
Setelah semua pulang tinggallah Dea dan Prasetyo di ruangan itu, Prasetyo langsung memeluk Dea namun tetap saja Dea tidak meresponnya.
"Maafin aku sayang,aku telah menyakiti hatimu,pukul saja aku lampiaskan semua amarahmu tapi jangan abaikan aku,jangan diamkan aku,dan jangan tinggalkan aku lagi" Prasetyo benar benar menyesali perbuatannya.
" jika kamu mau bersama ku apa kamu sanggup menanggung kemarahan dan kekecewaan ku? tidak semudah itu memaafkan mu. jawab Dea
" aku akan terima bagaimana pun itu sikapmu sayang,aku akan menerima hukuman ini" Prasetyo benar benar ingin menerima semua perlakuan Dea terhadapnya.
Dea mau memejamkan matanya dia sangat lelah hari ini, tapi tiba tiba Darren menangis.
" tidurlah biar si kecil aku yang mengurusnya" kata Prasetyo
Dea tidak ambil pusing. Dea lihat bisa nggk dia nenangin anaknya yang lagi rewel seperti itu,lalu dia pun berpura pura tidur.
sudah ada satu menit Darren tidak juga diam,dengan berat hati Prasetyo membangunkan Dea
" sayang bangunlah,mungkin Darren akan menyusu,dari tadi dia tidak mau diam sama sekali"
Dea pun bangun,baru di peluk oleh Dea Darren sudah diam
" anak bayi saja punya firasat terhadap orang yang pernah mengabaikannya" sindir Dea.
dia terus memeluk dan menepuk nepuk Darren hingga bayi mungil itu tertidur pulas.
" bagus sayang ayo kita kerjain ayahmu itu,hahahaha biar dia merasa bersalah dan benar benar menyesal.rasanya lucu sekali melihat ekspresi wajahnya itu" batin Dea
Prasetyo merasa malu terhadap anaknya sendiri,ekspresinya terlihat sangat jelas diwajahnya. dia menyemangati dirinya sendiri Ayo Pras kamu bisa menaklukkan dua orang ini,tetap semangat .ini tidak akan lama,percayalah tidak lama.batin prasetyo
...--...
pagi hari dokter melakukan pengecekan terhadap bayi dan juga ibunya,hasilnya semua baik baik saja dan Dea sudah di perbolehkan pulang.
" ma hari ini Dea sudah boleh pulang" Prasetyo mengabari ortunya
" ajak dia pulang kerumah mama ya Pras, Dea sedang masa pemulihan kalau dirumah mu takutnya nanti dia kecapekan mengurus bayi sendirian.kalau disini kan ada mama " kata mama Ani
" kutanya Dea dulu ya ma.dia maunya bagaimana" Prasetyo lalu menutup telefon nya.
Tanpa ditanya Dea langsung memberi jawaban
" aku mau pulang ke rumah mama,aku nggk mau pulang kerumah itu lagi.sampai kapan pun"
Prasetyo hanya mengangguk,Prasetyo hanya bisa berbicara dengan hatinya.
sesakit itukah hatimu sayang.
" baiklah sayang. mama juga sudah menyiapkan kamar bayi dan keperluannya sejak kehamilanmu menginjak 9bulan kemarin" kata Prasetyo
karena saat kerumah sakit Dea tidak membawa apa apa jadi tidak terlalu repot mengemas barang saat ingin pulang. Dea duduk di kursi roda memangku anaknya dan Prasetyo mendorongnya.
__ADS_1
...__...
demi rasa kemanusiaan diam diam papa deni menyuruh seseorang menghancurkan kamera cctv di tempat Amira di sekap.lalu membebaskan Amira menyuruhnya untuk pergi meninggalkan negara ini dan jangan pernah menampakkan wajahnya di depan keluarga Prasetyo. menurut papa deni tidak sepenuhnya kesalahan Amira,kalau saja Prasetyo pandai menjaga hati tidak mungkin dia tergoda dengan Amira.
pria ber masker melepaskan ikatan ditangan Amira dia memberi Amira sebuah Tas.
