
Setelah dia pamit pada ku untuk kembali ke Jakarta aku merasa ada yang hilang,baru beberapa jam aku di tinggal kan nya aku sudah begitu merindukan nya,pada hal sebelum pergi dia pamit dengan menciumi ku dan perut ku,apa yang harus aku lakukan dengan semua ini,ku baringkan tubuh ku di karpet depan TV,mami dan mbak Rani menatap ku yang sedang berbaring dengan memainkan cincin di jari ku,mereka senyum senyum melihat ku
"kamu kenapa?tanya mami membuat aku terkejut
"ndak ada mi"jawab ku pelan
"kalau gak ada kenapa termenung?aku tersenyum"besok kamu ikut saja dengan mbak Rani"
"kemana mi?
"ke butik"aku senang mendengar kata butik karena itu artinya aku akan memiliki kegiatan kembali,,dretttt hp ku bergetar panggilan masuk mas irwan,aku tersenyum
"maaf mi mau angkat telpon dulu"
"sama mami nya ndak pernah nelpon"aku langsung mengangkat nya dan
"lama banget ngangkat nya?tanya nya
"iya tadi ngobrol sama mami"jawab ku dengan memainkan ujung baju ku,
"kamu lagi ngapain?
"lagi ngobrol sama kamu mas"mami tersenyum memegang tangan ku lalu meninggalkan ku
"aku tau itu sayang....yang aku maksud kamu tadi lagi ngapain?aku tertawa"orang lagi serius juga"
"lagi mikirin kamu mas"
"sungguh?tanya nya karena ndak yakin
"aku ikut kamu saja mas?
"kamu tinggal sama mami aja itu lebih aman"
"memang nya kenapa?
"aku gak mau terjadi sesuatu sama kamu karena Winda"aku terdiam"kamu harus percaya sama aku kalau aku sangat mencintai dan menyayangi mu"aku merasa seperti queen yang begitu di cintai oleh king nya"kamu percayakan ga?
"ya"jawab ku agak ragu,aku takut jika aku di malang dia di jakarta dan dia akan dekat kembali dengan Winda
"kamu masih ragu?
"sedikit"
"walau sedikit aku bersyukur ga"kata nya pelan"kamu sudah makan?
"belum"
"kamu harus banyak makan biar kamu kuat dan bayi kita sehat"aku tersenyum"coba kamu pegang leher kamu"aku memegang nya"kecil dan panjangkan?
"dari dulu memang seperti ini mas"
"aku rindu kamu dan perut buncit kamu"
"baru juga beberapa jam mas"
"tapi tenang setelah aku pulang kita akan berdayung sampan melewati samudra"
"apaan sih"dia tertawa terpingkal pingkal,
"ya udah istirahat ya,aku juga mau mandi nanti aku telpon lagi" hp mati ku padangi hp ku,
"udah jangan di pandangi aja itu hp ntar meledak lho"ledek mbak Rani"rindu?tanya nya"udah jangan di pikirkan dua hari lagi dia akan kembali kemari"kita lihat saja mas apakah kamu akan kembali menemui ku atau kamu sudah melupakan ku begitu saja
sementara di Jakarta mas irwan sudah mulai dengan aktivitas nya
"pak Irwan sudah masuk?tanya Jono
"kamu lihat Winda?
__ADS_1
"belum datang pak"
"apa selama ini dia masuk?
"masuk pak"jawab Jono"udah lahiran belum istri nya pak?
"belum Jon,baru masuk enam bulan"
"istri kamu gimana?
