
Setelah diberi perawatan akhirnya keadaan Dea mulai membaik namun belum diperbolehkan pulang,tetapi Dea bersikeras mau pulang.dia merasa tidak nyaman dengan suasana rumah sakit. ahirnya Prasetyo pun mengabulkan permintaan Dea,Mama Ani memberi saran kepada Prasetyo untuk bermalam dirumahnya,karena beliau khawatir dengan keadaan Dea yang belum benar benar pulih.setelah banyak pertimbangan akhirnya di perbolehkan pulang. malam ini adalah malam pertama tapi bukan yang pertama untuk Dea dan Prasetyo,dan yang jelas tidak terjadi apa apa malam ini,selain hanya tidur,karena Prasetyo merasa kasihan melihat istrinya dan dia membiarkan Dea beristirahat untuk malam ini.
Dea membangunkan suaminya karena merasa kepalanya sangat sakit, Prasetyo memijit kepala Dea namun tiba tiba rasa mual itu datang,
Mama Ani yang mendengar suara orang muntah muntah pun bangun,dan menanyakan kepada Prasetyo apakah keadaan Dea memburuk?
Prasetyo mengira Asam lambung Dea naik,tetapi mama Ani punya firasat lain,
apa kamu sudah periksa kehamilan nak?tanya mama Ani
belum ma.nanti aja ma kalau merasa yakin.bisa jadi aku pusing karena terlalu banyak menangis dan terlalu banyak yang ku pikirkan ma..
ya sudah kamu istirahat ya.jangan capek capek dan jangan terlalu memikirkan apa yang sudah terjadi.yang terjadi biarlah terjadi kata mama Ani
Dilain tempat Amira sudah merencanakan sesuatu, dia mendengar Prasetyo mulai besok akan kembali ke kantor pak Deni.
Amira berencana menemui pak Deni dan meminta pekerjaan bersama beliau.tapi saat Amira sampai dirumah Pak Deni disana ada mobil Prasetyo Akhirnya Amira mengurungkan niatnya dan akan menemui pak Deni dikantor saja..
Apa kepalamu terlalu sakit sayang?
udah mendingan mas,nggk biasanya seperti ini,apa mungkin aku mau datang bulan ya.
mas kalau kamu menginginkannya ya lakukan saja itu hak mu..
tidak mungkin aku melakukannya saat kamu kesakitan seperti ini sayang
Saat subuh Dea merasa perutnya seperti di aduk aduk,dia berlari ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya,Prasetyo yang terkejut pun mengikuti Dea ke kamar mandi,dan memijit tengkuknya,
berkali kali Dea bolak balik ke kamar mandi.Prasetyo yang melihatnya pun tak tega
__ADS_1
sayang ku panggilkan dokter ya,,
nggk usah mas mungkin asam lambung ku naik..
ambilkan aku air hangat ya mas,
Saat Prasetyo mengambilkan air hangat tiba tiba rasa mual itu datang lagi,Dea berlari ke kamar mandi kepalanya terasa begitu berat dan sakit ahirnya Dea pingsan tak sadarkan diri.
Mama Ani sangat terkejut melihat menantunya tak sadarkan diri,dia berteriak memanggil papa Deni dan Prasetyo.
Prasetyo langsung menelpon dokter andalan keluarga,tak berselang lama dokter itu pun datang dan memeriksa Dea. dokter itu memeriksa denyut nadi Dea langsung memeriksa perut nya,saat dokter mita memeriksa perut Dea mama Ani berharap ada sebuah kehidupan baru di rahim Dea namun harus kecewa.ternyata benar asam lambung Dea naik,asam lambung nya tergolong kronis.mungkin karena pola makan yang tidak teratur sebelumnya.
Dokter berilah obat terbaik untuk menantuku kata papa Deni
Asam lambung akan sembuh bila pola makan teratur tuan kata dokter Mita
Hari sudah mulai pagi papa Deni dan Prasetyo bersiap untuk berangkat ke kantor,sebenarnya Prasetyo ingin sekali menemani istri manisnya dirumah.namun pekerjaan di kantor papanya sangat menumpuk karena tidak ada sekretaris yang menghandle nya.
