
Aku benar benar bahagia ternyata mas Irwan ndak pernah berubah cinta nya pada ku dari sejak Bintang putra nya lahir sampai sekarang bahkan semakin hari dia semakin mencintai ku terkadang aku merasa seperti putri yang di manjakan dan kini bintang sudah berusia lima tahun dan kini aku sedang hamil anak kedua,bahkan mami setiap akhir pekan datang ke Jakarta melihat cucu semata wayang nya,
"Oma datang"kata bintang,wajah nya benar benar copy paste wajah ku,aku tersenyum dengan menyambut mami
"mami sama siapa?tanya ku dengan memeluk nya
"sendiri naik pesawat"jawab mami"mami terus yang datang kemari,coba kamu ajak suami kamu ke Malang"aku tersenyum dengan memegang kedua pundak mami"ini kamu sudah hamil lagi mana mungkin kamu bisa kemana mana lagi"
"pasti kami akan datang mi"
"kapan?tanya mami"kalau gak bintang mami bawa aja ke Malang"kata mami
"jangan dong mi"jawab ku manja
"habis mami terus yang kemari,lagian ini bentar lagi juga lahir"kata mami dengan mengusap perut ku yang bundar,aku tertawa"mami berharap ini perempuan agar lengkap cucu mami"
"mudah mudahan mi"
waktu sudah sore dan mas irwan baru pulang
"mami datang"kata mas Irwan
"iya habis kamu gak mau ke Malang"kata mami
"waktu nya belum ada mi,ini malah iga aku tinggalin terus mi"kata mas Irwan dengan memeluk punggung ku
"kalau begitu bintang mami bawa aja ya"
"kemana mi?tanya mas Irwan
"Kemalang lah"
"jangan dong mi"kata mas Irwan dengan memeluk bintang dan menciumi nya
"bintang mau ikut omah?tanya mami mas Irwan,dan bintang memandang ke arah ku dengan tersenyum
"gak mau"jawab nya
"kenapa sayang?
"kasihan Mama omah"mami tertawa mendengar jawaban bintang,dia mendekati ku dan langsung memeluk ku dan menciumi ku
"pelan pelan dedek nya nanti sakit"kata mas Irwan dengan mengusap kepala jagoan nya.
aku tambah bahagia akhir nya Nina sudah menikah dengan teman satu kerja nya,dan Nino sekarang sudah bekerja di perusahaan bonafid,dan tinggal Reno si bungsu sudah duduk di bangku tingkat pertama,tinggal ibu
__ADS_1
Hari ini pesta pernikahan Nina,dan kami pulang ke Jogja dengan naik mobil
"mas kita mampir ke rumah ibu dulu ya"
"iya sayang"sementara bintang di belakang sibuk lihat kesana kemari,
"pa kita mau kemana?tanya nya dengan suara yang lantang
"kerumah omah,setelah itu kerumah nenek"
"asiikkkk"jerit nya dengan bahagia
mami menyambut kami dengan senang karena selama ini selalu mengharapkan kehadiran kami,bintang langsung bermain dengan opah nya,hanya satu malam kami menginap tempat orang tua mas Irwan setelah itu kami menuju Jogja rumah ibu ku,
"ibu"panggil ku dengan memeluk ibu,semua tamu memandang kami
"kamu hamil lagi nduk?tanya ibu dengan melihat ke arah perut ku
"iya Bu"sungguh keluarga harmonis,aku merasa lega karena ini yang aku harapkan,ibu mengajak kami ke ruang tamu,dan aku mengajak mami dan Rani menuju kamar ku
"istirahat dulu mi"kata ku,kamar ku memang terasa dingin
"ini kamar kamu waktu masih gadis ga?
"iya mbak"
"kamu kok kemari mas?
"memang nya kenapa?
"papi sama mas Eko sama siapa?
