Sebuah Harapan

Sebuah Harapan
Terlambat


__ADS_3

Di dalam mobil aku termenung memikirkan sikap dan tingkah mas irwan, sebenar nya mau dia apa aku jadi ndak mengerti. apa selama ini dia lupa kalau dia itu terlalu sering menyakiti ku atau dia ndak ingat kalau dia sudah memiliki istri sehingga dia melupakan tanggung jawab nya sebagai suami.mobil di parkir kan dan pintu mobil ku di buka dengan pak kardi dan aku pun langsung turun


"Terima kasih pak dan lain kali biar saya sendiri yang membuka pintu nya pak?


" saya sudah terbiasa non?


"mami? jawab ku dengan tersenyum dan meninggal kan nya,aku sedikit canggung masuk ke dalam kantor begitu aku masuk semua karyawan berdiri menyambut ku


" selamat datang bu? kata mereka dengan kompak aku sedikit terkejut karena di sambut begitu meriah


"ada acara apa ini? tanya ku dengan sedikit bingung


" penyambutan untuk direksi baru bu?


"ini terlalu berlebihan?


" kenapa bu?


"terlalu istimewa buat saya? mereka tersenyum karena mereka baru kali ini memiliki atasan sesederhana aku


" ibu gak suka dengan penyambutan kami?


"siapa bilang ndak suka justru saya suka tapi ini terlalu berlebihan buat saya?


" karena bu iga belum terbiasa acara seperti ini?aku hanya tersenyum dan langsung masuk ke dalam ruangan ku tapi sebelum aku masuk


"bu iga? panggilnya ku balik kan badan ku


" kamu fir, ada apa?


"selamat ya? kata nya dengan menjabat tangan ku


" untuk?


"untuk kamu yang sudah di angkat menjadi direksi di perusahaan ini?


" itu hanya kebetulan saja fir? semua karyawan melihat ke arah ku yang sedang berbicara dengan firman


"kebetulan karena kamu menantu pemilik perusahaan ini? aku diam" dan kenapa kamu gak cerita ke aku kalau kamu menantu pemilik perusahaan ini?


"aku ndak tau fir kalau perusahaan ini milik mertua ku? jawab ku dengan mengusap perut ku yang terasa bergerak gerak


"benarkah? jawab nya dengan tersenyum kecewa


" kamu ndak percaya?


"aku merasa malu ga?


" kenapa?


"aku menempatkan kamu di bagian gudang ternyata kamu menantu pemilik perusahaan ini?


"sudah ndak usah kamu pikirkan? kata ku dengan memegang pundak nya" aku masuk duluan ya? pamit ku dengan berjalan masuk keruangan ku


"silahkan bu? jawab nya


" jangan menyebutku dengan sebutan itu?


"kenapa?


" aku merasa ndak layak?

__ADS_1


"kamu layak kok?


" aku hanya menantu di sini?


"tapi mertua mu gak pernah menganggap kamu menantu? aku diam dengan menatap nya" kenapa diam?


"benar yang kamu katakan? jawab ku dengan masuk ke dalam ruangan, ku letak kan tas ku lalu ku duduk kan pantat ku tumpukan berkas sudah menanti ku, map teratas warna merah ku ambil dan ku buka lembaran demi lembaran ku baca sebelum ku tanda tangani. aku harus benar benar teliti agar ndak salah dalam bertindak.


"tok.. tok..?


" masuk?


"maaf Bu? kata nya dengan melihat ke arah ku


" ndak ada yang salah? jawab ku"kamu?


"saya sekretaris ibu? jawab nya dengan mengulurkan tangan nya" nama saya ica bu lengkap nya sasabila?aku menganggukkan kepala


"kamu sudah menikah?


" masih gadis bu? jawab nya dengan agak menurunkan rok nya yang pendek


"besok kalau kerja rok yang pendek seperti itu jangan di pakai lagi ya? kata ku dengan melihat rok nya yang di atas lutut


" iya bu?


