ndak suka pada ku kenapa mas irwan memperkosa ku mas, kenapa? jerit ku"kenapa kamu lakukan sampai aku hamil mas? kenapa...? jika kamu memang ingin memiliki anak kenapa ndak sama mbak winda saja, kenapa harus aku mas? kenapa!!! jerit ku kembali"kalau kamu memang ndak suka aku jadi istri mas irwan, kenapa kamu hamilin aku ha! kenapa? tanya ku dengan memukul dada mas irwan"kamu bisa hamilin siapa saja yang kamu suka, seharusnya bukan aku, bukan aku? aku ndak pernah meminta apapun dari kamu mas, aku ndak pernah menuntut apa pun dari kamu, persyaratan yang kamu minta aku turuti? kata ku dengan menghapus air mata ku"apa itu juga masih kurang bagi mu mas? masih kurang?aku hanya minta hargai aku mas, hargai aku sedikiiiit saja mas? kata ku dengan menunjukan kuku ku"kalau pun itu ndak bisa kamu lakukan maka ceraikan aku?dan biarkan aku pulang ke kampung? kata ku
"kamu minta cerai? tanya mas irwan, apa yang harus mas irwan katakan pada mami nya, alasan apa yang harus mas irwan buat
"ya, tapi sebelum cerai aku punya syarat?
"antarkan aku kerumah sakit? kata ku
" untuk apa?
"aku akan menggugurkan bayi ini? kata ku dengan memegang perut ku
__ADS_1
" sudah stres kamu? kata mas irwan
"stres,ya aku memang stres, dan kamu tau mas siapa yang membuat ku stres? tanya ku" kamu mas, kamu!kata ku dengan menunjuk dada mas irwan"kalau itu terjadi bukankah kamu senang mas, ndak punya ikatan pada ku lagi, dan kamu bebas berbuat apa saja dengan perempuan yang kamu suka? aku seperti orang yang kehilangan akal tertawa ndak jelas setelah menangis, ini lah perasaan ku yang sebenarnya"kamu menyetujui syarat ku?
"syarat mu gila?
" aku akan lebih gila tinggal dengan orang yang ndak pernah menganggap ku ada? untuk apa pernikahan ini kita pertahan kan, kalau kamu ndak pernah menganggap ku ada mas, bukan kah lebih baik kita pisah, dan hidup masing-masing? kata ku dengan melihat mas irwan bingung"ndak usah khawatir dengan mami mas irwan, aku akan mengatakan kalau bayi ini keguguran, dan kita sudah ndak ada kecocokan lagi? kata ku dengan mengusap perut ku"maaf kan ibu nak, mungkin ini jalan terbaik buat kita? kata ku
"lalu bagaimana dengan keluarga ku?
" keluarga mu? kamu pernah ndak memikirkan keluarga ku perasaan ibu dan bapak ku, pernah? bagaimana perasaan keluarga ku mengetahui anak perempuan nya hamil di luar nikah?pernah! aku tersenyum sinis"jangan kan keluarga ku, aku yang mengandung darah daging mu saja ndak pernah terpikirkan oleh mu mas, bagaimana mau memikirkan keluarga ku? hal yang ndak mungkin? kata ku menangis kembali mengingat ibu dan bapak ku yang merasa tertekan dengan kejadian semua ini"selama ini aku sudah baik dengan keluarga kamu mas, karena aku sudah menganggap keluarga kamu itu adalah keluarga ku juga, apa itu masih kurang bagi mu mas? antarkan aku sekarang juga kerumah sakit,terserah kamu mau membawa ku kemana untuk menggugurkan bayi ini? kata ku"atau aku menandakan diri saja di mobil lewat ini, biar kamu ndak bingung menyampaikan kepada keluarga kamu kenapa aku bisa keguguran? kata ku sambil berlari di keramaian mobil yang sedang melintas
"jangan? kata mas irwan sambil berlari menarik tangan ku" mami ku punya riwayat jantung, setidak nya kamu pikirkan mamiku sedikit aja ga?
"lalu bagaimana dengan aku? kata ku, orang orang semua melihat kearah ku dan mas irwan sambil tersenyum dan geleng geleng kepala, tapi aku ndak memperdulikan nya.
" kamu boleh marah sama aku, tapi jangan dengan bayi ini, keluarga ku sudah menanti hal ini terlalu lama? kata mas irwan dengan tatapan penuh iba
__ADS_1
"kamu bisa memberikan keluarga mu cucu dari wanita yang kamu cintai dan kamu sayangi? kata ku, kenapa aku sekarang menjadi wanita yang kasar, bukan kah selama ini aku wanita yang lembut.