
Hari ini aku bangun pagi sekali karena harus menyiapkan kan bekel buat ke kantor, dan aku begitu sibuk sekali karena ini hari pertama ku kerja di tempat yang baru.
"intan!!! panggil ku" bangun sudah siang?
"iya sebentar? jawab nya, aku menyusun bekel yang akan aku bawa, setelah itu aku mandi dengan buru buru, begitu aku selesai mandi aku melihat intan sudah sarapan
" kamu sudah cuci muka? tanya ku
"sudah, tapi kumur kumur saja? jawab nya dengan mengunyah nasi.
" jorok tau, ya sudah buruan sarapan nya?
"iya? jawab nya dengan tersenyum, aku mengambil nasi dan telur sambal kini gantian aku yang sarapan, aku selesai sarapan intan pun selesai juga mandi nya, kami sama sama melangkah keluar, mulai hari ini langkah dan tujuan kami berbeda, intan akan naik angkot dan aku berjalan kaki, di depan gang kami berpisah
" hati hati ga? kata nya, aku mengangguk kan kepala, aku begitu semangat berjalan kaki hari ini hitung hitung olah raga pagi yang bisa menyehatkan kamu nak, kata ku dengan memegang perut ku, hari pertama begitu melelahkan itu masih jalan belum melakukan kegiatan yang lain,tapi aku harus semangat.begitu sampai kantor belum begitu ramai aku langsung menuju gudang karena aku sekarang bekerja di bagian gudang aku menemui kepala gudang dan
"maaf mbak?
" oh mbak iga iya? tanya nya
"iya mbak?
" mulai hari ini kamu kerja di bagian ini? kata nya dengan menunjuk ke dalam gudang, tumpukan kardus begitu banyak karena aku bekerja di perusahaan distributor"kamu bisa susun kan kardus ini ke sebelah sana ya?kenapa cuma aku sendiri yang bekerja di bagian gudang ini, ndak mungkin masak iya gudang sebesar ini cuma aku sendirian yang ditempatkan di sini, ku pindah kan satu persatu kardus itu dan aku harus semangat, lelah itu biasa karena aku belum terbiasa dengan pekerjaan ini lama kelamaan aku juga akan terbiasa, begitu jarum jam menunjukkan angka delapan ada sekitar sepuluh orang yang memasuki gudang dan rata rata semua nya perempuan, aku jadi tau ternyata aku di training, ternyata di perusahaan sebesar ini ada ya masa percobaan buat karyawan baru dan aku baru mengetahui nya, mereka memandang ku dengan sinis mungkin mereka beranggapan kalau aku itu hamil ndak memiliki suami atau mereka iri melihat wajah ku yang cantik bukan aku menyombongkan diri tapi aku memang cantik, hari ini rambut ku yang panjang sepantat aku kuncir seperti ekor kuda,
"kamu karyawan baru di sini ya? tanya seorang wanita muda dengan kaca mata minus yang tebal nya seperti pantat botol.
" iya mbak? dia menganggukan kepala
__ADS_1
"kamu jam berapa datang nya?
" saya ndak melihat mbak, tapi tadi masih sepi?
"oh?jawaban yang begitu ndak memiliki arti, dia pun pergi meninggalkan ku, hari ini waktu berjalan begitu lambat apa itu arti nya aku ndak betah ya bekerja di sini, aku melihat yang lain ada yang sedang ngobrol ada yang duduk santai, ini ndak benar dan ini juga ndak adil, tapi aku harus ngapain dan aku siapa aku hanya karyawan baru, aku merasakan perut ku sedikit keram mungkin karena aku terlalu lelah
"kenapa kamu? tanya seseorang
"keram mbak? jawab ku dengan mengusap perut ku
"manja banget lu jadi orang, kalau gak kuat kerja ngapain lu di sini tempat ini hanya buat orang orang yang kuat bukan orang lemah seperti lu? kata nya dengan menunjuk wajah ku, mereka ndak tau justru aku itu sangat kuat maka nya aku di sini" kenapa diam? aku hanya menggelengkan kepala ternyata tempat ini lebih parah, sedikit nyengir aku mulai mengangkat kardus kembali, semakin cepat aku kerja maka semakin cepat selesai nya dan aku bisa istirahat jika selesai, akhir nya jam istirahat tiba ini lah yang aku tunggu, dengan semangat ku buka bekel ku dan aku duduk di lantai dengan meluruskan kaki dan badan ku sandarkan di tembok, mulai ku masuk kan nasi ke dalam mulut rasa nya begitu nikmat pada hal hanya telur sambal merah,mungkin karena lapar aku harus cepat makan nya takut nya jam istirahat selesai.
"ga? panggil seseorang, ku angkat kepala ku untuk melihat orang yang memanggilku ternyata firman
" ada apa pak?
" kenapa?
"yang penting jangan panggil aku pak? jawab nya dengan duduk bersila di depan ku" kamu makan pakai apa?
"telur sambal merah?
" makan di luar yuk?
"aku sudah kenyang fir?
" pada hal aku sengaja gak makan biar aku bisa makan bareng sama kamu? kata nya sedikit kecewa
__ADS_1
"kamu bisa makan bareng sama intan fir? dia menatap ku dengan tersenyum
" waktu istirahat sebentar lagi juga habis, ya udah aku makan di luar ya, kamu mau pesan apa?
"ndak usah fir, aku sudah kenyang? dia bangkit dan pergi, aku tau kamu kecewa karena penolakan ku fir aku hanya ndak mau intan salah paham terhadap ku, jam waktu istirahat habis semua karyawan mulai bekerja kembali, begitu semua kardus selesai di pindah kan dan di susun, kami mulai membersihkan lantai dan mengepel. akhir nya waktu nya pulang hari ini aku niat pulang mau naik angkutan umum aku berjalan menuju halte, ku hirup udara begitu dalam dalam agar aku sedikit rilex, aku duduk di halte dengan menyandarkan sedikit punggung ku, rambut ku begitu berantakan kena tiupan angin karena cuaca mendung, daa aku melihat mobil mas irwan di dalam nya ada mbak Winda, aku ndak perlu sakit hati, aku ndak perlu lagi merasakan apa pun ketika melihat mereka, tepat mobil berhenti di depan ku dan mereka turun tapi untuk apa mereka turun ingin memperlihatkan kemesraan aku sedikit tersenyum sinis
"Hai ga? sapa mbak Winda
"Hai mbak Winda? jawab ku
"kamu bekerja dimana?
"di perusahaan distributor?
" kamu di tempatkan di bagian apa? tanya kembali
"gudang mbak? mas irwan menatap ku dengan begitu terkejut ketika mendengar kata gudang karena gudang identik dengan mengangkat barang.
" gudang?
"iya mbak?
" kamu kan lagi hamil masak kamu di letak kan di gudang?
"ndak masalah mbak yang penting saya kerja? tatapan iba terpancar dari mata mas irwan" mbak Winda mau kemana?
"biasa mau jalan? kata nya dengan menggandeng tangan mas irwan" kita duluan ya?mereka meninggalkan aku sendiri, aku tersenyum kecut melihat adegan itu, kenapa kamu selalu datang kembali mas aku sedang berusaha untuk melupakan semua nya.
__ADS_1