"sakit mata saya melihat nya? kata ku dengan tersenyum ke arah nya" sudah berapa lama kamu bekerja di sini?


"dua tahun bu?


"berarti sedikit banyak nya kamu sudah tahu tentang perusahaan ini?


" sedikit bu? mendengar jawaban nya aku heran


"baik bu? kata nya dengan keluar dari ruangan ku, selanjutnya nya map warna kuning yang aku ambil dan sama seperti tadi ku buka satu persatu amprah gaji karyawan dan aku menemukan selisih gaji yang ndak tau kemana pergi nya, ku pijit telpon


" ke ruangan saya ca? kata ku dan langsung mematikan telpon nya


"tok,, tok,,?


" masuk?


"iya bu?


"siapa bagian keuangan ca? tanya ku


" mbak tari bu?


"tolong panggilkan dan suruh ke ruangan saya?


" baik bu? ku tarik nafas ku dengan mengusap perut ku


"mbak tari? panggil ica dengan berjalan ke arah mbak tari


" ada apa ca?


"di tunggu bu direksi?


"ada apa?


" gak tau mbak? setelah itu ica berjalan ke arah kursi nya dan mengerjakan laporan yang salah

__ADS_1


"tok.. tok..?


" masuk?


"ibu memanggil saya?


" silahkan duduk? kata ku dengan berjalan dan berdiri di sebelah nya


"kamu yang mengerjakan laporan ini? tanya ku pelan


" iya bu? jawab nya dengan menunduk kan kepala


"sudah berapa lama kamu bekerja di bagian keuangan?


"sudah enam tahun bu?


" sudah cukup lama? jawab ku dengan tetap berdiri di samping nya"apakah kamu tau kalau laporan ini salah?


"tau bu?


"lalu kenapa masih kamu buat laporan seperti ini?


" saya khilaf bu?


"khilaf itu sekali tari? jawab ku dengan


berjalan ke kursi memegang perut ku" gaji kamu apa ndak cukup? dia terdiam"kamu sudah menikah?


"sudah bu? aku mengangguk angguk kan kepala


" ini kamu perbaiki dan saya ndak mau ada kesalahan seperti ini lagi? kata ku dengan menyerahkan map kuning"ini yang terakhir kamu melakukan kesalahan?


"Terima kasih bu? tari pergi dari ruangan ku, kalau seperti ini bisa hancur perusahaan ini. ku teguk air di gelas yang berada di atas meja ku jam sudah menunjuk kan jam 12.10 berarti ini waktu nya istirahat, aku bangkit dari kursi dan berjalan menuju pintu dengan mengusap usap perut ku betapa terkejut nya aku melihat semua karyawan berdiri di depan pintu ruangan ku


"ada apa, kenapa semua berdiri di sini?kata ku terkejut dengan memegang perut ku


" kami ingin bertanya bu?


"tentang?


"apakah jam istirahat masih sama bu?


" apakah sudah ada yang merubah nya? aku balik bertanya, mereka semua menggelengkan kepala"itu arti nya jam istirahat tetap sama ndak ada yang berubah?


"Terima kasih bu? kata mereka dengan berlari kecil menuju kantin bawah aku hanya geleng geleng kepala


"ada yang bisa saya bantu bu? tanya seseorang aku melihat ke arah nya dan membaca nama yang tertera di atas saku baju nya


" kamu OB di sini ya dan?


"iya bu?


" boleh saya minta tolong?


"boleh bu boleh?


" tolong saya pesan kan jus jeruk jangan di kasih air tapi kasih baru es saja ya dan langsung kamu antar ke ruangan saya ya dan? dengan menyerahkan uang dua puluh ribuan


"baik bu? jawab nya , aku masuk ke ruangan ku dan duduk dengan membuka map warna hijau map yang terakhir, ndak beberapa lama dani datang dengan mengantar kan jus jeruk


" Terima kasih ya?

__ADS_1


"sama sama bu? jawab nya dengan berlalu dari hadapan ku, dengan menikmati jus jeruk ku baca map warna hijau.


__ADS_2