
Setelah menunggu waktu yang cukup lama akhirnya operasi selesai. dokter keluar dan para perawat mendorong Ranjang Rosa
" operasinya sudah selesai,semuanya berjalan dengan lancar berkat do'a anda semua" kata dokter
" Tuan Ariel tugas saya sudah selesai, tinggal menunggu nona Rosa pulih,saya akan kembali ke Jerman karena pasien lain yang sedang menunggu saya,kalau ada apa apa hubungi saja saya" dokter itu pun pamit
" Mari dok saya antar" Ariel pun mengantar dokter itu ke bandara
" dokter apa Rosa bisa sepenuhnya sembuh" Ariel memastikan lagi
" jika tuhan berkehendak harusnya sembuh"
...--...
"Pras kamu ajak Dea pulang dulu,dia harus menyusui Darren. alhamdulillah Darren mau ditinggal dirumah tadi.mungkin dia mengerti aunty nya sedang sakit makanya nggak rewel " kata mama Ani
"ma aku disini aja dulu sampai Rosa siuman, aku udah nyiapin Asi di kulkas" Dea menolak secara halus. dia tidak ingin saat Rosa siuman dirinya tidak ada disampingnya.
pasti akan sangat menyedihkan
" nak Darren juga butuh kamu,pulanglah sebentar lalu kesini lagi"
" Sayang ayo kita pulang sebentar,ganti bajumu,dari kemarin kamu belum mandi,belum makan juga,kamu harus memperhatikan kesehatan juga demi anak kita" Prasetyo merayu Dea dan akhirnya dengan berat hati Dea pun menurut
...--...
setelah sampai rumah Dea menemui buah hatinya, " hai anak bunda...maaf ya bunda tinggal seharian" Darren yang belum tidur senyum senyum melihat wajah bundanya
"uuuuu gantengnya anak bunda, sini peluk bunda dulu,eh tapi bunda baru dari rumah sakit bunda mandi dulu ya sayangnya bunda" cup Dea mencium Darren lalu pergi ke kamar mandi.
Dea mengisi air di bathtub dia ingin berendam sejenak menghilangkan rasa penat.tak lupa Dea menuangkan aromaterapi.
saat Dea sedang menikmati ritual mandinya Prasetyo masuk, awalnya dia hanya mau mandi,tapi saat melihat istrinya yang tanpa busana sedang berendam, bisikan bisikan mesum pun terlintas di otaknya. dia mendekati istrinya dan menyentuhnya.
Dea yang sedang memejamkan matanya pun langsung terkejut.
" mas sejak kapan kamu disini" Dea sudah bisa menebak apa yang akan terjadi. dia memakluminya karena setelah melahirkan sampai sekarang mereka belum berhubungan badan itu karena Dea masih merasa takut dan Prasetyo tidak mau memaksa,jika memaksa itu artinya Prasetyo menyakiti Dea.
" aku udah dari tadi memandangi wajahmu sayang,apa kamu merasa terlalu lelah sampai tidak menyadari keberadaan ku Hem"?
" rasanya begitu nyaman berendam disini,mau ikut"? Dea menggoda Prasetyo
__ADS_1
"kalau kau memaksa ya boleh kah" Prasetyo sambil tersenyum mesum,lalu dia masuk ke dalam bathtub berendam bersama istrinya. namun ada yang berdiri tapi bukan tuang bendera
" sayang aku udah dulu ya," Prasetyo takut akan semakin menyiksa dirinya.
tapi Dea menghentikannya
dia mencium bibir Prasetyo penuh nafsu,dia terus mencumbu suaminya itu.prasetyo merasa istrinya kini telah kembali.istrinya yang agresif dan liar telah kembali dia tidak menunggu lama,dia langsung membalas ciuman Dea mereka terus menikmati permainan satu sama lain,setelah selesai di bathtub mereka memulai lagi di bawah guyuran shower.terasa sangat panas meskipun dibawah guyuran shower.
setelah puas mereka menyudahi permainan
" mas habis ini antar aku ke rumah sakit lagi ya,aku nggak bisa tidur tenang sebelum Rosa siuman" kata Dea sambil mengenakan pakaiannya
" iya tapi janji ya setelah Rosa siuman kamu pulang,kamu juga perlu istirahat,kan kamu baru aja pulih sayang"
setelah selesai mereka menikmati makan malam sebentar lalu pergi lagi ke rumah sait,sebelum berangkat Dea sudah menidurkan bayi kecilnya dulu tentunya.