" nona Amira di dalam tas ini ada paspor,baju,gantilah baju dan bersihkan diri anda,dan makanlah dulu,disitu juga ada uang yang cukup untuk perjalanan anda nantinya.lalu pergilah dari negara ini,jika anda tidak ingin mati disini"
Amira langsung mengambil tas itu.dia ke kamar mandi lalu langsung melahap makanan itu,terasa sangat lezat.selama di sekap Amira hanya diberi makanan basi oleh Prasetyo, dan harus dimakan.jika tidak dimakan maka Prasetyo akan mencambuknya.kali ini tuhan sedang berbaik hati kepadanya,dia tidak boleh menyianyiakan nya.
" terimakasih tuan,tapi bolehkah saya tau siapa anda,suatu saat saya akan membalas kebaikan anda "
" anda tidak perlu tau siapa saya atau siapa yang menyuruh saya.segeralah pergi sebelum tuan Prasetyo datang, dan ingat jangan pernah melaporkan kejadian ke polisi.kalau sampai polisi tau mungkin nasib anda akan lebih mengerikan dari ini" pria ber masker itu pun pergi meninggalkan Amira.
Amira pun bersiap,dia akan menuju bandara untuk pergi untuk meninggalkan negara ini.
saat di jalan dia berpapasan dengan mobil Prasetyo, dia melihat di dalam mobil itu ada Dea sedang memangku seorang bayi Amira bertanya tanya "Siapa sebenarnya yang menculik Dea"
Amira sudah tidak memperdulikan lagi.dia tidak ingin kembali di gedung tua nan gelap itu.dalam hidupnya itu adalah hal yang paling mengerikan dalam hidupnya....
sesampainya di bandara Amira membeli tiket penerbangan ke Kanada. dia akan memulai hidupnya,membuka lembaran baru disana.
diam diam pria ber masker itu mengikuti Amira dia hanya ingin memastikan kalau Amira benar benar pergi meninggalkan negara ini.setelah melihat Amira naik pesawat dan pesawat itu lepas landas pria bermasker itu pun pergi dan melaporkan ke tuannya. " tuan tugas selesai,nona Amira sudah terbang menuju Kanada"
...--...
Prasetyo dan Dea sudah sampai di rumah..
" waalaikumsalam, cucu kita datang pa" kata mama Ani
mereka berdua sangat antusias menyambut cucu dan menantu kesayangannya itu
" dimana Rosa ma"tanya Dea
" Rosa ke cafe sayang,dia bilang selama ini sangat bosan hanya berdiam diri,wajarlaah anak muda ,sini si ganteng biar sama mama kamu istirahat dulu,o ya nak coba kamu lihat kamar Darren ada yang perlu dirubah nggak,ditengah tengah ada pintu yang menghubungkan kamarmu sama kamar Darren,jadi kalau Darren nangis kamu bisa dengar. kata mama Ani sambil memandangi wajah cucu tersayangnya.
" aku ngg pernah mempermasalahkan tempat ma yang penting ada tempat untuk Darren tidur, aku istirahat dulu ya ma" Dea masih belum terlalu pulih untuk buang air kecil aja dia rasanya masih takut.dia pengen buang air tapi takut sakit,dia hanya menahan.dan bolak balik kamar mandi antara di keluarin atau di tahan.
" sayang kamu kenapa"? tanya Prasetyo
" aku mau buang air nas tapi aku takut,pertama buang air kemaren rasanya sangat sakit " kata Dea
Prasetyo yang mendengar oun hanya bingung,dia langsung menelpon dokter mita.