"alhamdulillah sehat pak"
"enak ya Jon pulang kerja di sambut anak sama istri"Jono tersenyum
"bentar lagi bapak juga ngerasain apa yang saya rasain pak"
"saya gak sabar menunggu masa masa itu Jon"
"sabar pak,,,pasti itu akan terjadi"mas Irwan tersenyum sendiri
"oke,,,saya duluan ya Jon"
"iya pak"jawab nya dengan sedikit menunduk kan kepala,mas irwan berjalan menuju kantor nya dan sebelum sampai masuk kantor dia bertemu dengan Winda
"kamu udah datang ya sayang"begitu mesra sapaan nya bahkan tangan nya meraba dada nya membuat intan jijik
"kamu ngapain!!!bentak mas Irwan,intan tersenyum
"kamu kasar banget?rengek nya,tapi mas Irwan ndak perduli di tepiskan tangan Winda
"jangan ganggu aku lagi"
"aku gak mau putus sama kamu"
"terserah!!!dengan meninggalkan wanita nya
"kamu kenapa yang?tanya nya dengan menarik tangan mas irwan
"tapi aku gak rela yang"rengek nya seperti anak kecil sehingga membuat semua karyawan nya tersenyum senang melihat Winda tersakiti
"kamu harus rela"
"gak!!!bentak nya dan pergi meninggalkan mas Irwan,mas Irwan tersenyum dengan memegang dada nya,
"Oneng"panggil nya
"iya pak"
"buatkan saya kopi yang paling enak"
"kopi paling enak?tanya Oneng"kopi apa pak?
"apa aja yang penting enak"kata mas Irwan dengan memainkan hp.
Hari mulai larut dan aku mulai memejamkan mata tapi hp ku bergetar,ku lihat panggilan masuk mas Irwan,ndak aku angkat karena aku sedang merajuk,beberapa kali panggilan masuk ndak aku angkat.
"kamu kenapa ga?tanya nya pada diri sendiri"marah kah kamu karena aku gak ada ngabari kamu satu hari ini?
"kling"Wa masuk
"kenapa gak kamu angkat telpon ku yang?tanya nya,
hanya aku read dan ndak aku balas
"kenapa cuma kamu baca aja dan gak kamu balas,kamu baik baik ajakan?
sama hanya aku read lagi dan ndak aku balas
"yang kamu baik baik saja kan?
__ADS_1
"😔"aku hanya membalas dengan emoji
"kamu marah?
"😵😵😵"emoji menangis
"kamu menangis?
"ya"jawab ku singkat
"jangan marah dong yang 🙏🙏?
"ndak"jawab ku dan telpon ku bergetar,kali ini aku mengangkat nya,mas irwan mendengar Isak tangis ku.
"kamu kenapa nangis yang?tanya nya begitu lembut
"aku bingung mas"
"bingung kenapa?
"aku ikut kamu ke Jakarta saja mas"
"bukan aku gak ngizinin yang tapi Winda semakin nekat"
"apa kamu ndak bilang kalau kamu itu sudah menikah dan calon anak"
"sudah yang tapi dia tetap nekat"
"terserah kamu"kata ku pelan
"percayalah sama aku yang,aku benar benar mencintai mu dan calon anak kita"
"aku,,,,"
"kenapa yang?tanya nya"aku sangat merindukan mu yang"aku tersenyum karena ternyata bukan aku saja yang merindukan nya"apakah kamu merindukan ku?tanya nya
"ya"
"apa?
"jangan membuat aku marah mas"
"kamu kenapa sekarang mudah marah?
"ndak tau"aku mengelus perut ku yang sedang bergerak"Irwan junior gerak terus mas"
"sejak kapan panggilan nya seperti itu?
"ndak boleh?
"sangat boleh"suara nya begitu kegirangan"sebentar lagi aku akan menjadi seorang ayah"
"bahagia kah kamu mas?
"sangat ga sangat"kata nya"aku gak pernah mimpi akan menjadi seorang ayah secepat ini"
"pada hal kita memiliki usia yang terpaut lumayan"
"gak jauh banget"jawab nya"cuma beda empat tahun kan?tanya nya"kamu 34 tahun aku 29 tahun kan"dia tersenyum"dan aku bersyukur memiliki istri cantik dan pintar seperti kamu"
"tapi aku ndak pernah lihat kamu bersyukur mas"
"kamu yang gak pernah lihat"aku menguap"kamu ngantuk yang?
"ya"
"kalau begitu istirahatlah dan jangan lupa minum vitamin dan susu nya ya agar istri Irwan sehat dan Irwan junior nya pintar"
"amiinnn"sahut ku
__ADS_1
"ya udah aku matikan ya"kata nya"uuummmmaacchhh"akhir kecupan nya membuat aku baper"sehat sehat ya"
"hmmmm"hp mati dan ku baringkan tubuh ku di ranjang dengan senyum senyum sendiri.