" ayo donk mas cepetan,nanti kalau sampai sana Rosa udah siuman kan kasian dia nggk liat kakak satu satunya ada disana" Dea
...--...
di Kanada Amira merasa frustasi, dia berusaha menjadi orang baik namun tidak ada satu orang pun yang menghargai kebaikannya.
dia pun kembali ke jalan yang salah
" Wah ada wajah baru nih, kalau dilihat dari bodynya si oke,wajahnya seperti bukan warga lokal " kata Remon Salah satu pengunjung club itu
" iya donk.dari indo bro " kata pemilik club itu
" gue mau coba satu malam,kalau servis nya oke gue bakal beli dia" kata Remon yang terpana saat melihat Amira
Remon adalah pengusaha sukses dan perusahaannya ada di dalam maupun luar negri. di Indonesia salah satunya dia memiliki perusahaan di bidang perkebunan kelapa sawit. di usianya yang 38tahun dia belum juga menikah.dia hanya menghabiskan hidupnya untuk bersenang senang.menurutnya pernikahan suatu yang mengikat,membuat dirinya tidak bisa bebas.
Remon mengajak Amira ke salah satu kamar dan dia segera melancarkan Aksinya, karena Amira sudah lama tidak melakukan,ditambah lagi tidak ada kata puas bagi dirinya kalau soal hubungan badan .
Amira memimpin permainan,berbagai gaya pun dia coba,Remon sangat menikmati servis dari Amira,benar benar serasa melayang layang,dia belum pernah bertemu wanita yang sangat pandai seperti Amira saat hendak mencapai puncak Remon mengambil alih dan terus memajukan mundurkan miliknya.
Amira terus mendesah dan desahannya itu membuat Remon semakin menggila dan Akhirnya keluarlah cairan putih hangat, mereka pun terkulai lemas dan tertidur karena kelelahan saat bangun pagi Amira baru menyadari kalau tamu nya tidak memakai pengaman " Hah anda tidak memakai pengaman tuan" tanya Amira panik,dia takut jika dirinya nantinya hamil.
" Ah aku lupa, Ayo kita lanjutkan aku akan membayarmu 3kali lipat kau sangat luar biasa" Remon sebenarnya sengaja tidak memakai pengaman dan baru kali ini dia tidak memakai pengaman.
" tapi pakai pengaman anda tuan, saya baru ini melakukan lagi setelah sekian lama" kata Amira
__ADS_1
Amira yang mendengar 3 kali lipat matanya langsung berbinar, dan dia pun segera memulai permainan kembali,Remon benar benar bisa dibuat gila oleh Amira,rasanya dia ingin lagi dan lagi namun telefon Remon berdering panggilan dari sekretarisnya " Tuan 30 menit lagi anda ada rapat"
" ****" umpat Remon
" pergilah tuan kita sudah melakukannya berkali kali,sudah tak terhitung dari semalam, apa anda tidak lelah" kata Amira dia benar benar merasa lemas sekali dan sakit di **** *************
" Aku akan membelimu nona " kata Remon lalu meninggalkan Amira
Dia pasti orang kaya kalau dia mau membeliku
disini banyak wanita cantik kenapa dia ingin membeliku,dia tamu pertamaku,dan langsung membeliku,apa dia jatuh cinta kepadaku.kalau dilihat lihat kayaknya usianya udah nggak muda lagi,tapi lumayan,apalagi banyak duit,bisa jadi Atm ku.aku harus memanfaatkannya. Amira terus bertanya tanya dalam hatinya
...--...
Dea dan Prasetyo sudah sampai rumah sakit saat sampai disana Rosa belum juga sadar,namun tiba tiba "Kakak aku haus " dia memanggil kakaknya
Dea yang mendengar langsung menoleh dan mengambil air minum untuk Rosa
" Rosa kamu sudah sadar" tanya mama Ani mewakili pertanyaan yang lainnya
Rosa hanya mengangguk.
" Rosa minumlah dulu" kata Dea
" operasinya berjalan dengan lancar,semoga setelah ini kamu tidak lagi merasakan sakit ya nak" kata Papa Deni
lagi lagi Rosa hanya mengangguk,dia masih lemah,kepalanya masih terasa pusing efek obat bius saat operasi tadi
" Aku hubungi Ariel dulu ya mau ngabarin kalau Rosa sudah siuman bagaimanapun dia juga ikut andil dalam operasi Rosa,kalau tidak ada dokter dari Jerman itu entahlah apa yang terjadi" kata Dea,dia lalu menghubungi Ariel dan mengatakan kalau Rosa sudah sadar
Ariel yang mendengar pun langsung bergegas menuju rumah sakit...
sesampainya di ruangan tempat Rosa dirawat dia langsung memeluk Rosa tanpa sungkan
" Rosa, terimakasih sudah bertahan" kata Ariel
Orang yang ada disana pun terkejut melihat perlakuan Ariel terhadap Rosa sementara Rosa hanya bisa mengangguk,dia belum punya banyak tenaga saat ini
" Ehem " papa Deni sengaja batuk tapi di buat buat
" Eh maaf semuanya,aku terlalu bahagia saat mendengar Rosa udah siuman,aku nggak tau saat dengar Rosa sakit,pikiranku menjadi kacau tak karuan" kata Ariel
__ADS_1
" itu tandanya ada benih benih cinta yang mulai tumbuh" kata Prasetyo
dan mereka pun terus meledeknya ....