Berangkatlah ke kantor Pras, Dea biar sama mama dirumah lagian mama ngg ada kesibukan,mama juga kesepian sendirian dirumah kata Mama Ani
Baiklah ma,aku titip istriku ya
Prasetyo bersama papanya sangat terkejut saat sampai dikantor,mereka melihat Amira namun banyak yang berubah pada diri Amira dari warna rambut yang awalnya coklat pirang sekarang menjadi hitam,dan pakaian yang sebelumnya sangat sexy sekarang menjadi tertutup.tidak ada bagian bagian yang ia tonjolkan
Tuan Deni menyapa Amira
Amira sedang apa kamu disini?
Aku mau ngelamar pekerjaan om,apa disini ada lowongan untuk saya.saya harus melanjutkan hidup,saya tidak punya orang tua ataupun saudara,bagaimana saya bisa melangsungkan hidup saya kalau saya tidak bekerja.
__ADS_1
Sebenernya Prasetyo membutuhkan sekretaris,tapi apa kamu bisa mengesampingkan perasaanmu saat bekerja.
Saya akan berusaha om,saya akan tunjukkan sama om dan Pras kalo saya layak kerja disini.
Baiklah buktikan kepada kami bahwa kamu mampu.kata tuan Deni
Amira merasa mendapat lampu hijau,ada kesempatan untuk bertemu Prasetyo setiap hari. Dia rela mengubah semua penampilannya demi menarik simpati Prasetyo,tapi sayangnya Prasetyo sama sekali tidak mempedulikannya.Amira sudah membulatkan niatnya untuk merebut Prasetyo kembali,apapun akan dia lakukan,karena Prasetyo adalah mesin ATM yang tidak akan habis uangnya,Amira akan menunjukkan kepada Prasetyo bahwa dia sudah berubah dan menyesali semua kesalahannya.
Prasetyo merasa sangat muak dengan keberadaan Amira,dia akan menemui papanya dan menanyakan apa maksudnya menerima Amira sebagai Sekretaris nya
Pah kenapa harus Amira,dia sudah pernah menyakiti Dea di depan mata ku.bagaimana kalau ini semua hanya tipu muslihatnya,aku sangat mengenal Amira,dia tidak mungkin mau merubah semua penampilan hanya sebuah pekerjaan. Aku hanya takut Dea salah paham dan dia tersakiti hatinya
kata Prasetyo
Jangan kau menilai seseorang dari masalalunya Pras, setidaknya berilah dia kesempatan siapa tau dia benar benar berubah.
Hari berganti hari minggu berganti minggu bulan berganti bulan tahun berganti tahun semuanya terlihat baik baik saja dan damai
Keadaan Dea sudah membaik,namun belum juga ada kabar kehamilan dari Dea.dia sudah mulai bangkit dari keterpurukan,Dia juga sudah mulai kuliah demi mengelola perusahaan peninggalan Ibunya. sepulang kuliah Dea selalu mampir ke kantor sedikit demi sedikit dia belajar tentang dunia perkantoran bersama suaminya.
Rosa juga sudah sadar dari koma,namun ada yang berubah dengan wajah Rosa
Luka luka dan bekas jahitan diwajah Rosa sama sekali tidak terlihat,dokter telah menyulapnya sedemikian rupa hingga Rosa terlihat sangat cantik..Risa telah duduk di bangku SMA banyak sekali kaum adam yang mengidolakannya, sayangnya Rosa tidak mau tinggal bersama kakaknya.dia ingin belajar mandiri dan juga dia belajar menghasilkan uang sendiri dengan membuka cafe. Rosa ingin sekali melakukan apa saja yang belum pernah ia lakukan dulu.berjalan jalan,liburan,pergi ke pantai,menikmati masa remajanya.setidaknya jika dia tidak berumur panjang dia sudah merasakan kebahagiaan di dunia.Selama ini Rosa juga menjalani pengobatan Rutin,ikhtiar siapa tau penyakitnya bisa sembuh.selebihnya Rosa menyerahkan semuanya kepada sang pemilik segalanya..Dea sangat bangga melihat kemandirian adiknya,mereka sangat akur
dan selama ini Amira juga telah berhasil mengelabui orang orang dikantor dengan penampilan palsunya itu.
Prasetyo pun sudah mulai memaafkan kesalahan Amira di masa lalu,dan menerimanya sebagai teman.apa saja yang terjadi di kantor yang menyangkut Amira,Prasetyo selalu menceritakannya kepada Dea..
...Bersambung...
__ADS_1