Sebuah Harapan

Sebuah Harapan
SPA


__ADS_3

Hari ini aku sudah di izin kan pulang,mas irwan yang membawa ku pulang, beserta bi munah, tapi dia ndak langsung membawa ku pulang, ternyata aku di bawa di tempat SPA, selama ini aku hanya membaca tempat ini, tapi kali ini mas irwan suami ku yang membawa ku ketempat ini, mungkin dia mendengarkan perkataan mami nya, aku turun di ikuti dengan mas irwan


"bi munah gak usah ikut, ini uang untuk naik taksi? kata mas irwan karena dia tau bi munah kelihatan lelah karena kurang tidur.


" baik den? jawab nya, mas irwan memegang tangan ku, benarkah aku ndak sedang bermimpi, tapi aku yakin setelah ini akan ada pertengkaran lagi, dasar manusia astral. aku dan dia masuk ke dalam dan ternyata karyawan nya perempuan semua, dan


"ada yang bisa saya bantu? tanya salah satu pegawai SPA


" oya ini istri saya mbak, dia lagi hamil muda, tolong di pijit ya mbak, tapi jangan perut nya?benarkah dia memberitau ke karyawan SPA itu tentang status ku kalau aku adalah istri nya"karena dia demam, jadi tolong dipijit ya mbak?


"baik Pak, mari mbak? ajak nya ke padaku di ikuti dengan mas irwan,


" kamu mau kemana mas? tanya ku


"ya ikutlah masuk ke dalam?


" ngapain?

__ADS_1


"ya nunggu kamu?


" kamu bisa nunggu aku di luar mas?


"kamu pikir aku supir, enak aja? karyawan SPA itu tersenyum mendengar kata kata kami. mendengar ucapan nya aku diam, kami masuk di dalam ruangan yang begitu harum aroma bunga,karyawan itu menyerahkan sebuah handuk pada ku, dan


" silahkan di buka baju nya mbak?


"tapi? jawab ku dengan menatap mas irwan yang lagi baca majalah


aku menganggukan kepala, sungguh aku sangat canggung melakukan hal ini di hadapan nya, aku sudah terbiasa membuka dan memakai celana dihadapan intan sahabatku, tapi ini,,,,bagaimana aku akan di pijit kalau baju dan celana ndak aku buka, dengan sedikit ragu aku mulai membuka baju,celana begitu juga dengan bra ku,dan hanya handuk yang menutupi anggota tubuh ku dari dada sampai atas lutut, mas irwan sedikit melirik, ku baringkan tubuhku dengan posisi telungkup, dari kaki sebelah kiri mulai di pijit dan handuk mulai sedikit aku longgar kan karena punggung ku juga akan di pijit oleh nya, ternyata enak sekali. kenapa aku selama ini gak sadar kalau istri ku itu sungguh cantik, putih dan paha nya mulus tanpa ada cacat sedikit pun,kenapa aku jadi bernafsu sekali melihat nya yang hanya memakai sehelai handuk.pikiran nya mulai parno, suruh siapa dia ndak perduli pada ku, pada hal sebelum aku dan dia menikah dia begitu bersemangat memperkosa ku hingga aku hamil, sekarang baru tau kamu kan kalau sesungguhnya aku itu memiliki tubuh yang putih seksi tanpa cacat, aku jadi suka lihat wajah nya yang gelisah menahan nafsu nya yang sudah memuncak, rasain, batin ku, pijitan nya berpindah ke kaki kanan, aroma minyak yang begitu harum, aku ndak tau ini body lotion atau minyak kusuk, yang pasti ini membuat tubuh ku begitu wangi, handuk diturunkan sampai di pinggang, sekarang pindah ke punggung ku, usapan nya yang lembut membuat aku begitu merasa nikmat


"badan mbak demam? tanya nya


" iya? Jawab ku, apa kah ini sejenis terapi atau bagaimana? tapi dia tau daerah daerah yang terasa sakit. aku merintih kesakitan ketika ada daerah yang sakit kena tekan. sementara mas irwan berdiri melihatku, apa yang sedang dia lakukan hingga berdiri seperti itu


"kenapa mbak? tanya nya ketika dia mendengar aku merintih kesakitan

__ADS_1


" gak papa pak, ini tanda nya istri bapak gak pernah kena pijit? jawab nya, dengan memijit punggung ku, leher ku juga di pijit membuat aku geli dan merinding"berbalik mbak?


aku berbalik tanpa menarik handuk ku yang lepas, sengaja aku lakukan karena aku ingin mempermainkan nafsu nya, tahan ndak dia melihat aku seperti ini,leher ku yang jenjang putih bersih tanpa ada goresan,buah dada ku yang kecil tapi berisi, perut ku masih begitu rata karena aku baru hamil tujuh minggu, aku hanya mengenakan CD alias celana dalam saja, karena handuk terlepas, dengan pelan perut ku di beri lotion dan di usap usap begitu lembut


"jangan di pijit perut nya mbak?


" gak pak, hanya saya usap?


alasan saja, karena dia ingin melihat ku lebih dekat, apakah setelah ini kamu akan membiarkan ku tidur sendiri mas, kita lihat tahan atau ndak dia setelah melihat semua ini dengan jelas. batin ku dengan bibir tersenyum, ku usap usap perut ku setelah si pegawai SPA pindah di bagian paha, aku baru tau ternyata di SPA itu terasa nikmat, pasti aku akan merasa ketagihan. sekarang aku membenahi handuk ku karena sekarang kepala ku yang akan di pijit, mata ku merem melek merasakan pijitan nya, hampir dua jam aku di pijit baru selesai, aku mulai memakai baju ku kembali dan aku keluar mengikuti arah mas irwan menuju kasir, sebenar nya setelah di SPA aku mau berendam pakai air bunga, tapi mas irwan ndak mengizinkan karena sudah terlalu lama aku menunggu mu kata nya, alasan dia saja atau memang benar, selama ini dia betah nemanin mbak Winda ke salon, shopping, semua nya, padahal waktu nya sangat lama, tapi kenapa dengan diri ku, kenapa justru dia cepat cepat minta pulang, ini kan hari minggu kantor libur, atau dia mau jalan dengan mbak Winda, atau dia ndak tahan melihat tubuhku hingga ingin cepat cepat melampiaskan nya, mungkin.


"berapa mbak? tanya nya pada kasir


" dua ratus lima puluh ribu? jawab nya, ha SPA begini saja harga nya semahal ini, bisa habis gaji ku sebulan untuk SPA saja, batin ku. mas irwan mengambil dompet di saku celana belakang nya dan mengambil uang tiga lembar ratusan


"kembalian nya ambil aja? kata nya dengan memegang tangan ku untuk masuk ke dalam mobil,


" gimana sudah enakan? tanya nya, sejak kapan dia punya perhatian untuk ku, aku tau semenjak dia melihat seluruh anggota tubuh ku, di pegang kening ku"sudah gak panas? tanya sendiri jawab sendiri dasar manusia astral. begitu besar kah magnet seorang wanita ketika tanpa memakai sehelai benang di depan pria akan membuat semua pria akan berubah dalam sekejap. aku baru tau dan akan aku lakukan itu sampai dia seperti ikan yang klepek klepek di daratan karena ndak ada air.batin ku.

__ADS_1


__ADS_2