"lagi ngobrol sama keluarga ibu"kata nya dengan mengusap kepala ku"mami tu di tanya"
"oh iya,,ya udah mami keluar dulu ya"
"aku ikut mi"teriak mbak Rani,tinggal aku dengan mas Irwan,karena bintang ikut keluar dengan omah nya
"kamu tau mas?tanya ku
"apa itu?tanya nya kembali dengan ikut berbaring di sebelah ku,sehingga kami sama sama telentang
"aku benar benar bahagia akhirnya Nina menikah juga"kata ku pelan"dan Nino juga sudah bekerja tinggal Reno yang sedang aku pikirkan mas"kata ku pelan mas Irwan menatap ku dengan tersenyum
"kamu gak perlu memikir kan Reno dan ibu karena itu menjadi tanggung jawab ku,kalau memang ibu gak mau ikut kita ya udah gak usah di paksa yang penting tiap bulan kita kirim buat ibu dan Reno"
__ADS_1
"terima kasih mas"kata ku dengan memeluk nya dengan erat"kamu benar benar baik mas"dia mengusap kepala ku dan sesekali mencium kepala ku
"kamu juga baik yang,sudah melahirkan bintang yang begitu pintar dan ganteng dan sekarang kamu tau kamu membuat ku tambah lebih sempurna karena kamu akan melahirkan anak ku kembali,ini suatu kebahagian yang tiada tara,dan aku berharap kita akan menua bersama"ucapan nya membuat aku terharu"aku juga mengharapkan agar anak kedua kita perempuan agar lengkap di rumah kita"kata nya"dan kalau bayi ini perempuan"dengan melepaskan pelukan nya dan mengusap perut ku"aku akan memberi nya nama embun"dia tertawa"sampai sekarang aku masih seperti mimpi kalau aku sudah menjadi seorang ayah dari seorang putra dan calon seorang putri"
"aku juga mas".
"selama ini aku baru menyadari ternyata menjadi seorang ayah itu suatu kebanggaan buat aku"
"mas"panggil ku
"hmmmm"
"boleh kah aku bekerja kembali?tanya ku dengan menatap nya
"tidak,aku tidak mengizinkan nya"jawab nya dengan menggenggam tangan ku"kamu cukup menjaga anak ku dan calon anak ku yang belum lahir"
"kamu keberatan kalau aku bekerja kembali mas?
"ya"
"kenapa?
"kamu sudah cukup lelah mengurus bintang dengan perut yang mulai membesar"aku memeluk nya kembali dan dia ******* bibir ku dengan lembut
"kalian ngapain?tanya mbak Rani membuat kami terkejut dan aku tersipu malu"ini lagi siang Wan dan suasana nya juga lagi ramai,ganas banget Lo"mas Irwan hanya tersenyum"eh malah senyum"
ibu masuk ke dalam kamar
"kita akan foto keluarga bersiap lah"kata ibu
"baik Bu"jawab ku
"nenek,,,nenek"panggil bintang
"iya sayang"
"bintang ikutan foto ya?tanya nya dan ibu ku jongkok dan memegang pipi cucu nya
"tentu sayang tentu"jawab ibu dengan tersenyum dan berdiri dengan menggandeng tangan bintang yang mungil
"itu anak siapa buklek?tanya Wiwid keponakan ibu.
"anak nya iga"
"aduh ganteng banget,gemes lihat nya buklek"ibu ku tersenyum bahagia,kami keluar menuju tenda tamu,mas Irwan selalu menggandeng tangan ku dan rasa nya dia ndak ingin melepas kan ku walau cuma semenit,kami menyusun diri di pelaminan,aku berdiri di sebelah ibu ku dengan menggandeng tangan nya dan mas Irwan memeluk pinggang ku sampai perut ku,sementara bintang di gendong oleh mas Eko bersebelahan dengan mbak Rani,papi dan mami lebih mesra mereka bergandengan tangan.aku tersenyum bahagia karena penderitaan ku telah berakhir,dan kini Nina sudah menikah dan Nino juga sudah bekerja ndak ada yang perlu aku khawatirkan lagi dan kehidupan ku dengan mas Irwan sudah lengkap.aku bisa tertawa bahagia,di foto ini bukan ketawa setingan tapi ini fakta,fakta kalau aku telah bahagia.😂😂😂😂
__ADS_1
...Tamat...
sampai jumpa kembali dengan judul buku yang berbeda,terima kasih atas saran dan kritik nya 🙏🙏🙏