" dokter apa tidak ada obat biar buang air tidak sakit" tanya Prasetyo
" ada tuan.obat yang dibawa pulang itu sudah termasuk obat pereda nyeri.kalau kemarin sakit karena masih pertama,dan nyonya belum minum obat untuk memulihkan luka" tutur dokter mita
" baiklah dok terimakasih" Prasetyo lali menutup telepon nya
__ADS_1
" sayang kamu udah minum obat belum? tanya Prasetyo
" udah mas,kenapa? Dea penasaran
" kata dokter mita obat obat itu udah ada pereda nyerinya jadi ngg akan sakit kalau buang air.coba aja ya dari pada nanti menimbulkan penyakit" Prasetyo merayu Dea supaya tidak takut buang air
" Awas aja kalau sampe sakit"ancam Dea
dalam hati Dea menyusun rencana kalau sampe sakit akan q gigit kamu mas,gigit atau q cakar ya.ah kita lihat saja nanti
Dea menuju kamar mandi,lalu balik lagi.
aduh gimana ini,kalau sampe kena Infeksi saluran kencing aku sendiri yang tersiksa.
Prasetyo memeluk Dea
" Ayo,nggk papa.mas temenin ya"
sampainya kamar mandi Dea ahirnya buang air kecil,saat air seni keluar dia teriak aaaaaaaaa lalu menggigit lengan Prasetyo sekuat tenaga
" kamu bilang ngg sakit,tapi masih sakit, senang kamu ya mas lihat aku kesakitan" Dea merasa sudah lega meskipun sakit.
" setidaknya ngg akan jadi penyakit kalau dikeluarkan sayang," Prasetyo sambil menahan sakit karena gigitan Dea udah nggigit samoe kaya gini tapi nggk minta maaf sama sekali batin Prasetyo. Dea yang melihat merasa bahagia ha ha ha rasain kamu mas.
Darren sudah tidur di kamarnya, Mama Ani menyiapkan jamu pasca melahirkan untuk menantunya,supaya perutnya cepat kembali normal.
" nak minum ini dulu ya,ini jamu melahirkan tradisional" kata mama Ani
" ma saat mama habis melahirkan mama takut nggak pas mau buang air" Dea tiba tiba menanyakan itu kepada mamanya
" iya sayang.apalagi saat buang air besar rasanya sakit sekali,lebih sakit dari buang air kecil,tapi sekarang kan udah ada obat buat mengatasi permasalahan itu, memangnya kenapa nak" kata mama Ani
" saat buang air kecil rasanya sangat sakit ma,aku sampe takut banyak banyak minum air putih" Dea terlihat pasrah saat menjelaskannya
" itu sebentar aja nak.nanti siang udah nggak sakit lagi asal teratur minum obatnya,ini minum dulu jamunya biar badanmu seger dan perutnya cepat pulih" kata mama Ani
" Iya ma,makasih ya ma udah mau mengurusku.boleh nggk aku peluk mama"
" boleh dong sayang sini mama peluk"
mereka berpelukan,Dea merasa seperti berada di pelukan ibunya.
...--...
Di cafe Rosa bersenda gurau bersama karyawannya Rosa bukan orang yang memasang batas antara pemilik dan karyawan.itu yang membuat karyawannya sangat menyayangi Rosa,dan betah bekerja.saat jam istirahat pun Rosa sering makan siang bersama karyawannya. dari kejauhan Ariel yang melihat Rosa tertawa lepas dia pun ikut tersenyum.
kamu gadis yang sangat ceria,dan menyenangkan. orang yang ada di dekatmu selalu terhibur. Rosa merasa ada yang memperhatikan dia menoleh ternyata ada Ariel di luar
" eh kak ngapain disitu, sini masuk,mau jadi security ku kah.aku nggk sanggup bayar kakak lho" Rosa mencandai Ariel,lalu mengajak Ariel masuk dan mengenalkannya pada karyawannya
__ADS_1
" temen temen ini namanya kak Ariel,dia kelihatannya sedingin es kan. tapi dia bisa tertawa,tadi kalian lihat dia tersenyum kan.itu sebuah berkah buat kalian.biasanya dia hanya diam dan cemberut seperti ini ( Rosa mempraktekkan ekspresi Ariel ) saat ditanya jawabnya ya,terserah,,tidak, pergilah itulah jawabannya kalau ditanya.para karyawan tertawa melihatnya begitupun Ariel. menurutnya Rosa benar benar menyenangkan orangnya.hanya Rosa yang berani mengejeknya seperti itu.....